OC_F4GK3EgiNU9htGRk1-h0Xlfo
Latest Post

Taujih Anis Matta Pada Silagnas PKS

Written By Kabar PKS on Senin, 22 September 2014 | 11.20


Jakarta,- Pada kesempatan SILAGNAS PKS minggu (21/9), Presiden PKS Anis matta memberikan sambutan di hadapan seluruh anggota legislatif PKS se-Indonesia di hotel Sahid Jakarta.
Berikut ringkasan cuplikan sambutan dari Anis Matta.

Minimal ada 3 kata kunci dalam platform perjuangan PKS;

1. Islam (yg kita fahami bahwa Islam kita adalah; keterbukaan / inklusif dan moderasi/moderat.. dan dalam kontek ini kita harus memahami dan memakai 3 fiqh sekaligus; fiqh nash / teks, fiqh waqi dan fiqh nizar yaitu bagaimana menurun tekstual dalam kehidupan dan ketiga hal ini harus ada dan bersamaan

2. Demokrasi .
Tahun-tahun kedepan demokrasi kita terbelah menjadi 2 (sebelumnya 3; kiri, kanan dan tengah) sekarang konservatif dan liberalisme..

3. Konstitusi.
Konstitusi ini harus kita fahami sebagai sebuah kesepakatan bersama dalam bernegara.

Dan kata kunci dalam menuju kepemimpinan nasional adalah KAPASITAS; dan ini mnjadi salah satu tantangan politik kita kedepan. Jangan pernah tergoda untuk memimpin kalau kita tidak memiliki kapasitas ini ikhwah sekalian..

Jalan yang kita pilih haruslah jalan natural. Kita harus nemimpin republik ini dengan kapasitas kita dan kita harus yakin bahwa kalau kita belum memimpin itu artinya menurut Allah kita belum mampu dan memiliki kapasitas..

Nauzubillah..jangan sampai kita diberi kepemimpinan oleh Allah untuk kemudian dihempaskan.

Tugas besar kita kedepan adalah membangun rill power. Ini yang saya maksud kapasitas dan konten dari kapasitas ini: ide, orang dan sumber daya.. jika ini terintegrasi dengan benar maka insyallah kita layak memimpin

Kapasitas ini baik secara personal maupun secara kolektif. Cara natural inilah yang kita inginkan memimpin secara natural, dengan cara kita sendiri dengan kapasitas kita, bukan krna cara-cara mudah, gampang, cepat tapi RAPUH ... karena kepemimpinan yang akan kita rebut itu nanti akan KITA WARISKAN kepada  generasi kita selanjutnya. AlllahuAkbar!!

Ikhwah sekalian
selain ilmu pngetahuan wawasan, bahasa,  kemampuan orang-orang (pemimpin) berpengaruh pertama kali juga karena gelombang inner personalnya sehingga kapasitas ini - juga menyangkut body care - jangan dianggap ini remeh. Ini bagian dari Saqofahtus Sihhaah dalam manhaj kita.

Bagian lain adalah meningkatkan pengetahuan untuk memengaruhi orang lain, psikologi memengaruhi orang lain terutama dalam level kebijakan

Bagian lain yg perlu kita kuatkan dan saya sangat garis bawahi adalah persoalan kedisplinan struktural (!!)

Kita menghargai kebebasan individu tapi pada saat yang sama kita harus memegang teguh keutuhan struktural kita. Keutuhan jamaah kita dan itu kata kuncinya ikhwah skalian adalah Kedisplinan (!) Boleh berbeda di dalam. Silahkan berdebat sekencang-kencangnya didalam, tapi keluar SATU SUARA..!!!


Yang terakhir yang saya ingin garis bawahi adalah dalam posisi kita kedepan.. saya tegaskan bahwa dalam komposisi politik ke depan kita dalam posisi: OPOSISI.

Dan antum jangan sedih kita oposisi. Karena kita dulu juga pernah oposisi

Antum bayangkan dulu kita hanya punya 7 kursi di DPR tapi kita dengan tegap berdiri: bahwa kami oposisi!

Bedanya saat ini bahwa kita tidak sendiri tapi bersama kawan-kawan yg lain dan bahkan jumlah oposisi kali ini lebih banyak

Tapi jangan pula antum merasa bahwa kita lebih enak beroposisi dan ini bukan pilihan resiko yang kita ambil..karena apa karena sebenarnya tujuan kita adalah MEMIMPIN!

Sinyal penting ini yang ingin kita perlihatkan kepada kawan-kawan koalisi adalah kita bagaimana berteman yang baik dengan kontribusi ide-ide, wawasan dan KESETIAAN

Yang perlu kita perbaiki terus adalah komunikasi yang baik dan tau menempatkan diri. Inilah nilai-nilai yg ingin kita tunjukkan dalam koalisi.

Saya percaya ini semua nanti insyaAllah menjadi tangga yang besar dalam berbangsa dan bernegara kedepannya.

Saya percayakan kepada antum semua. Buatlah tahun-tahun kedepan menjadi tahun-tahun indah bagi Partai Keadilan Sejahtera.

dirangkum oleh @roziputranasrun

KH. Hilmi Aminuddin Bekali Aleg PKS Se-Indonesia Pada Silagnas

Written By Kabar PKS on Minggu, 21 September 2014 | 17.59

sumber: nasional.kompas.com

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar acara Silaturahim Anggota Legislatif Nasional (Silagnas) yang diikuti aleg PKS seluruh Indonesia selama dua hari (20-21 September 2014) di Hotel Sahid, Jakarta.

Pada acara pembukaan Silagnas, KH. Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis Syura PKS memberikan arahan umum untuk kader-kader PKS.

Ustadz Hilmi menyampaikan setidaknya terdapat empat hal yang penting untuk dilakukan kaitannya berhubungan dengan kader.

Pertama, silaturahmi dengan kader harus berjalan dengan baik. Kedua, mendorong agar kader berinovasi, berkontribusi dalam setiap aktivitas, termasuk berpendapat agar dakwah lebih baik.

Ketiga, jangan kecewakan kader yang sudah menitipkan amanah kepada aleg. Keempat, jangan mudah menyalahkan, kedepankan jiwa pemaaf, sebab mereka sudah bekerja dan terus bekerja.

Silagnas dihadiri lebih dari seribu anggota DPR/D dari total 1.217 kader PKS yang duduk di lembaga legislatif mulai tingkat DPR (40 anggota), DPRD tingkat I (160 anggota) dan DPRD tingkat 2 (1.017 anggota).

DPP PKS mengadakan Silagnas ini dalam rangka mengokohkan visi dakwah parlemen kepada seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia. Sebagai partai berazas Islam, anggota legislatif (DPR dan DPRD) PKS diharapkan mampu menjalankan fungsi kedewanan sebagai alat untuk menyampaikan dakwah bagi kebaikan dan mencegah kerusakan bagi umat dan bangsa Indonesia (amar ma’ruf, nahyi munkar).

Bahas Impor-Ekspor Pangan, Ini Dialog Mentan RI dengan Kanada

Written By Kabar PKS on Jumat, 19 September 2014 | 10.54

Beijing (19/8) – Indonesia dapat mengirim buah-buahan tropis ke Kanada dan Kanada dapat mengirimkan produk pertanian dan peternakan yang tidak ada di Indonesia, asalkan aman dari penyakit yang membahayakan.
Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI) Suswono menyatakan hal itu menjawab pertanyaan Menteri Pertanian dan Pangan Kanada Gerry Ritz dalam pertemuan bilateral RI-Kanada di Beijing, Kamis (18/9) petang. Pertemuan bilateral tersebut digelar dalam rangka pertemuan Tingkat Menteri untuk Keamanan Pangan APEC.
Gerry bertanya mengapa hanya dua provinsi di Kanada, News Brunswick dan Prince Edward Island yang bisa memasok produk pertanian ke Indonesia.
“Silakan pelajari mengapa dua provinsi bisa memasok produk pertaniannya ke Indonesia,” kata Mentan.
Sebaliknya pada kesempatan itu Mentan juga meminta agar pihak Kanada mau menerima buah-buahan tropis dari Indonesia.
“Saya kira banyak buah-buahan tropis yang tidak bisa tumbuh di Kanada, karena itu saya berharap Kanada mau menerima buah-buahan dari Indonesia,” pinta Mentan.
Menjawab permintaan pihak Indonesia, Gerry menyatakan tidak ada masalah. Bahkan antara Kanada dan Indonesia bisa saling bersinergi. Buah-buahan yang tidak ada di Indonesia, tetapi tumbuh subur di Kanada bisa juga diterima di Indonesia.
“Sehingga bisa saling melengkapi,” tutur Gerry.
Pada kesempatan itu Gerry juga menyampaikan keinginan Kanada untuk bisa memasok kentang dan sapi ke Indonesia. Kanada, lanjut Gerry, memiliki produksi kentang dan sapi yang baik untuk dijadikan bibit.
“Kami siap memenuhi persyaratan-persyaratan yang diminta pihak Indonesia agar kentang dan sapi kami bisa masuk Indonesia,” terang Gerry.
Menjawab permintaan pihak Kanada itu, Mentan menyatakan, sapi yang masuk ke Indonesia hanya dari negara yang sudah bebas penyakit mulut dan kuku, yang dinyatakan oleh OIE (organisasi kesehatan hewan dunia).
“Jika ada declare dari OIE bahwa Kanada sudah bebas penyakit mulut dan kuku, Indonesia dapat menerima pasokan dari Kanada,” terang Mentan asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Di akhir pertemuan kedua Menteri sepakat untuk terus meningkatkan kerjasama dalam bidang pertanian dan peternakan, baik melalui tukar menukar pengalaman maupun peningkatan transaksi produk pertanian kedua negara.

sumber: pks.or.id

Aleg Hemat Full Manfaat

Written By Kabar PKS on Kamis, 18 September 2014 | 13.00

Semarang, —Momentum Pemilihan Legislatif (pileg) yang digelar April 2014 lalu menjadi pertaruhan eksistensi, terutama bagi mereka yang mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg). Ribuan caleg pun dengan berbagai usaha dan cara berupaya agar menarik minat rakyat untuk di pilih, sehingga bisa dipastikan, dari sisi pembiayaan, para caleg tersebut tentu menghabiskan banyak uang.
Pastinya, semakin banyak uang yang dihamburkan untuk kepentingan pencalegan, ada kemungkinan peluang terpilih lebih besar. Analoginya, semakin banyak keluar uang, semakin besar peluang terpilih. Namun rumus tersebut rupanya tidak berlaku bagi Jamaludin, pria asli Magelang, yang juga ikut ambil bagian dalam momentum Pileg tersebut.
Jamaludin adalah caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk DPRD Provinsi dari Dapil Kota Magelang, Kabupaten Magelang dan Kabupaten Temanggung. Berada di urutan pertama pencalegan, Jamaludin pun akhirnya terpilih dan melenggang ke gedung Berlian dengan suara 22.686.
Sekilas, terpilihnya Jamaludin sebagai anggota DPRD Jateng nampak biasa, karena sebelumnya pria yang juga pembina Yayasan Ihsanul Fikri Kabupaten Magelang ini adalah Aleg DPRD Kabupaten Magelang. Namun yang tak biasa adalah, biaya pencalegan Jamaludin ini sangat minim, jauh dari kisaran pembiayaan caleg untuk Provinsi lainnya.
“Saya itu mencalonkan diri (menjadi caleg) justru malah untung, biaya yang dikeluarkan dari kantong pribadi sedikit sekali, karena waktu itu saya punya cukup banyak jaringan, banyak taklim yang justru saat bertemu dilapangan, itu menjadi momentum kampanye gratis bagi saya,” ujarnya saat ditemui PKS Jateng Online, belum lama ini.
Lebih lanjut, pria alumni Fakultas Ushluhudin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ini menceritakan ihwal dirinya terpilih menjadi aleg PKS Provinsi, adalah karena banyaknya jaringan yang dibangun sejak awal dirinya berkiprah di Kabupaten.
“Saya itu dapat untung karena justru teman – teman dan jaringan tersebut yang justru banyak menyumbang untuk biaya pencalegan, sementara yang selanjutnya saya sering diminta turun ke lapangan untuk mengisi berbagai acara dari jaringan tersebut, “ungkapnya.
Sebelum terpilih menjadi aleg Provinsi, Jamal adalah mantan anggota DPRD Kabupaten Magelang periode 1999 hingga 2009. Pada periode tersebut, berbagai kinerja parlementer pun tercapai berkat kinerja pria kelahiran 17 Agustsu 1962 ini.
“waktu itu pernah menggolkan Perda galian C di merapi, terkait  peraturan penambangan dan tonase berkat angkutannya. Di tahun 2003, juga sukses menggolkan perda terkait miras,” kata pria yang juga perintis sekolah Islam Terpadu di Kabupaten Magelang ini.
Selain sepak terjangnya di dunia legislator, Jamal diketahui adalah tokoh pendidikan Islam di Magelang. Berkat tangan dirinya, melalui yayasan Ihsanul Fikri, kini sekolah Islam Terpadu di Magelang berkembang pesat.
“Pada awalnya kami merintis pendidikan TK dan SD di tahun 97, kemudian pada tahun 2002 kita mendirikan SMPIT, tahun 2009 lalu berdiri SMAIT dan baru dua tahun lalu berdiri SMK IT,” jelasnya.
Dirinya pun berharap, dengan status dan amanahnya saat ini, tetap mampu memberikan kontribusi terbaik, baik di Dapilnya maupun bagi masyarakat Jateng. “Saya mengusulkan DPRD memiliki target dan capaian undang – undang, sehingga memiliki capaian kerja yang baik,” pungkasnya.

Sumber: pksjateng.or.id

Irwan Prayitno, Raih Penghargaan Bussines Review

Written By Kabar PKS on Rabu, 17 September 2014 | 11.07

sumber: pksnongsa.org
Sumatra Barat - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno yang juga kader PKS kembali menerima penghargaan. Kali ini, Irwan menerima penghargaan dari Business Review sebagai pembina BUMD terbaik khususnya Bank Nagari. Penghargaan oleh Business Review berlangsung di CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (16/9). 

Salah satu contoh BUMD Pemprov Sumbar yang juga terbaik dari sisi pengelolaannya adalah Hotel Balairung di Jakarta.

Sebelumnya Pemerintah Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada  Provinsi Sumatera Barat atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2013 dengan capaian standar tertinggi dalam akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah .

Piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden Budiono kepada Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Pada pembukaan acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2013, di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, di Jakarta, Jumat (12/9) lalu.[dm]


sumber: pksnongsa.org

Kematian Hati, Kalimat kenangan Ust. Rahmat Abdullah Rahimahullah

Kematian Hati, Kalimat Kenangan Ust. Rahmat Abdullah Rahimahullah
Muhammad Nuh

Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya. Banyak orang cepat datang ke shaf shalat laiknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri.

Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu. Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu. Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang.

Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tak ada apa-apa. Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih, bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri. Asshiddiq Abu Bakar Ra. selalu gemetar saat dipuji orang. “Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidaktahuan mereka”, ucapnya lirih.

Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana, lalu ia lupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan sebagian menyebut-nyebutnya. Ada orang beramal sedikit dan mengklaim amalnya sangat banyak. Dan ada orang yang sama sekali tak pernah beramal, lalu merasa banyak amal dan menyalahkan orang yang beramal, karena kekurangan atau ketidaksesuaian amal mereka dengan lamunan pribadinya, atau tidak mau kalah dan tertinggal di belakang para pejuang. Mereka telah menukar kerja dengan kata. Dimana kau letakkan dirimu?

Saat kecil, engkau begitu takut gelap, suara dan segala yang asing. Begitu kerap engkau bergetar dan takut. Sesudah pengalaman dan ilmu makin bertambah, engkaupun berani tampil di depan seorang kaisar tanpa rasa gentar. Semua sudah jadi biasa, tanpa rasa.

Telah berapa hari engkau hidup dalam lumpur yang membunuh hatimu sehingga getarannya tak terasa lagi saat ma’siat menggodamu dan engkau meni’matinya? Malam-malam berharga berlalu tanpa satu rakaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa jenjang kedewasaan ruhani meninggi. Rasa malu kepada ALLAH, dimana kau kubur dia?

Di luar sana rasa malu tak punya harga. Mereka jual diri secara terbuka lewat layar kaca, sampul majalah atau bahkan melalui penawaran langsung. Ini potret negerimu : 228.000 remaja mengidap putau. Dari 1500 responden usia SMP & SMU, 25 % mengaku telah berzina dan hampir separohnya setuju remaja berhubungan seks di luar nikah asal jangan dengan perkosaan.

Mungkin engkau mulai berfikir “Jamaklah, bila aku main mata dengan aktifis perempuan bila engkau laki-laki atau sebaliknya di celah-celah rapat atau berdialog dalam jarak sangat dekat atau bertelepon dengan menambah waktu yang tak kauperlukan sekedar melepas kejenuhan dengan canda jarak jauh” Betapa jamaknya ‘dosa kecil’ itu dalam hatimu. Kemana getarannya yang gelisah dan terluka dulu, saat “TV Thaghut” menyiarkan segala “kesombongan jahiliyah dan maksiat”?

Saat engkau muntah melihat laki-laki (banci) berpakaian perempuan, karena kau sangat mendukung ustadzmu yang mengatakan “Jika ALLAH melaknat laki-laki berbusana perempuan dan perempuan berpakaian laki-laki, apa tertawa riang menonton akting mereka tidak dilaknat ?”

Ataukah taqwa berlaku saat berkumpul bersama, lalu yang berteriak paling lantang “Ini tidak islami” berarti ia paling islami, sesudah itu urusan tinggallah antara engkau dengan dirimu, tak ada ALLAH disana?

Sekarang kau telah jadi kader hebat. Tidak lagi malu-malu tampil. Justeru engkau akan dihadang tantangan: sangat malu untuk menahan tanganmu dari jabatan tangan lembut lawan jenismu yang muda dan segar. Hati yang berbunga-bunga didepan ribuan massa. Semua gerak harus ditakar dan jadilah pertimbanganmu tergadai pada kesukaan atau kebencian orang, walaupun harus mengorbankan nilai terbaik yang kau miliki.

Lupakah engkau, jika bidikanmu ke sasaran tembak meleset 1 milimeter, maka pada jarak 300 meter dia tidak melenceng 1 milimeter lagi ? Begitu jauhnya inhiraf di kalangan awam, sedikit banyak karena para elitenya telah salah melangkah lebih dulu. Siapa yang mau menghormati ummat yang “kiayi”nya membayar beberapa ratus ribu kepada seorang perempuan yang beberapa menit sebelumnya ia setubuhi di sebuah kamar hotel berbintang, lalu dengan enteng mengatakan “Itu maharku, ALLAH waliku dan malaikat itu saksiku” dan sesudah itu segalanya selesai, berlalu tanpa rasa bersalah?

Siapa yang akan memandang ummat yang da’inya berpose lekat dengan seorang perempuan muda artis penyanyi lalu mengatakan “Ini anakku, karena kedudukan guru dalam Islam adalah ayah, bahkan lebih dekat daripada ayah kandung dan ayah mertua” Akankah engkau juga menambah barisan kebingungan ummat lalu mendaftar diri sebagai ‘alimullisan (alim di lidah)? Apa kau fikir sesudah semua kedangkalan ini kau masih aman dari kemungkinan jatuh ke lembah yang sama?

Apa beda seorang remaja yang menzinai teman sekolahnya dengan seorang alim yang merayu rekan perempuan dalam aktifitas da’wahnya? Akankah kau andalkan penghormatan masyarakat awam karena statusmu lalu kau serang maksiat mereka yang semakin tersudut oleh retorikamu yang menyihir ? Bila demikian, koruptor macam apa engkau ini? Pernah kau lihat sepasang mami dan papi dengan anak remaja mereka. Tengoklah langkah mereka di mal.

Betapa besar sumbangan mereka kepada modernisasi dengan banyak-banyak mengkonsumsi produk junk food, semata-mata karena nuansa “westernnya” . Engkau akan menjadi faqih pendebat yang tangguh saat engkau tenggak minuman halal itu, dengan perasaan “lihatlah, betapa Amerikanya aku”. Memang, soalnya bukan Amerika atau bukan Amerika, melainkan apakah engkau punya harga diri.

Mahatma Ghandi memimpin perjuangan dengan memakai tenunan bangsa sendiri atau terompah lokal yang tak bermerk. Namun setiap ia menoleh ke kanan, maka 300 juta rakyat India menoleh ke kanan. Bila ia tidur di rel kereta api, maka 300 juta rakyat India akan ikut tidur disana.

Kini datang “pemimpin” ummat, ingin mengatrol harga diri dan gengsi ummat dengan pameran mobil, rumah mewah, “toko emas berjalan” dan segudang asesori. Saat fatwa digenderangkan, telinga ummat telah tuli oleh dentam berita tentang hiruk pikuk pesta dunia yang engkau ikut mabuk disana. “Engkau adalah penyanyi bayaranku dengan uang yang kukumpulkan susah payah. Bila aku bosan aku bisa panggil penyanyi lain yang kicaunya lebih memenuhi seleraku.”

(Ditulis ulang oleh Permana Pria Utama)

Agung Budi Margono Resmi jadi Pimpinan Dewan

Written By Kabar PKS on Selasa, 16 September 2014 | 14.56

sumber:pksjateng.or.id
Semarang - Ketua Umum DPD PKS Kota Semarang Agung Budi Margono akhirnya terpilih mewakili PKS untuk duduk sebagai Pimpinan Dewan. PKS mendapatkan jatah kursi sebagai Wakil Ketua DPRD setelah mendapatkan suara 4 besar di pemilihan legislatif di Kota Semarang. PKS berhasil mendapatkan 6 kursi.

Agung Budi Margono mengatakan, keberhasilan PKS Semarang mempertahankan kursi Pimpinan Dewan ini adalah berkat kerja keras semua pihak terutama simpatisan dan kader. Beliau berharap dengan adanya kader PKS di kursi Pimpinan DPRD dapat memperkuat peran advokasi di masyarakat.

"5 Tahun kemarin kita juga berhasil mendudukan kader kita menjadi wakil dewan, Alhamdulillah untuk 5 tahun ke depan PKS Semarang berhasil mempertahankannya. Semoga dengan adanya Pimpinan dewan dari PKS, kerja-kerja kita untuk melayani masyarakat semakin produktif" Ungkapnya. 

Agung juga meminta dukungan masyarakat luas dengan memberikan masukan-masukan untuk perbaikan kinerja anggota dewan kedepan. Anggota Dewan Kota Semarang periode lalu banyak tersangkut kasus dari narkoba hingga korupsi, sehingga Dewan harus membuktikan kedepan menjadi lebih baik.

"Kami mohon masukan dan doa agar kami bisa istiqomah menjalahkan tugas ini, kami berusaha kerja keras agar kinerja semakin baik" Ungkapnya.


Sumber: pkssemarang.org
 
Support : KabarPKS.Com
Copyright © 2011. KABAR PKS - All Rights Reserved
KabarPKS.com Team Follow Twitter Kami: KabarPKSdotcom
Proudly powered by Blogger