OC_F4GK3EgiNU9htGRk1-h0Xlfo
Latest Post

PKS Jateng Gelar Program Mudik Online Jelang Lebaran

Written By Kabar PKS on Selasa, 22 Juli 2014 | 16.19

SEMARANG-Sepekan jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah menggelar program untuk menyukseskan arus mudik Lebaran tahun ini, yakni program Mudik Online. Program Mudik Online ini berupa informasi mudik, terutama di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya yang diperuntukkan dengan pengelolaan media online seperti twitter, website dan fanpage.
Menurut Koordinator Media Center Muntafingah menyatakan bahwa program ini sebenarnya program tahunan yang disiapkan PKS Jateng, dengan cara menyampaikan info mudik terbaru melalui twitter PKS Jateng.
“Di akun @PKSjateng tersebut, in shaa Allah secara realtime kita kabarkan peristiwa mudik terbaru, agar masyarakat yang hendak mudik terbantu dan bisa mudik dengan lancar. Untuk mengetahuinya, selanjutnya bisa follow akun twitter PKS Jateng di @PKSjateng,” ujar Fingah, di Semarang, Selasa (21/7/2014).
Lebih lanjut, Fingah menjelaskan bahwa program info mudik online ini akan dilaksanakan mulai Senin (21/7/2014) hingga 6 Agustus mendatang. “Teknisnya, kita bekerja sama dengan semua struktur PKS se-Jateng, kemudian kita juga bekerja sama dengan pihak terkait, seperti TMC Polda Jateng, hingga para netizen,” ujarnya.
Dikatakan Fingah, program mudIK online ini sebenarnya program yang menyesuaikan dengan zaman dan teknologi yang semakin maju, sehingga diharapkan program yang dirancang khusus oleh PKS Jateng ini membantu para pemudik hingga tanah kelahiran. 
“Orang yang sedang terjebak kemacetan, saat ini cenderung banyak menggunakan gadget, nah dari gadget tersebut banyak informasi seputar kemacetan, rest area, info dan tips mudik, sehingga kami berharap info mudik PKS Jateng ini bermanfaat,” pungkasnya.
Seperti diketahui, dua pekan sebelum lebaran hingga sepekan setelah Lebaran, jutaan warga Indonesia melakukan tradisi mudik ke kampung halaman masing-masing, mereka mudik dengan tujuan untuk berhari raya bersama keluarga di kampung halaman.

Sumber: pks.or.id

Ahmad Heryawan Yakin Jabar Selalu Kondusif

BANDUNG, (PRLM).- Gubernur Jabar Ahmad Heryawan sangat yakin bahwa situasi di Jawa Barat dipastikan kondusif menghadapi hasil pemilihan presiden yang bakal diumumkan KPU (22/7/2014). Menurutnya selama ini masyarakat Jabar selalu menunjukan sikap sopan menghadapi situasi apapun.
"Jabar mah terkenal aman, alhamdulillah kita dikaruniai penduduk yang banyak tapi balalageur (baik-baik) jadi aman. Kita bisa lihat indikatornya setiap Pemilukada, Pilgub, Pileg, Pilpres aman, Alhamdulillah," kata Heryawan seusai mengadiri apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2014 di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, pada Senin (21/7/2014).
Namun, kata Heryawan, kewaspadaan harus tetap dijaga, karena menurut teori keamanan untuk deteksi dini gangguan keamanan tetap harus ada persiapan. "Misalnya, kondisi yang diprediksi tidak ada gangguan diantisipasi dengan kekuatan dan pengamanan ringan," ujarnya.
Menurut dia, apabila kondisi diprediksi ada gangguan ringan diantisipasi dengan kekuatan menengah. Namun, apabila diprediksi ada gangguan menengah akan diprediksi dengan pengamanan berat. "Kondisi dan pendekatan keamanan di Jawa Barat selalu diantisipasi satu tahap di atas prediksi," tambahnya.
Sementara itu Kapolda Jabar Mochamad Iriawan mengaku, keamanan di wilayah hukumnya menghadapi situasi 22 Juli besok tetap kondusif. "Tetap kondusif, aman dan landai saja. Tapi kita siapkan beberapa langkah antisipasi. Bahkan untuk bantuan kita kirim dua kompi ke jakarta," ujarnya.
Selain itu kata dia, pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Kodam III/Siliwangi dalam pengamanan untuk hal-hal yang tak diinginkan, bahkan sudah mengajak para relawan dari kedua pasang calon untuk berdamai, dan saling menjaga keamanan.
"Relawan, simpatisan, dan tim sukses sudah kita rangkul, jadi dipastikan kondisi Jabar bagaimanapun hasil Pilpres akan kondusif," katanya.

PKS Ajak Semua Bersabar Tunggu Hasil KPU

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Sumatera Selatan mengajak semua pihak untuk bersabar menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum, terkait dengan Pemilu Presiden 9 Juli lalu.

"Kami mengajak semua pihak untuk bersabar menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum, karena KPU adalah lembaga negara yang bekerja atas nama konstitusi," kata Juru Bicara Fraksi PKS DPRD Sumatera Selatan HM Tukul di Palembang, Senin (22/7).

Menurut dia, jika ada ketidakpuasan terhadap keputusan tersebut maka ditempuh melalui jalur sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang ada. "Kita bersama harus melawan semua bentuk provokasi yang mengganggu rasa aman masyarakat, apalagi ini dalam suasana bulan Ramadhan," katanya.

Ia menyatakan, fraksi itu juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, kepolisian, TNI dan pihak-pihak terkait yang sudah mengawal pesta demokrasi di Sumsel berjalan cukup kondusif. "Hal ini, harus kita pertahankan, ke depan bahkan setelah keputusan KPU pada Selasa (22/7) tentang hasil pemilihan Presiden RI tahun 2014," ujarnya.

Sebagaimana diketahui KPU Sumsel sudah selesai melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pasangan calon presiden-calon wakil presiden pada Jumat (18/7).

Berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di KPU Sumatra Selatan pasangan calon presiden-calon wakil presiden, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa unggul dengan meraih sebanyak 2.132.163 suara pada Pilpres 9 Juli lalu. Sementara pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla perolehan sebanyak 2.027.049 suara dari 15 kabupaten dan kota di Sumsel.

Tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu Presiden 9 Juli lalu di Sumsel mencapai 71 persen atau mengalami penurunan bila dibandingkan partisipasi pemilih pada Pemilu Legislatif 9 April lalu, kata Ketua KPU Sumsel, Aspahani.

Gubernur Jabar Larang PNS Mudik Pakai Mobdin

Written By Kabar PKS on Minggu, 20 Juli 2014 | 16.48


KEJAKSAN - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan, PNS di lingkungan Provinsi Jawa Barat tidak boleh mudik menggunakan mobil dinas. Hal itu sesuai dengan aturan yang ada.

“Pokoknya tidak boleh mobil dinas dipakai untuk mudik. Saya larang PNS di lingkungan Provinsi Jawa Barat untuk mudik dengan menggunakan mobil dinas,” kata Ahmad Heryawan, seperti dilansir Radar Cirebon (JPNN Grup), Sabtu (19/7).

Pria yang akrab disapa Aher ini mengatakan, Pempov Jawa Barat sebelumnya sempat mengirimkan surat pergeseran libur Lebaran bagi para PNS. Bila saat ini lebaran PNS baru dimulai hari Jumat atau H-3 lebaran, Pemprov Jawa Barat meminta agar libur lebaran itu dimulai sejak H-5 lebaran.

Namun sayangnya, kementerian terkait tidak menyetujui surat yang dilayangkan Pemprov Jawa Barat.

“Awalnya saya kirimkan surat itu agar tidak terjadi penumpukan saat mudik. Kalau tahun lalu kan kita libur sejak H-6, sehingga arus mudik tidak begitu padat,” tuturnya kepada wartawan.

Sementara, dengan hari libur dimulai H-3, hal itu berarti para PNS hanya memiliki waktu sekitar 2 hari untuk mudik. Hal ini sangat dimungkinkan menjadi penyebab kepadatan arus mudik.

“Sebenarnya surat itu dikirimkan untuk memudahkan arus mudik juga, tapi kalau memang ditolak, ya tidak apa-apa,” tuturnya.

Sementara Sekda Kota Cirebon Drs Asep Dedi MSi mengatakan, para PNS sebenarnya bisa saja memakai kendaraan dinas untuk mudik. Asal, sepengetahuan dan atas izin pimpinan. Namun itupun diizinkan untuk PNS yang mudik tidak terlalu jauh.

“Tetapi kalau sudah jauh, beda provinsi atau bahkan beda pulau, itu harus mengajukan permohonan dan izin tertulis. Dan belum tentu diizinkan,” tukasnya.


Sumber: Fajar Online

Aher: Rumah Sakit dan Puskesmas di Jabar Tetap Beroperasi Selama Mudik


BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, seluruh rumah sakit pemerintah dan puskesmas di Jawa Barat tidak berhenti beroperasi selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2014. Ia mengimbau rumah sakit swasta juga melakukan hal sama.

"Kita sudah berkomitmen untuk membuka seluruh rumah sakit dan puskesmas di Jabar. Jadi rumah sakit dan puskesmas tidak ada libur, terlebih RSUD, rumah sakit pemerintah. Rumah sakit non-pemerintah juga kita imbau, termasuk rumah sakit TNI/Polri," ucap Heryawan di Bandung, Sabtu, (19/7/2014).

Pria yang akrab disapa Aher itu menekankan operasional rumah sakit dan puskesmas yang terletak di pinggir jalan-jalan besar yang dilalui pemudik. Menurut dia, Pemprov Jabar sudah menyiapkan segala fasilitas untuk pemudik.

"Di jalan-jalan kabupaten/kota juga ada mudik, mudik lokal. Tentu, kerawanan kecelakaan yang berakibat pada diharuskannya ada layanan kesehatan, itu kita siapkan. Jadi insya Allah untuk rumah sakit kita siapkan 24 jam dan untuk puskesmas juga kita siapkan 24 jam," pungkas Aher.

Sumber: Kompas.com

Prabowo Subianto-Hatta Rajasa Sapu Bersih di Madura

Written By Kabar PKS on Sabtu, 19 Juli 2014 | 13.51

Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menang mutlak di Madura, Jawa Timur. Pasangan nomor urut satu ini menguasai perolehan suara di empat Kabupaten yang ada di Pulau Madura. Hal tersebut berdasarkan atas hasil rekapitulasi suara di tingkat Kabupaten yang digelar masing-masing Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Keunggulan perolehan suara Prabowo-Hatta sangat signifikan dibandingkan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Seperti di Kabupaten Bangkalan, Prabowo-Hatta meraup 644.608 suara dan Jokowi-JK dapat 149.258 suara. Untuk Kabupaten Sampang Prabowo-Hatta raih 474.752 suara, sementara Jokowi-JK dapat 162.785 suara. Di Kabupaten Pamekasan, Prabowo-Hatta dapat 378.652 suara dan Jokowi-JK meraih 135.178 suara. Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Sumenep. Prabowo-Hatta dapat 332.956 suara dan Jokowi-JK raih 245.410 suara.

Bila ditotal perolehan suara Prabowo-Hatta se-Madura sebanyak 830. 968, sementara Jokowi-JK berjumlah 692.631 suara. Berarti Prabowo-Hatta unggul 138.337 suara dari Jokowi-JK. Menanggapi hal itu, Tim Pembela Merah Putih Didi Supriyanto merasa yakin kalau Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pun akan berjaya di Jawa Timur dan sebagai pertanda yang baik.  Namun menurutnya yang terpenting saat ini dilakukan adalah mengawal suara agar tidak hilang atau dicuri, dan meyakinkan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa kepercayaan rakyat pada Prabowo-Hatta, telah ditunaikan melalui pencoblosan 9 Juli lalu. "Karena itu, semua elemen masyarakat harus menjaga amanah tersebut hingga pengumuman KPU 22 Juli nanti,” kata Didi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (19/7).

Ketua Hukum dan Advokasi DPP PAN ini menegaskan, semua pihak harus menerima kenyataan dan legowo jika dikalahkan Prabowo-Hatta. “Jadi opini yang sudah telanjur menggiring bahwa pemenang pilpres adalah pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count, harus menerima kenyataan bahwa itu hanyalah prediksi berdasarkan sampling," paparnya.

Seperti di ketahui proses rekapitulasi untuk KPU Bangkalan, Sampang dan Sumenep sudah digelar pada Rabu 16 Juli 2014. Sedangkan untuk KPU Pamekasan baru menggelar rekapitulasi hari ini. Ketua KPU Kabupaten Bangkalan, Fauzan Jakfar mengatakan secara umum pelaksanaan pilpres di Kabupaten Bangkalan berjalan lancar dan kondusif. KPU melaksanakan tahapan pilpres sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Prabowo-Hatta Unggul di Bandar Lampung, Lampung Utara dan Tanggamus

Written By abdul rohim on Jumat, 18 Juli 2014 | 16.26


KabarPKS.com - Bandar Lampung (18/7) - Pasangan calon presiden (capres) yang diusung oleh koalisi Merah Putih, Prabowo-Hatta unggul di Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Utara dan Kabupaten Tanggamus. Hal ini berdasarkan dari hasil rekapitulasi terakhir di Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat daerah.
Di Kota Bandar Lampung dari total partisipasi pemilih 484.002 orang, capres nomor urut 1 Prabowo-Hatta memperoleh 243.525 suara atau 50,31 %, sedangkan rivalnya Jokowi-JK memperoleh 240.477 suara atau 49,69 %. Di Kabupaten Lampung Utara dari total jumlah partisipasi pemilih 324.685 orang, Prabowo-Hatta memperoleh 185.801 suara atau 57,23 %, sedangkan Jokowi-JK 138.884 suara atau 42,77 %.

Sementara itu di Kabupaten Tanggamus dari total partisipasi pemilih 308.830 orang, capres yang diusung oleh 7 partai politik itu memperoleh 163.155 suara atau 52,83 %, dan Jokowi-JK memperoleh 145.675 suara atau 47,17 %. (PKS/AR)
 
Support : KabarPKS.Com
Copyright © 2011. KABAR PKS - All Rights Reserved
KabarPKS.com Team Follow Twitter Kami: KabarPKSdotcom
Proudly powered by Blogger