Latest Post

Syamsu Botutihe: Infrastruktur Jalan Bagus, Bantu Ekonomi Rakyat Desa

Written By Kabar PKS on Senin, 24 November 2014 | 15.57

BONE BOLANGO (24/11) – Visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango terkait Desa Tumbuh mendapat apresiasi dari anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bone Bolango, Syamsu Botutihe. Menurut Syamsu, APBD 2015 nanti memuat banyak kebijakan pembangunan infrastruktur, khususnya pembangunan jalan yang menghubungkan antara kecamatan dan desa di Kabupaten Bone Bolango.
Selama masa pembahasan anggaran, Syamsu memastikan kebutuhan akses jalan untuk daerah-daerah yang membutuhkan teralokasi dalam porsi 70M yang dikhususkan untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bone Bolango.
“Wilayah Bone Pesisir ada beberapa ruas poros desa yang butuh diperhatikan oleh pemerintah. Misalnya akses menuju Desa Monano, Ilohuuwa, Bunga, Dunggilata, Tunas Jaya, Olele dan Botutonuo,” rinci legislator PKS dapil Bone Pesisir ini.
Syamsu menegaskan, bahwa kebutuhan jalan tersebut tak lain untuk menunjang percepatan roda ekonomi masyarakat kecil.
“Kalau kondisi jalan sudah memadai, bisa memudahkan gerak ekonomi warga sampai dipelosok desa,” tutur Syamsu.
Ia juga memberi warning terhadap pekerjaan-pekerjaan pembangunan nanti, agar tidak asal-asalan, namun memperhatikan kualitasnya serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (fpks)
Sumber: PKS Gorontalo

Pemprov Rapatkan Barisan Demi Perubahan Sumatera Utara

MEDAN (23/11) - Sebanyak 58 dari 60 pejabat Eselon II dan kepala kantor di jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengikuti pembekalan dan pelatihan Capacity Building and Teamwork Outbond di Pulau Siba , Deli Serdang, 22-23 November 2014. Dalam penutupan acara, Ahad (23/11), Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho, mengajak timnya untuk melakukan perubahan guna mencapai visi bersama.
“Kegiatan ini menjadi penting karena perlu untuk menyatukan semangat bersama untuk melakukan perubahan. Agar kita semua terus diingatkan, bahwa bersama kita bisa,” ujar Gubsu didampingi Wakil Gubsu, Erry Nuradi dan Plt Sekda Provsu, Hasiholan Silaen.
Gubsu dalam arahannya juga menekankan teamwork dan soliditas para pejabat Eselon II di jajarannya. “Kalau kita punya haluan yang berbeda-beda, tidak akan sampai ke tujuan. Kita ingin Sumut ini adalah bantal kita, tempat kita bermimpi sama. Jangan bantalnya sama, mimpi berbeda. Mimpi kita bersama adalah Sumut menjadi provinisi berdaya saing dan sejahtera,” tegas Gubsu.
Dalam kesempatan tersebut Gubsu sekaligus menggelar rapat evaluasi yang diisi dengan pemaparan realisasi serapan anggaran, paparan capaian kinerja, dan persiapan percepatan pelaksanaan APBD 2015. Di penghujung pelatihan tersebut juga dilakukan tes urin bagi 23 pejabat Eseleon II dan kepala kantor yang belum sempat melakukan tes urin.
“Hari ini penghujung November, satu bulan lagi kita tutup program kerja tahun anggaran 2014. Dengan semangat, kita ingin serangkaian program yang sudah dirancang dalam Perda APBD 2014 bisa memberikan gambaran yang menggembirakan dan positif, dengan semangat lebih baik dari tahun 2013 dan persiapan sukses untuk tahun 2015,” ujar Gubsu saat membuka rapat evaluasi kinerja.
Gubsu mengingatkan berbagai kebijakan strategis diantaranya untuk melakukan efisiensi anggaran pada tahun 2015. Dikatakannya, untuk tahun 2015 agar anggaran dapat dialokasikan dengan efisien, maka pelaksanaan acara peringatan hari-hari khusus digabungkan, atau apabila tidak terlalu perlu, tidak usah dilaksanakan.
“Seperti edaran yang pernah kita kirim, agar rapat-rapat yang akan digelar sebisanya dilaksanakan di gedung-gedung milik pemerintah dan snack-nya berasal dari bahan pangan lokal,” ujar Gubsu.
Gubsu juga mengingatkan para SKPD menjadi tauladan bagi kebijakan Pemerintah Provinsi sendiri diantaranya gerakan One Day No Rice mendukung ketahanan pangan. Gubsu mengaku Selasa (18/11) melakukan sidak di beberapa kantor. Gubsu mendapati SKPD belum mendukung gerakan dimaksud.
“Selasa kemarin saya crosscheck di kantin beberapa kantor dinas. Jam 8 sudah banyak makan nasi, tambah pula. Gerakan ODNR bukan sekedar digaungkan ke daerah, tapi harus kita mulai dari provinsi dulu,” ujarnya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pandapotan Siregar, dalam laporannya menjelaskan acara Capacity Building and Teamwork yang berlangsung sejak 22-23 November di Pulau Siba bertujuan untuk meningkatkan kualitas interaksi sesama pejabat, rasa kebersamaan, dan percaya diri.
“Kegiatan ini diharapkan juga membangun sinergitas dan kinerja, agar tim solid dan dapat memaksimalkan kecepatan serta ketepatan melaksanakan tugas pembangunan,” kata Pandapotan.
Di dalam acara tersebut, 58 pejabat struktur Eselon II dan kepala kantor yang hadir, dibagi atas lima kelompok. Mereka melakukan review buku “Sumut Bangkit” dan mengevaluasi implementasinya di SKPD. Kemudian, sebagai pembuktian review buku monitoring dan implementasi, dilakukan ikrar komitmen bersama “Budaya Kerja Sumut Bangkit.”
Sumber: http://www.gatotpujonugroho.co

Tiba-Tiba Pembina Rohani Kristen ini Kasih Pernyataan Kepada PKS

TAMBUN SELATAN (24/11) - Hal tak terduga dialami Mastur. Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tambun Selatan yang sehari-hari berjualan susu kedelai itu didatangi seorang lelaki yang ternyata diketahui tetangganya sendiri. Pertemuannya itu terjadi ketika Mastur sedang memantau pengecoran jalan di lingkungannya. Sebuah kalimat mengejutkan terucap dari lelaki itu.
"Partai bukan sebuah keyakinan. Kalau tahu dari dulu PKS aspiratif kami akan dukung PKS, bolehkan pilih PKS?" ujar lelaki itu disela-sela obrolannya, Ahad (23/11).
Orang itu adalah Frans Tampubolon, lelaki berdarah Batak yang juga berprofesi sebagai Pembina Rohani Kristen. Hal inilah yang membuat Mastur tercengang. Ia sama sekali tak menduga tetangganya yang Nasrani dan berasal dari Sumatera Utara itu tanpa basa-basi menyatakan dukungannya pada PKS.
Frans Tampubolon adalah warga Perumahan Pondok Timur Indah Khusus (PTIK) yang terletak di Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pengecoran jalan di wilayahnya yang diperjuangkan anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Zainudhin, tampaknya telah membuka matanya bahwa Aleg PKS aspiratif, tak hanya ingat jelang pemilu.
"Insya Allah saya akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di Jatimulya dan Tambun Selatan karena ini adalah komitmen saya dan aleg PKS lainnya," kata Zainudhin. 
Sumber: Wyn/Humas DPD PKS Kab. Bekasi

PKS: Menteri Rini Buat Kesalahan Fatal

JAKARTA (23/11) - Beredarnya surat permohonan penundaan RDP yang ditandatangani Menteri BUMN, Rini Soemarno kepada Sekjen  DPR RI, mendapat tanggapan dari wakil rakyat lainya, tidak hanya komisi VI.
Pimpinan Komisi X dari Fraksi PKS, Sohibul Iman, mengatakan apabila surat itu terbukti benar adanya, maka pemerintah telah membuat kesalahan fatal. "Saya belum tahu isi surat itu, hanya dari media. Bila benar ada surat tersebut, maka itu kesalahan fatal," kata Sohibul kepada Republika, Ahad (23/11).
Menurutnya, kesalahan ini mencerminkan ketidakpahaman sistem ketatanegaraan. Antara lain, pertama mitra kementrian bukan sekjen DPR, tapi DPR-nya itu sendiri. Maka komunikasi harus atas nama menteri dengan pimpinan DPR.
Kedua, lanjut dia, tidak ada hak kementrian meminta DPR untuk tidak memanggil mereka. Karena menurutnya, DPR mempunyai fungsi pengawasan. Dengan demikian, kata dia, DPR berwenang memanggil pemerintah untuk melakukan fungsi pengawasan. Sohibul mengatakan, jika benar adanya, tentu akan melahirkan sebuah pertanyaan, apakah pemerintah tidak mau diawasi?
Selanjutnya ia mengatakan, sebagai tindak lanjut hal ini, DPR perlu meminta penjelasan dari pemerintah apa maksud dari surat itu. Dalam situasi seperti ini, menurutnya semua pihak harus intens melakukan komunikasi,sehingga meluruskan semua permasalahan.
Seperti diketahui, pada hari Jumat (21/11) Pimpinan Komisi VI menunjukkan surat kepada sejumlah awak media. Perihal surat itu adalah permohonan penundaan jadwal-jadwal RDP dengan Kementerian BUMN dan BUMN. Surat itu ditandatangani oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno, ditujukan kepada Sekretaris Jenderal DPR RI dengan salah satu tembusannya adalah Komisi VI DPR RI. Isi surat itu adalah meminta kepada Sekjen untuk sementara waktu berhenti menerbitkan surat undangan RDP kepada Pejabat Eselon I KBUMN dan BUMN.

Sistem Perlindungan Anak Harus Dibangun Lintas Sektor | by @lediahanifa

Pagi ini Kom VIII DPR RI lakukan RDP dg KPAI. Permasalahan anak di Indonesia sdh saatnya dicermati lebih serius. Tmasuk penganggarannya

Problematika ttg anak tdk bisa diselesaikan oleh satu lembaga. Harus lintas sektor. Termasuk juga dg peningkatan partisipasi masyarakat

'Nilai Anak' di masyarakat kita masih sering di maknai sebagai investasi materi. Bukan investasi pengembangan SDM apalg investasi akhirat

Problematika terbesar anak di Indonesia adl Kejahatan seksual. Korban terbesarnya anak laki2. Sebuah pergeseran nilai yg mengerikan.

Seringkali perilaku yg sebabkan Kejahatan tsb diawali dg pornografi & napza. Sayangnya gugus tugas pornografi pemerintah bak macan ompong

Jgn lupa minuman beralkohol juga termasuk faktor yg mempengaruhi terjadinya kejahatan thd anak. Utk melindungi harus sistematis.

Batasi penjualan minuman beralkohol. Tutup situs2 pornografi, penjualan materi pornografi serta sisipan materi pornografi dlm bhn bacaan

Kom 8 DPRRI sdh pernah ingatkan Menteri Agama sbg ketua gugus tugas pencegahan pornografi ttg kinerjanya. Jk tak gerak korban mkn banyak

Ketidak seriusan kita dalam membangun sistem perlindungan anak akan menyebabkan penanganan kasus yg tambal sulam.

Pengusaha Media seringkali juga lebih memikirkan keuntungan yang diperoleh dari tayangan mereka. Tak terbayangkan dg yg stripping

Tayangan stripping yg pemainnya anak2, tontonan anak dan org dewasa. Tetapi muatannya tdk perhatikan konten utk anak.

Aturan ttg tayangan seolah diabaikan. Tguran KPI bak angin lalu. Upaya perlindungan anak msh ada yg anggap blebihan. Pdhl dampaknya jls

Jika orientasinya hanya penanganan kasus, maka persoalannya tak tuntas. Yg penting bagi kita adl pelalaian tgs ortu dlm pengasuhan

Hrs ada gerakan massif yg memastikan bhw para ortu paham tugas dan tanggung jawabnya dlm pengasuhan. Ketahanan Keluarga hrs dikokohkan

Mari memulai dari keluarga kita, tetangga & masyarakat luas. Semoga Allah melindungi Keluarga2 di Indonesia yg peduli thd anak Indonesia

Tweet @lediahanifa
Senin (24/11/2014)

Rihlah Kader dan Saksi DPRa Jatimekar

BEKASI (24/11) - Untuk meningkatkan ukhuwah diantara kader dan para saksi yang telah banyak membantu pada saat Pileg (Pemilihan Umum Anggota Legislatif-red) April 2014 lalu, maka DPRa Jatimekar, Kota Bekasi, mengadakan acara rihlah (wisata) ke Pantai Sambolo 2, Anyer, (22/11).

Acara dibuka dengan doa yang dibacakan oleh Irwan Wahyudi lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DPRa Jatimekar, Teguh Wahyudianto. Rihlah ini diikuti oleh 160 peserta yang merupakan gabungan kader dan saksi beserta keluarga.

Di dalam kegiatan rihlah para peserta menikmati pemandangan dan suasana alam pantai Anyer. Mereka mengikuti berbagai permainan dan memperebutkan beragam hadiah.

Seluruh panitia dan peserta berharap dengan berkumpulnya seluruh jajaran pengurus DPRa, kader dan saksi, ukhuwah bisa terjalin semakin erat dan dapat meningkatkan kinerja dakwah.

oleh Nana Diana (DPRa Jatimekar)

Menanti Revolusi #SekolahKita | by @Fahrihamzah

Perjuangan kita membangun sekolah yang berkualitas di Indonesia tantangan @aniesbaswedan

Banyak tantangan tapi jangan lupa bahwa sektor yang ditentukan anggarannya oleh konstitusi hanya pendidikan.#SekolahKita

Dan 20% dari APBN sekarang bukan kecil. 20%x2039T=407T. Itu melebihi APBN 2004 saat pak SBY mulai jadi presiden. #SekolahKita

Pertanyaannya apakah uang sebesar itu sanggup bikin revolusi mental di #SekolahKita

Bisakah Indonesia menjadi tujuan pendidikan seperti singapore. #SekolahKita

Sementara itu, wisata pendidikan (edutourism) seperti yg dijalankan malaysia dan singapore sangat menjanjikan. #SekolahKita

Karena kalau wisata dalam difinisi lama lebih banyak dianggap datangkan efek buruk bagi masyarakat terdampak. #SekolahKita

Sementara pendidikan pasti efeknya baik bagi masyarakat kita. #SekolahKita

Mereka juga datang untuk waktu yang lama dengan spending yang juga besar dibanding turis biasa. #SekolahKita

Pengalaman pak jokowi ke Singapore harus memberi kita pengalaman berharga. #SekolahKita

Bahwa sektor pendidikan kita perlu bekerja cepat sebelum pasar kelas menengah kita habis diangkut orang. #SekolahKita

Kita perlu apresiasi langkah pemerintah memecah 2 sektor pendikikan kita. Dasmen dan dikti #SekolahKita

Sebab pendidikan dasar dan menengah memiliki orientasi yang sedikit berbeda dengan tinggi. #SekolahKita

Di dasar dan menengah kita meletakkan dasar bagi lahirnya manusia Indonesia yang memiliki karakter baik.#SekolahKita

Di sini kita merekonstruksi lahirnya manusia Indonesia dengan segala keunikannya. #SekolahKita

Pak @aniesbaswedan punya tugas berat untuk memgoreksi "mesin pendidikan dasar dan menengah kita". #SekolahKita

Pak menteri harus menjawab pertanyaan tentang kenapa sadisme mewabah di sekolah dasar dan menengah? #SekolahKita

Pak menteri harus menjawab kegelisahan banyak ibu2 tentang betapa tidak amannya #SekolahKita
dengan narkoba dan kekerasan.

Ini harus tergambar dalam penanganan yang menyeluruh dan komprehensif. Semua lubang harus ditutup.#SekolahKita

Rumah tangga dan keluarga Indonesia..
Play group
Taman kanak2
Sekolah dasar
SMP dan SMA
#SekolahKita

Jika masalahnya hanya uang mungkin kita bisa selesaikan semuanya...#SekolahKita

Tetapi uang tidak pernah bisa menyelesaikan semua masalah. #SekolahKita

Pak menteri @aniesbaswedan memerlukan ketenangan..ketajaman hati dan pikiran...#SekolahKita

Karena selain masalah teknis pendidikan, kurikulum dan proses belaja mengajar (KBM) ada banyak soal lain.#SekolahKita

Semoga pak menteri @aniesbaswedan dimudahkan oleh Allah SWT dalam membenahi dikdasmen kita. #SekolahKita

Sabtu (22/11/2014)
 
Support : KabarPKS.Com
Copyright © 2011. KABAR PKS - All Rights Reserved
KabarPKS.com Team Follow Twitter Kami: KabarPKSdotcom
Proudly powered by Blogger