Latest Post

Pemprov Sumut Harus Tetap Solid dan Semangat

Written By HUMAS DPP PKS on Friday, 31 July 2015 | 17:03

MEDAN (31/7) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho meminta seluruh jajaran PNS dan jajaran pejabat eselon untuk tetap solid dan semangat dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Jajaran Pemprov Sumut harus selalu dalam kebersamaan dan menguatkan soliditas. Mari, fokus pada tugas masing-masing, optimalkan, dan selalu tingkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pesan Gubernur Gatot pada apel pagi dan rapat bersama jajaran Eselon II Pemprov Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Jumat (31/7).

Gubernur Gatot menekankan para jajaran staf dan pejabat Pemprov Sumut untuk tetap menjalin kebersamaan  dan kekompakan. “Jangan sampai terpengaruh dan terprovokasi berbagai isu karena hal ini akan menjadi kelemahan bagi kita semua,” imbuhnya.

Pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, lanjut Gubernur Gatot, harus tetap berlanjut dan jangan sampai mengalami kendala. Terlebih saat ini berbagai agenda penting akan dilaksanakan, di antaranya Pilkada Langsung Serentak di 23 kabupaten/kota di Sumut pada Desember 2015.


Usai rapat Gubernur Gatot bersama jajaran Pemprov Sumut langsung Sholat Jumat berjamaah di Masjid Agung yang lokasinya tepat di sebelah Kantor Gubernur.

Sumber: Humas Pemprov Sumatera Utara

Ketua MS PKS Dipilih Agustus

JAKARTA (30/7) – Musyawarah Majelis Syuro (MMS) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kemungkinan digelar dalam waktu dekat. Ketua Badan Penyelenggara Pemira Nasional (BPPN) PKS Sumandjaya mengatakan, musyawarah tersebut akan digelar pertama kali awal Agustus. 

Perhelatan ini akan menggelar sidang-sidang penting untuk PKS. Salah satunya untuk memilih ketua MS menggantikan ketua MS saat ini, Hilmi Aminuddin. Beberapa nama sempat disebut muncul sebagai calon kuat pengganti Hilmi Aminuddin di kursi ketua MS. Di antaranya, Hidayat Nurwahid, Surachman Hidayat, serta Tifatul Sembiring. 

Seluruh anggota MS, menurut Sumandjaya, dilarang untuk mengampanyekan diri. Sumandjaya pun membantah informasi yang menyebutkan bahwa MMS sudah dilakukan.


"Musyawarah MS belum diselenggarakan," kata Sumandjaya kepada Republika, Kamis (30/7).

Selain mencari pengganti Hilmi Aminuddin, MMS akan mengagendakan pemilihan presiden PKS yang saat ini, dijabat oleh Anis Matta.


Sumber: http://www.republika.co.id

PKS Usung 150 Calon Kepala Daerah

Jakarta (31/7) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung 150 calon kepala daerah dari 269 daerah yang melaksanakan Pilkada serentak 2015.

"Ikut serta di 212 Pilkada dan mengusung 150-an kandidat," kata Juru Bicara PKS Mardani Ali Sera saat berbincang dengan INILAHCOM, Jumat (31/7/2015).

Menurutnya, jumlah tersebut masih dapat bertambah. Pasalnya, KPU memberikan perpanjangan waktu pendaftaran untuk pasangan calon kepala daerah.

"Mungkin nanti bisa saja bertambah (jumlah calon kepala daerah yang diusung)," tutupnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Hidayat Nur Wahid mengaku tengah mempersiapkan kader-kadernya yang akan didukung untuk maju sebagai calon kepala daerah dalam Pilkada serentak 2015.

"Mereka akan mengikuti seluruh proses pilkada, kader akan mendukung keputusan PKS," katanya di Jakarta.

Disinggung soal target PKS di Pilkada, pria yang akrab disapa HNW ini, mengaku tidak mengetahui secarai detail. Namun yang pasti PKS mengutamakan kadernya untuk maju di tempat yang strategis demi menguatkan demokrasi.

"Bila tidak memungkinkan, ya berkoalisi yang berkomitmen dengan arah KMP, banyak tempat (koalisi)," tutupnya.

Sumber: http://nasional.inilah.com

Chef de Mission Meeting, Awali Rangkaian PON XIX & Peparnas XV 2016

BANDUNG (31/7) – Panitia Besar (PB) PON XIX & Peparnas XV Tahun 2016 Jawa Barat menyelenggarakan Chef De Mission (CdM) Meeting, pada Kamis malam (30/7) di Amantapura Grand Ballroom, Grand Royal Panghegar Hotel & Convention, Jl. Merdeka Kota Bandung. Pertemuan para Ketua/Calon Ketua Kontingen dari 34 Provinsi ini merupakan rangakaian awal dari penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX & Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV Tahun 2016 di Jawa Barat.


Hadir dalam acara ini Ketua PB PON XIX & Peparnas XV 2016 Jawa Barat, yang juga Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dan Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman.

Dalam sambutannya, Aher mengatakan CdM Meeting merupakan bagian dari persiapan para kontingen PON & Peparnas dari seluruh Indonesia.

“Ini adalah CdM Meeting yang pertama. Ke depan mungkin ada 3 sampai 4 kali CdM Meeting yang lain,” ungkap Aher.

Aher menjelaskan pertemuan pertama ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengkonfirmasi kesiapan keikutsertaan kontingen PON dan Peparnas dari seluruh provinsi di Indonesia sebagai tindak lanjut dari undangan yang diberikan Jawa Barat selaku tuan rumah.

CdM Meeting ini juga untuk menggalang komunikasi sejak dini dengan para pimpinan kontingen peserta PON dan Peparnas, agar koordinasi persiapan PON & Peparnas 2016 dapat berjalan lancar.

Selain itu, akan disampaikan pula sosialisasi persiapan penyelenggaraan Babak Kualifikasi PON serta sosialisasi PON XIX & Peparnas XV 2016 Jawa Barat kepada pimpinan pemerintah daerah dan pembina olahraga di setiap Provinsi, serta seluruh masyarakat Indonesia.

CdM Meeting akan digelar mulai 30 Juli – 1 Agustus 2015. Selama tiga hari tersebut para peserta akan mengikuti kegiatan dari Kemenpora, Ketua Umum KONI Pusat, dan Ketua Umum NPCI Pusat.

Pada hari kedua, peserta akan mengikuti paparan Timwasrah KONI Pusat dan NPCI Pusat, serta paparan bidang-bidang PON XIX dan Peparnas XV serta diskusi. Sementara pada hari ketiga akan diisi dengan kunjungan lapangan ke venue pertandingan PON & Peparnas yang berlokasi di Kota Bandung.

Informasi yang akan dibahas dalam CdM Meeting ini antara lain: informasi mengenai waktu pelaksanaan PON XIX dan Peparnas XV Tahun 2016, penyampaian ketetapan mengenai jumlah dan nama cabor, nomor pertandingan, kuota atlet, venue cabor dan persebaran lokasinya, fasilitas akomodasi, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, informasi mengenai penyelenggaraan Babak Kualifikasi PON, tata cara registrasi/pendaftaran Kontingen PON dan Peparnas, serta informasi mengenai cabor eksibisi PON.

PON XIX dan Peparnas XV Tahun 2016 Jawa Barat, merupakan PON dan Peparnas terbesar dibanding penyelenggaraan sebelumnya, dengan mempertandingkan 44 cabang olahraga ditambah 10 cabor eksibisi, 775 nomor pertandingan yang diikuti oleh hampir 13.000 atlet dan official. Sedangkan Peparnas XV akan mempertandingkan 13 cabang olahraga, 620 nomor pertandingan yang diikuti 320 atlet dan official.

Pembukaan CdM Meeting tersebut turut dihadiri pula oleh para atlet berprestai asal Jawa Barat dan legenda atlet nasional Ivana Lie & Robby Darwis. Acara yang dipandu oleh Tina Talisa dan Farhan ini pun semakin meriah dengan penampilan dari diva Indonesia, Vina Panduwinata.

Sumber: Humas Pemprov Jawa Barat 


DPR Dukung Percepatan Pembangunan Jalan Tol

Jakarta (31/7) — Komisi V DPR RI mendukung rencana pemerintah mempercepat pembangunan sejumlah ruas tol untuk memperlancar distribusi penumpang dan barang serta mengatasi kemacetan khususnya saat mudik lebaran.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana Adia mengatakan dari evaluasi penyelenggaraan mudik 2015 yang dilakukan Komisi V DPR RI, keberadaan sejumlah ruas tol, khususnya Tol Cikopo—Palimanan (Cipali) terbukti dapat mempercepat perjalanan arus mudik dan memecah kemacetan.

“Dari evaluasi mudik yang kami lakukan, keberadaan Tol Cipali secara signifikan mempercepat perjalanan dan mengurai kemacetan mulai dari wilayah Jawa Barat. Sehingga beban jalan arteri nasional di Pantura menurun,” kata Yudi di Jakarta, Jumat (31/7).

Lebih lanjut Politisi PKS dari daerah pemilihan (Dapil) Kota/Kabupaten Sukabumi itu mengungkapkan, Komisi V mendukung percepatan pembangunan jalan tol sebagaimana dicanangkan Presiden Joko Widodo. Khususnya pada ruas-ruas yang sudah direncanakan sejak lama seperti ruas Solo—Ngawi dan Ngawi—Kertosono, serta ruas Pejagan—Brebes Timur.

Yudi mendukung percepatan pembangunan ruas-ruas tol yang sudah direncanakan sejak lama, seperti ruas tol Solo—Ngawi dan Ngawi—Kertosono, serta Pejagan—Brebes Timur. Ketiga ruas tol ini, tambah Yudi, harus dikebut dan diselesaikan tepat waktu sehingga pada mudik 2016 nanti bisa dioperasikan. 

"Untuk itu, kami meminta Menteri PU melakukan pengawasan secara intensif agar ruas tol ini bisa selesai tepat waktu," ujar Yudi.

Yudi menuturkan, mangkraknya pembangunan sejumlah tol hingga bertahun-tahun selain karena masalah pembebasan lahan, perijinan yang rumit, dan permasalahan dana yang besar, juga karena tidak ada sanksi yang diberikan pemerintah kepada investor yang tidak memenuhi kewajibannya. Bahkan, mereka diperkenankan memperbarui Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT). Kedepan, kata Yudi, pemerintah harus memperbaiki kebijakan skema pengadaan jalan tol.

“Dampak dari mangkraknya sejumlah jalan tol tidak hanya menyebabkan kegiatan ekonomi Indonesia stagnan, juga berpotensi menyebabkan kerugian Rp8 triliun/tahun akibat kemacetan yang semakin parah dan  minimnya infrastruktur tol. Di sisi lain, pembangunan jalan tol yang selalu molor akan menyebabkan munculnya konflik lain,” imbuh Yudi.

Tak hanya mendesak pemerintah segera menyelesaikan pembangunan ruas tol yang mangkrak, Yudi juga meminta pemerintah segera menyiapkan master plan beberapa ruas tol baru yang saat mudik tahun 2015 ini menjadi biang kemacetan seperti ruas Sukabumi—Bandung, ruas Tasikmalaya—Bandung, dan beberapa ruas lainnya. 

"Sedangkan untuk mengatasi kemacetan di Jakarta, Pemerintah harus segera menyelesaikan ruas JORR 2 dan akses ke pelabuhan," pungkas Yudi.


Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RI

Rentan Konflik Pilkada, Kepolisian Maluku Harus Tingkatkan Keamanan

AMBON (30/7) - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Al-Habsyi mengingatkan pihak kepolisian untuk meningkatkan fungsi intelijen dan keamanan (intelkam) jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Desember 2015.

"Saya minta Kapolda menyiapkan pengamanan Pilkada dengan baik agar potensi konflik horizontal dapat dihindari. Jangan sampai kecolongan,” tegas Aboe Bakar dalam rapat bersama Kapolda Maluku Brigjend Murod Ismail saat melakukan kunjungan kerja ke Ambon, Kamis (30/7).

Aboe Bakar meminta Kapolda untuk segera meninjau kesiapan keamanan jelang Pilkada. "Mari, kita jaga stabilitas keamanan menjelang Pilkada," pesan legislator dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Selatan I tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian The Habibie Center, lanjut Aboe Bakar, Provinsi Maluku berada di urutan ketiga dalam persoalan kerentanan konflik Pilkada, setelah Aceh dan Maluku Utara. Oleh karena itu, ia mendesak Kapolda Maluku benar-benar merencanakan strategi pengamanan Pilkada secara matang.

"Maluku adalah wilayah yang dahulu kerap bergolak, sehingga perlu mendapatkan perhatian serius dari aparat," tutupnya.


Sebagaimana diketahui, pada pertengahan Juli 2015 terjadi bentrok antarwarga di Desa Mamala dan Morela, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Aboe Bakar menilai insiden tersebut terjadi karena kurangnya deteksi dini oleh aparat keamanan sehingga menewaskan seorang anggota Brimob dan warga.

Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RI

Kementerian Pertanian Jangan Anggap Enteng Kemarau Panjang Tahun Ini!

JAKARTA, (31/7) – Bagi Kementerian Pertanian, kemarau panjang yang melanda negeri ini harus menjadi perhatian serius terhadap aktivitas produksi berbagai produk pangan yang menjadi tanggung jawab kementerian ini. Demikian dikatakan anggota komisi IV DPR, Andi Akmal Pasluddin.

“Dua agenda besar pertahanan pangan kita sangat terganggu akibat musim kemarau yang berkepanjangan, yakni agenda tanam dan agenda panen. Dengan gagalnya tanam dan panen, ini akan mengakibatkan terganggunya stok pangan selama 2 periode masa tanam,” jelas Andi Akmal.

Selanjutnya politisi FPKS (Fraksi Partai Keadilan Sejahtera) ini menjelaskan, bahwa peringatan antisipasi terhadap kekeringan ini sudah ia  sampaikan sejak dua bulan lalu sebelum puasa, seusai BMKG dan Kementerian Kehutanan berkoordinasi terkait antisipasi kebakaran hutan. Ia memperingatkan bahwa ada ancaman besar lain yang harus dipersiapkan oleh Kementerian Pertanian yakni akan terjadinya kekeringan akibat kemarau yang mengakibatkan tanaman gagal panen dan sulitnya mempersiapkan penanaman berikutnya.

Akmal mengatakan, terjadi sebuah peluang bagi Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai penyangga pangan saat musim kemarau ini. Dimana klorofil dari plangton tumbuh pesat sehingga ikan mendapat pasokan makanan berlebih yang membuat hasil tangkapan ikan pun berlimpah. Namun akan terjadi bencana kekeringan yang akan menyulitkan kinerja Kementerian Pertanian dalam memproduksi tanaman pangan maupun hotikultura. Kenyataan yang terjadi saat ini, hampir seluruh sentra produksi padi di Indonesia telah kering dan terjadi puso atau gagal panen.

Yang disayangkan Andi Akmal adalah, pemerintah membanding-bandingkan jumlah area kekeringan yang kemudian gagal panen dengan tahun-tahun sebelumnya. Semisal pemerintah membandingkan areal kekeringan tahun 2014 sebesar 200 ribu hektar lebih, sedangkan sekarang 101 ribu hektar. Keadaan ini sangat tidak relevan terhadap upaya pencapaian target produksi padi yang diharapkan menuju swasembada pada 3 tahun ke depan. Pemerintah juga lupa bagaimana daya beli masyarakat begitu rendah akibat pencabutan berbagai subsidi BBM dan listrik sehingga akan memperparah keadaan ekonomi masyarakat pedesaan pada tahun-tahun mendatang.

“Meskipun ada beberapa tanaman yang justru naik produksinya seperti blewah dan semangka yang membuat para petaninya untung, tapi mayoritas petani kita adalah petani padi yang mengalami bencana kegagalan panen yang memperburuk ekonomi mereka. Jika pemerintah tidak memberikan perhatian pada mereka, jumlah kemiskinan dalam waktu singkat dapat melonjak kembali. Untuk itu, Kementerian Pertanian sebagai representasi pemerintah yang bertanggung jawab pada produksi pangan, agar lebih serius dan tidak menganggap enteng terjadinya kemarau panjang saat ini sebagai antisipasi sejak dini,” tutur Akmal.

Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RI




 
Support : KabarPKS.Com
Copyright © 2011. KABAR PKS - All Rights Reserved
KabarPKS.com Team Follow Twitter Kami: KabarPKSdotcom
Proudly powered by Blogger