Latest Post

Sa’duddin Ajak Warga Resapi Nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan

Written By Kabar PKS on Kamis, 18 Desember 2014 | 13.41


BEKASI (16/12) - Mengawali reses setelah masa persidangan pertama di tahun 2014, Anggota DPR dari Fraksi PKS, Sa’duddin mengundang tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi dalam kegiatan dengar pendapat dengan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Sa’duddin menyampaikan pentingnya menjaga empat pilar kebangsaan yang merupakan amanat konstitusi untuk menjaga kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Demikian disampaikan Sa’duddin di Bekasi, Rabu (16/12).

“Empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara harus senantiasa kita resapi nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Sa’duddin.

Di dalam acara yang dikemas dalam kegiatan ramah tamah ini, masyarakat menyampaikan aspirasinya. Aspirasi yang mengemuka diantaranya mengenai pilkada, kegiatan sosial kemasyarakatan, dan undangan untuk memberikan kuliah umum di kalangan mahasiswa. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 tokoh yang terdiri dari tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, mahasiswa, dan pelajar.

Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RI


Sepekan Pasca Longsor, Relawan Fokus Pemulihan Bencana


BANJARNEGARA (18/12) - Sepekan peristiwa longsor yang memporakporandakan ratusan rumah di Dusun Jemblung, Sampang, Karangkobar, relawan mulai memfokuskan penanganan bencana pada tahap pemulihan dan recovery pasca bencana. Meski masih ada aktivitas evakuasi korban, namun fokus utama yang akan dilakukan relawan mulai Kamis (18/12) adalah pemulihan pasca bencana.

Hal itu disampaikan salah satu relawan pemulasaraan jenazah, Pudjo Hardiansyah. Saat dikonfirmasi pewarta, Pudjo menyampaikan proses pemulasaraan jenazah akan segera dihentikan dan berganti fokus pada trauma healing, pembersihan tempat kejadian longsor, dan proses recovery bencana lainnya.

“Kenapa pemulasaraan jenazah dihentikan? Karena meski masih ada proses evakuasi, namun korban yang ditemukan tim sudah tidak berbentuk lagi karena terlalu lama tertimbun. Selain itu, berdasarkan diskusi dengan pihak terkait, tidak ada proses pemulasaraan jenazah lagi. Sehingga setelah evakuasi, korban langsung dimakamkan di pemakaman umum,” papar Pudjo.

Lebih lanjut, pria yang juga Anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara dari Fraksi PKS ini menyampaikan, para relawan akan dikerahkan untuk proses trauma healing dan pemulihan area longsor.

“Sejak dua hari yang lalu, kami memulai aktivitas trauma healing untuk anak-anak korban longsor di Desa Ngaliyan. Mulai kemarin (Rabu, 17/12), tim gabungan juga sudah mulai membersihkan sungai dan pemulihan area longsor. Pemulihan tersebut adalah pembersihan lokasi, pembersihan dan melancarkan arus sungai, serta masih melanjutkan evakuasi yang dibantu ekskavator,” jelas Pudjo.

Sementara itu, berdasarkan data dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), hingga Rabu sore (17/12), korban yang berhasil ditemukan adalah 83 orang tewas, sedangkan korban yang masih dicari adalah 25 orang.

Sumber: Humas PKS Jawa Tengah

Rupiah Terus Melemah, Pemerintah Jangan Hanya Sibuk Menentramkan Publik


 Jakarta (18/12) - Anggota DPR RI, Hermanto, meminta Pemerintah agar jangan hanya sibuk menentramkan publik dalam kondisi nilai rupiah yang terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belakangan ini. Ia mendesak Pemerintah untuk membuktikan kemampuan mengoptimalkan sisi positif dari menguatnya dolar AS.

“Jika berfikir sederhana, memang dengan penguatan dolar membuat nilai ekspor Indonesia menjadi naik. Namun, itu akan terjadi bila produk ekspor kita dibeli oleh pasar internasional. Di sinilah masalahnya, kita harus bekerja keras agar produk ekspor kita bisa dibeli orang,” paparnya menanggapi pernyataan Wakil Presiden dalam menyikapi melemahnya rupiah terhadap dolar AS.

Yang terjadi belakangan ini, lanjut Hermanto, tidak mudah menjual produk ekspor karena ada pelemahan permintaan dari negara mitra. “Apalagi saat ini di mana mata uang negara-negara di dunia melemah juga terhadap dolar. Tentu dalam kondisi ini mereka juga akan mengurangi impor guna mencegah berkurangnya devisa secara signifikan”, paparnya.

Tidak mudahnya menjual produk itu, lanjut Hermanto, diakui juga Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Menteri menyatakan pelemahan rupiah seharusnya menjadi momentum bagi pelaku industri manufaktur nasional untuk menggenjot ekspor. Namun sayangnya, saat ini sektor manufaktur Indonesia tidak berada dalam kondisi yang baik.

Indonesia, tambahnya, saat ini sangat tergantung pada ekspor komoditas. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan nilai ekspor Indonesia pada Januari sampai Oktober 2014 mencapai US$ 148,06 miliar. Dari jumlah tersebut 63 persen berupa komoditas atau produk primer, bukan barang olahan industri manufaktur. “Namun saat ini, harga komoditas sedang anjlok. Negara-negara mitra tengah mengurangi permintaan. Akibatnya, ekspor juga terpukul," ujar legislator asal Sumatera Barat ini.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, harga komoditas dunia yang tengah menurun berdampak pada komoditas dalam negeri. Trend penurunan komoditas dunia ini diprediksi masih terus berlanjut di 2015.

Jadi, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, perlu kerja keras agar produk ekspor kita dibeli orang secara signifikan. “Perlu dilakukan pendekatan-pendekatan terutama kepada negara-negara yang tidak atau kurang terpegaruh oleh penguatan dolar AS," imbuhnya.

Selain mendorong ekspor, Pemerintah diminta juga agar menekan impor. Pemerintah, kata Hermanto, perlu menerapkan strategi ganda dalam menghadapi menguatnya kurs dolar yaitu mendorong ekspor dan menekan impor.

“Pemerintah harus inovatif dan responsif mengambil langkah cepat agar dapat mencegah dampak transmisi kenaikan kurs dolar terhadap ekonomi nasional," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebutkan, penguatan dolar justru akan membuat nilai ekspor Indonesia menjadi naik. Karena hampir seluruh ekspor dihitung dengan dolar. Dampaknya, stabilitas ekonomi akan lebih cepat terjadi. Ini peluang agar ekonomi bisa tumbuh lebih baik. Di sisi lain, pelemahan rupiah dapat membuat investasi di Indonesia menjadi murah. Calon-calon investor diyakini akan giat menanamkan modalnya. Investasi akan lebih memungkinkan bergerak dengan baik.

Fraksi PKS Kaltim Desak Dirjen Bina Marga Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur


Jakarta (18/12) - Kalimantan Timur setiap tahun menyumbang 470 Trilliun untuk APBN, tapi dari segi pembangunan infrastruktur masih jauh tertinggal dari daerah lain, termasuk Kalimantan Selatan, provinsi tetangga yang kontribusinya terhadap APBN tentu tidak sebesar Kaltim.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Timur Masykur Sarmian dalam pertemuan dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum di Jakarta, Rabu (17/12).

“terus terang kami malu dengan rakyat, jalan di Kalsel bisa mulus tapi di Kaltim kualitasnya sangat menyedihkan,” tutur Masykur.

Masykur Sarmian yang duduk di komisi III DPRD ini mendesak Dirjen Bina Marga untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur Kalimantan Timur, termasuk di dalamnya pembangunan dan Pemeliharaan jalan sepanjang 1500 Km yang berstatus jalan negara.

Selain itu, ada beberapa infrastruktur lain yang juga memerlukan prioritas diantaranya pembangunan jembatan pulau balang dan jalan tol khususnya segmen 5. “Ini penting untuk menghadirkan investor agar semangat membiayai pembangunan Tol segmen 2, 3 dan 4," pungkas legislator dari dapil Kalimatan Timur I yang meliputi Kota Samarinda ini.

Sumber: pkskaltim.org

Dorong Swasembada Gula, Meneg BUMN Diminta Teruskan Program Lama

JAKARTA (18/12) – Salah satu upaya mencapai swasembada gula melalui pembangunan pabrik baru dan terbesar di Indonesia tampaknya angan belaka. Pasalnya, proyek besar yang direncanakan saat Menteri Negara BUMN dijabat oleh Dahlan Iskan tersebut, kini mangkrak dan belum diketahui kelanjutannya. Demikian kata Anggota Komisi IV DPR RI, Ma’mur Hasanuddin di Jakarta, Kamis (18/12).

Ma’mur menyayangkan proyek pembangunan Pabrik Gula Glenmore di Banyuwangi tidak ditangkap dan diteruskan dengan baik oleh Meneg BUMN baru. Ia menjelaskan Pabrik Gula Glenmore direncanakan memiliki kapasitas produksi 8 ribu ton per hari. Dengan kapasitas tersebut, apabila masa giling ditetapkan 150 hari per tahun, maka diperlukan tebu sebanyak 900 ribu - 1,2 juta ton, sebanding dengan area tanam tebu seluas 9 ribu - 10 ribu Ha.

“Pembangunan pabrik baru ini, selain besarnya kapasitas, juga akan meningkatkan efisiensi dibandingkan dengan pabrik-pabrik tua lain yang usianya sangat tua, karena dibangun sejak zaman penjajahan Belanda,” urai politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Dukungan Dahlan Iskan terhadap kebijakan pangan saat itu, kata Ma’mur, banyak bersinergi dengan kementerian teknis. Meskipun seringkali terhambat oleh kebijakan Menteri Perdagangan yang kontraproduktif dengan cita-cita swasembada pangan.

“Pabrik gula Glenmore mulai dibangun pada Desember 2012 dan ditargetkan selesai pada Juni 2015. Pembangunan pabrik tidak memperhitungkan terjadinya suksesi kepemimpinan nasional yang juga mempengaruhi kepemimpinan di Kementerian BUMN. Ketika Meneg BUMN berganti, belum tentu memiliki pemikiran atau visi yang sama dengan menteri lama,” jelas Ma’mur.

Memang, lanjut Ma’mur, untuk membangun pabrik gula membutuhkan dana 1,5 - 1,9 triliun. Namun, seharusnya dana sebesar itu memungkinkan, dari hasil penghematan BBM bersubsidi. Sayang, saat ini Meneg BUMN kurang menindaklanjuti pembangunan tersebut.

“Saya meminta Menteri BUMN sekarang dapat meneruskan cita-cita Menteri BUMN lama untuk meneruskan pembangunan pabrik gula terbesar di Indonesia. Karena sejalan dengan program utama Presiden Jokowi mencapai swasembada gula semasa kepemimpinannya,” pinta Ma’mur.

#relawanPKS, Apapun Yang Terjadi Kami Tetap Melayani | by @Fahrihamzah

Secara Khusus sy ingin MEngucapkan terima kasih kepada teman2 #relawanPKS

Mereka yang punya semboyan #AYKTM apapun yg terjadi kami tetap melayani. #relawanPKS

Dalam kasus #Banjarnegara ini Pak Gub @ganjarpranowo punya prinsip bagus.#relawanPKS

Kata beliau, siapapun mau jadi relawan dipersalahkan asalkan betul2 bekerja. #relawanPKS

Beliau tentu melihat teman2 #relawanPKS begitu antusias dan mereka tidak membawa bendera.

Mereka memakai baju mirip dengan tim relawan dan milik Pemerintah. Hanya ada lambang kecil #relawanPKS

Mereka aktif di semua kini mulai pencarian korban, pemulasaraan, hingga pemakaman. #relawanPKS

Saya melihat bahwa semakin "tidak mudah" pekerjaan itu semakin banyak #relawanPKSdi dalamnya.

Bayangkanlah bagaimana membungkus kembali mayat yg hancur? (Maaf ya). #relawanPKS

Saya tadi masuk ke kamar pemulasaraan (Sy batu dengar istilah ini). #relawanPKS

Saya bertanya kepada mereka (para Akhwat) "dengan agama apa mereka diselenggarakan?", "semua muslim Pak!" #relawanPKS

Memang semua jenazah yang ada teridentifikasi Muslim (saya membaca 77 nama yg ada di depan tenda) #relawanPKS

Lalu masuklah mayat ke-5 yg tadi ditemukan, saya bertanya, laki atau perempuan, "perempuan!" Maka saya keluar. #relawanPKS

Maka semua proses "penyelenggaraan jenazah dilakukan secara Islam". #relawanPKS

Jenazah perempuan ditangani oleh tim perempuan dan yang laki ditangani oleh tim lelaki. #relawanPKS

Terlihat oleh saya mereka akrab sekali dengan seluruh aparat sipil dan militer. #relawanPKS

Ini tentu juga tidak lepas dari kemampuan pak gubernur dan Pak bupati membangun kebersamaan. #relawanPKS

Saya mengikuti teman2 sampai di ujung...sempat mampir ke markas kecil mereka. #relawanPKS

Nampak sekali kesibukan mengelola tim dan partisipasi yang begitu banyak. #relawanPKS

Di era politik ini seolah #Voluntaryism parpol seperti #relawanPKS digugat seolah punya agenda lain.

Saya sendiri datang ke lokasi sebagai hasil rapat pimpinan DPR dan ada dukungan spontan. #relawanPKS

Saya memang #relawanPKS seperti yg lain sangat terbiasa dengan menangani bencana. Sejak kuliah.

Padahal, pada hari bencana itu datang, tak sempat kita berpikir politik dan bendera. #relawanPKS

Kita digerakkan oleh penderitaan orang lain atas musibah yang sedang menimpa. #relawanPKS

Bayangkan, tiba2 dalam tempo hanya 5 menit. 17 hektar tanah bergerak sepanjang 1,5 km. #relawanPKS

Dan dibatas tanah itu ada sekitar 35 rumah dan bangunan lain termasuk masjid. Ada manusia yg sedang kondangan. #relawanPKS

Maka semua disampu bersih, terseret dan tertimbun dalam tanah lempung basah. #relawanPKS

Saat itu hanya ada satu pikiran, selamatkan nyawa Sebanyaknya dan temukan yang hilang: #relawanPKS

Tentu kami yakin bahwa "barang siapa yg menghilangkan kesusahan orang, Tuhan akan hilangkan kesusahannya". #RelawanPKS

Saya teringat #TsunamiAceh, #relawanPKS dipimpin langsung oleh Presiden PKS @tifsembiring

#RelawanPKS ikut mengangkut ratusan ribu nyawa yg seketika melayang. Apapun hasil pemilu kami tak peduli.

Maka, saya berharap semboyan #AYKTM tetap kita pegang erat. #relawanPKS

Mari kita tetap bekerja untuk kemanusiaan, ada atau tidak ada partai politik. #RelawanPKS

Kalau berpikir warna, hampir semua pejabat politik terpilih di Jawa tengah bukan PKS bahkan bukan KMP. #relawanPKS

Kami tak peduli. Keluasan politik memang bisa memberikan kursi, posisi dan pengaruh. #RelawanPKS

Tapi pahala hanya datang dari Allah SWT. Manusia tidak punya kuasa. #RelawanPKS

Mari kita jaga keikhlasan kita. Mari kita luruskan niat kita. Semoga Allah memberi kita semua kebaikan #RelawanPKS

Selamat berjuang saudaraku...jadilah pejuang kemanusiaan dan rahmat sekalian alam. #RelawanPKS

Rabu (17/12/2014)

Indonesia Harus Memiliki Sistem Pencegahan Bencana yang Komprehensif

Written By Kabar PKS on Rabu, 17 Desember 2014 | 17.13

BANJARNEGARA (17/12) - Indonesia merupakan negeri besar yang cukup banyak memiliki daerah rawan bencana. Oleh karena itu, Pemerintah harus membuat sistem pencegahan yang kuat dan komprehensif untuk mengurangi dampak bencana tersebut. Demikian disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fahri Hamzah di Posko Induk Bencana Longsor, Dusun Jemblung Desa Sampang Kecamatan Sampang, Banjarnegara.
"Pemerintah harus memproduksi alat-alat mitigasi nasional. Kita memiliki tenaga ahli dan memiliki lembaga yang mampu untuk membuat peralatan mitigasi," tandas Fahri, Rabu (17/12).
Fahri mencontohkan Lembaga Antariksa Nasional (Lapan) yang memiliki kemampuan untuk membuat satelit sendiri. Ia mengungkapkan, pihaknya akan sangat mendukung apabila pemerintah mampu memproduksi sendiri. "Tentu kita akan sangat mendukung alat-alat yang dibuat oleh putra-putra bangsa sendiri," ungkapnya.
Kami juga mengusulkan, lanjut Fahri, agar pemerintah memberikan anggaran penyelamatan untuk kawasan wisata. Ia menjelaskan, daerah terdampak bencana longsor saat ini merupakan daerah yang berpotensi menjadi daerah wisata. "Jangan hanya ditonjolkan bencananya saja. Daerah Dieng dan sekitarnya ini merupakan daerah potensi wisata," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.
Menurut Fahri, pemerintah harus segera membangun infrastruktur untuk menunjang pengembangan daerah potensi wisata. Sehingga, hal itu bisa berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Sumber: Humas PKS Jawa Tengah
 
Support : KabarPKS.Com
Copyright © 2011. KABAR PKS - All Rights Reserved
KabarPKS.com Team Follow Twitter Kami: KabarPKSdotcom
Proudly powered by Blogger