Latest Post

GEMA Keadilan Banten Dorong Najib Maju Pilkada Kabupaten Serang

Written By Kabar PKS on Jumat, 28 November 2014 | 16.24

SERANG (28/11) - Gerakan Persaudaraan Pemuda (Gema) Keadilan Provinsi Banten mendorong Najib Hamas untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2015 Kabupaten Serang. Sosok Najib dianggap sudah tidak diragukan lagi untuk memimpin Kabupaten Serang. Hal itu disampaikan Ketua Gema Keadilan Provinsi Banten, M. Bonie Mufidjar, Jumat (28 /11).
Menurut Bonie, Najib sudah paham tentang kesulitan masyarakat Kabupaten Serang karena sudah berpengalaman menjadi Dewan Kabupaten Serang selama dua periode. “Dan tahun 2014 ini beliau (Najib Hamas) terpilih kembali menjadi anggota dewan provinsi dari dapil Kabupaten Serang. Tentu sudah paham apa yang harus dilakukan untuk masyarakat,” kata Bonie.
Sosok Najib dinilai berjiwa muda, terlihat dari keaktifannya yang tak kenal lelah turun ke masyarakat menemui konstituennya. Bonie mengetahui aktivitas Najib yang hampir tiap hari pulang larut malam. Bonie mengenal Najib ketika masih menjabat sebagai Ketua Gema Keadilan Provinsi Banten.
Sementara DPD PKS Kabupaten Serang akan membuka komunikasi dengan siapa saja dalam rangka berkoalisi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Serang. Ketua Tim Optimalisasi Musyarokah (TOM) DPD PKS Kabupaten Serang, Gembong R. Sumedi, mengatakan Eki Baihaki, anak bungsu Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman, menjadi salah satu pihak yang akan dikunjungi oleh Tim PKS. Eki disebut-sebut akan maju mencalonkan diri dalam Pilkada Kabupaten Serang 2015 mendatang. "Ya dengan Eki juga," kata Gembong.
Gembong mengatakan bahwa sebelum itu, pihaknya akan terlebih dahulu menjaring aspirasi dari kader. "Bagaimana keinginan kader? Kalau kata kader nggak usah maju ya nggak maju. Kader kan pemilik saham terbesar dan di PKS kulturnya seperti itu karena stake holder-nya kader," kata Gembong.
Pekan ini, lanjut Gembong, pihaknya akan menggelar Pemilihan Raya (Pemira) dalam menentukan siapa kader PKS yang akan diusung atau disandingkan dalam Pilkada Kabupaten Serang. Calon peserta merupakan pengurus PKS yang menjadi anggota DPRD Kabupaten Serang seperti Abdul Muhyi, M. Najib Hamas, Mochamad Dana, Mansur Barmawi, dan Gembong sendiri. "Setelah pemira selesai, kita baru akan ke pihak eksternal," kata Wakil Ketua DPRD ini. 
Sumber: Humas PKS Banten

Kendala Teknis Menghambat Penerapan Kurikulum 2013 di Kalbar

JAKARTA (28/11) - Penerapan Kurikulum 2013 secara subtantif sangat bagus. Kendala justru muncul dari sarana dan prasarana yang kurang memadai, seperti belum tersalurkannya buku pelajaran secara merata hingga ke pelosok daerah, hingga belum siapnya perangkat IT (komputer) sebagai salah satu prasyarat sarana pendukung.
Hal tersebut mengemuka saat Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI berdiskusi dengan Jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Kamis malam (27/11).
Bertempat di Aula Kantor Gubernur Kalbar, Tim Kunker Spesifik Komisi X DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi X Sohibul Iman diterima langsung oleh Wakil Gubernur Kalbar Cristiandy Sanjaya yang didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Alexius Akim serta beberapa Kepala Sekolah setempat.
"Kami datang untuk mendengar langsung permasalahan yang dihadapi terkait penerapan Kurikulum 2013 terutama di Provinsi Kalbar," ungkap Sohibul dalam sambutannya.
Lebih lanjut, politisi PKS ini juga mengharapkan para pejabat terkait hingga guru-guru dan Kepala Sekolah memberikan informasi apa adanya terkait polemik Kurikulum 2013. Dirinya berjanji akan meneruskan informasi yang dihimpun kepada pemerintah pusat yaitu Menteri Pendidikan.
"Seperti Bapak/Ibu lihat di media massa, hingga kini kami memang belum pernah rapat kerja dengan Menteri Pendidikan, namun demikian data dan informasi yang kami peroleh dari sini akan menjadi bahan penting saat bertemu Pak Menteri," jelas Sohibul.
Di lain pihak, Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya mengharapkan hasil diskusi dengan Komisi X DPR RI bisa membantu mempercepat penyelesaian kendala-kendala terkait penerapan Kurikulum 2013.
Sementara itu, Alexius Akim selaku Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar mengakui secara subtansi Kurikulum 2013 sangat baik dan relatif tidak ada masalah bagi guru-guru di wilayahnya.
"Kendala justru terjadi karena belum tersalurkannya buku pelajaran secara merata ke seluruh Kalbar," ujarnya.
Alexius mengungkapkan bahwa perusahaan pencetak buku mendistribusikan buku-buku tersebut hanya sampai di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota tidak langsung sampai ke sekolah-sekolah sesuai perjanjian kontraknya.
Tim Kunker Spesifik dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi X DPR Sohibul Iman (F-PKS) didampingi Zulfadhli (F-PG) Ferdiansyah (F-PG), Elion Numberi (F-PG), Sutan Adil Hendra (FP-Gerindra), Jefirstson R Riwu Kore (F-PD), Laila Istiana (F-PAN), Lathifah Shohib (F-PKB), Reni Marlinawati (F-PPP), dan Taufiqulhadi (FP-Nasdem).

PKS Kabupaten Serang Nilai Dewan Pengawas BPRS Sangat Lemah

SERANG (28/11) – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang menilai dewan pengawas Bank Perkreditan Rakyat Serang (BPRS) lemah dalam melakukan pengawasan. Akibatnya BPRS telah mengeluarkan pinjaman uang kepada empat nasabah yang besarnya lebih dari Rp 200 juta dengan persyaratan agunan dilengkapi, setelah uang tersebut keluar.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang, Mansur Barmawi, mengatakan setelah sebelumnya sempat dikabarkan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Serang melakukan pinjaman uang lebih dari Rp 200 juta tanpa agunan dari BPRS, ternyata hal itu tidak benar.

Sebab setelah dilakukan investigasi, ke-empat nasabah itu diantaranya Wahyudin, Fahmi Hakim, Rohman, dan Patoni hanya terlambat memasukkan persyaratan. “Sehingga ketika Inspektorat memeriksa persyaratan, ternyata persyaratannya belum masuk, tapi uangnya telah keluar,” terangnya, Jumat (28/11).

Terlambatnya persyaratan tersebut, dikatakan Mansur yang juga anggota Fraksi PKS, hal itu karena belum terdapat persetujuan dari dewan pengawas. 

Sedangkan dewan pengawas saat itu sedang tidak ada ditempat. ”Kami berharap dewan pengawas agar memberikan waktunya untuk berada ditempat,” ujar Mansur.

Mansur menuturkan, berdasarkan tingkat kesehatan BPRS atas pemeriksaan rutin tahunan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 31 Agustus 2014, Nilai OJK Capital Adequacy Ratio (CAR) adalah 49,98 persen atau sehat; Return On Asset (ROA) 3,63 persen atau sehat; rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional 81,72 persen atau sehat; cash ratio 7,17 persen atau sehat; loans to deposit ratio 81,05 persen atau sehat; serta Kualitas Aktiva Produktif (KAP) 12,77 persen atau kurang sehat.


”Berkaitan dengan BPR Serang sehat atau tidak sehat, kami melihat berdasarkan penilaian OJK, BPR Serang masih dinyatakan sehat,” ujar Mansur.

Sumber: Humas PKS Banten

Ini Pembahasan dalam Pertemuan Pimpinan Hamas dengan DPR

JAKARTA (28/11) - Pimpinan DPR RI menerima kunjungan pimpinan organisasi Hamas Palestina, yang meminta dukungan kepada pemerintah Indonesia kepada warga Palestina untuk mendapatkan hak-haknya.
"Kami mendukung (pembentukan kantor Hamas di Indonesia) seperti dukungan yang pemerintah Jokowi-JK sampaikan saat debat capres lalu," kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III, Jakarta, Jumat.
Fahri menegaskan dukungan itu sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Dasar 1945 bahwa Indonesia mendukung semua bangsa untuk merdeka. Menurut dia, kedatangan perwakilan Hamas tersebut membawa perasaan bahwa Palestina belum merdeka.
"Kami mendukung (pendirian perwakilan Hamas di Indonesia) namun bagaimana teknisnya terserah pemerintah dan ini juga terkait Komisi I DPR RI," ujarnya.
Politisi PKS Agus Abubakar Alhabsyi menjelaskan pertemuan tersebut yang diwakili oleh wakil ketua bidang politik Hamas, Abu Umar Muhammad membicarakan hubungan kerja sama dengan Indonesia. Menurut Abubakar perwakilan Hamas itu ingin bersilahturahmi dengan sahabat negara Islam terbesar dan bertemu dengan pimpinan.
Menurut dia pertemuan itu merupakan hal yang baik karena bisa menghargai pejuang Palestina. Dia menilai antara pemerintah Palestina dan Hamas ada pola yang berbeda menghargai pejuang-pejuang Palestina.
Ada tujuh orang delegasi dari Hamas yang dipimpin oleh Abu Umar Muhammad yang diterima para pimpinan DPR RI yaitu Ketua DPR Setyo Novanto, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon. Sementara itu turut hadir Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini dan anggota PKS lainnya yakni Abu Bakar Al Habsyi dan Refrizal.
Sumber: http://nasional.republika.co.id

Untuk Pemerataan Pembangunan, Fraksi PKS Banten Desak Anggaran Pemprov Tepat sasaran

SERANG (28/11) - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Banten meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten agar anggaran bantuan keuangan untuk delapan kabupaten/kota pada anggaran APBD 2015 betul-betul tepat sasaran. Hal ini disampaikan oleh anggota Fraksi PKS DPRD Banten, Budi Prajogo, di Serang, Banten, Kamis (27/11).
"Peningkatannya cukup signifikan pada 2015 ini. Sebab pada tahun 2014 hanya sekitar Rp330 miliaran untuk bantuan keuangan delapan kabupaten/kota," kata Budi, Kamis (27/11).
Dia menambahkan, jika bantuan Pemprov yang awalnya sejumlah Rp330 miliar menjadi sekitar Rp532 miliar itu tepat sasaran, maka akan bermanfaat terhadap pertumbuhan fiskal daerah. Selain itu, juga dapat meningkatkan pemerataan pembangunan di kabupaten dan kota se-Banten.
"Dan yang lebih penting lagi akan meningkatkan kualitas hubungan antara Pemprov dan Pemerintakan Kota/Kabupaten," ujarnya.
Legislator dari dapil Banten 7 yang meliputi Kota Tangerang Selatan itu mengungkapkan, dari total bantuan keuangan kabupaten/kota sekitar Rp532 miliar tersebut, paling tinggi dialokasikan untuk wilayah Selatan yakni Kabupaten Lebak dan Pandeglang serta Kabupaten Serang.
"Untuk daerah-daerah tertentu yang masih tinggi angka kemiskinan dan indikator pembangunan lainnya masih rendah, dialokasikan cukup besar, ya diatas Rp100 miliar," kata Budi.
Menurut dia, bantuan keuangan tersebut dialokasikan untuk meningkatkan pelayanan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan perbaikan infrastruktur.
"Pembagiannya tiap daerah tidak sama, karena kita juga harus melihat indikator-indikator pembangunan di masing-masing daerah," pungkasnya.
Sumber: Humas PKS Banten

Sumut Paling Banyak Gondol Penghargaan Kesehatan

JAKARTA (27/11) - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Gatot Pujo Nugroho, dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Sutias Handayani, menerima tanda penghargaan di bidang kesehatan pada 50 tahun Peringatan Hari Kesehatan Nasional di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (27/11). Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani.

Disaksikan Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, Gubsu menerima penghargaan Manggala Karya Bakti Husada Kartika, sedangkan Sutias menerima tanda penghargaan Mitra Bakti Husada. Penghargaan Manggala Karya Bakti Husada Kartika (MKBHK) diberikan kepada Pemerintah Daerah atas dukungannya terhadap keberhasilan satu atau beberapa program kesehatan di wilayah kerjanya. Sedangkan Mitra Bakti Husada (MBH) merupakan tanda penghargaan yang diberikan kepada organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, BUMN, BUMD, dan organisasi profesi dalam mendukung keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan.

Sumut merupakan satu dari dua provinsi yang paling banyak mendapatkan penghargaan. Bersama Yogyakarta, Sumut meraih lima penghargaan dari tiga kategori. Selain MKBHK dan MBH tingkat provinsi, Sumut juga menerima penghargaan serupa dari tingkat Kabupaten/Kota. Kabupaten Labuhan Batu meraih MKBHK yang diterima langsung Bupati Tigor Panusunan Siregar, dan MBH yang diterima Ketua Penggerak PKK, Fitra Laila Tigor Panusunan Siregar. Sedangkan satu penghargaan lain, Manggala Karya Bakti Husada Arutala dipersembahkan oleh Pemkot Sibolga.

Gubsu mengatakan penghargaan yang diterima Pemprovsu (Pemerintah Provinsi Sumatera Utara-red) ini menjadi semangat pihaknya untuk meningkatkan usaha-usaha dalam upaya pembangunan kesehatan di Sumut. Gubsu mengucapkan terimakasih kepada segenap pemangku kepentingan bidang kesehatan yang sudah bekerja memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Terkait dengan pelayanan kesehatan, tentu Pemprovsu akan terus dan terus menerus meningkatkan pelayanan kesehatan, apalagi saat ini kita memiliki lima rumah sakit rujukan. Namun yang lebih penting adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tetap sehat, mencegah sakit dengan menerapkan budaya hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Sutias mengungkapkan salah satu program TP PKK Sumut dalam mendukung pembangunan kesehatan di provinsinya adalah melakukan sosialisasi gerakan peduli ibu hamil dalam upaya pengurangan angka kematian ibu dan bayi. Sutias mengungkapkan pentingnya peran seluruh keluarga dan masyarakat untuk menjaga ibu hamil agar ibu dan anak sehat setelah melahirkan.

“Seluruh komponen mulai dari suami, keluarga, dan masyarakat yang berada di lingkungan bisa benar-benar menjaga keberadaan ibu hamil, agar ibu dan bayi selalu sehat hingga sampai melahirkan,” paparnya.

Hadir dalam puncak Hari Kesehatan Nasional tersebut antara lain, Menteri-menteri Kabinet Kerja; Ketua DPR RI; Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, Raden Roro Suryanti Hartati; Direktur RS Haji Medan, Diah Retno; Pengurus TP PKK Sumut; Kepala Perwakilan Pemprovsu di Jakarta, Nursalim Affan Hsb; beserta 2.000 undangan lainnya.

Kawanku Para Demonstran, Aku Mendengar … | by @Fahrihamzah

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun...ikut berduka atas wafatnya mahasiswa di Makasar dalam demo anti #BBMNaik

Kawanku para demonstran, Salam simpatiku pada kalian semua... Salam cintaku pada aba-abamu... Aku mendengar...

Aku mendengar pidato pembukaanmu... Satu naskah yang dipenuhi rasa.. Bukan semata logika...

Karena kelaparan tidak bisa dinalar.. Karena kemiskinan semakin menjalar...

BBM naik tinggi. Susu tak terbeli. Orang pintar tarik subsidi. Mungkin bayi kurang gizi. Seperti lirik @iwanfals

Dan kalian meneriakkan suara hati.. Suara murni dari rintihan bara apa.. Kemarahan yang tak tersengar...

Orang-orang pintar membuat perhitungan.. Entah apa artinya...

Kata mereka rakyat boros.. Maka mereka harus disuruh berhemat... Tapi harga dinaikkan..

Kata mereka rakyat malas... Nina bobo oleh harga BBM murah.. Tapi kenapa kalian berkuasa?

Kenapa kalian berkuasa kalau hanya mau menaikkan harga?

Kenapa kalian berkuasa kalau kalian tidak sanggup berhemat dan menutup bocor uang negara?

Kenapa kalian berani berkuasa padahal belum bekerja sudah menaikkan harga-harga?

Itu rintihanmu yang kudengar malam ini...tentang mereka yang lancang rebut kuasa...

Aku selalu bertanya.. Kenapa pemerintah ini punya logika yg tak bisa dicerna...

Padahal jika mereka terus terang maka tentu kita akan tanggung bersama...

Saudaraku para demonstran.. Entahlah...apa salahku... Mungkin suaraku kurang keras mewakili...

Kami berjanji.. Akan terus menyatakan suara hati kalian.. Dan merintihkan luka kalian...

Sambil tetap berdoa.. Agar penguasa membuka telinga... Bukan mengirim bala tentara...

Mereka lupa bahwa mereka menaikkan harga tanpa bicara...wakil rakyat tak diajak bicara...

Lalu ketika rakyat tidak paham dan membunyikan suara..bertanya... Mereka mengirim bara...

Akan kusampaikan lukamu pada mereka.. Akan kukatakan suara hatimu pada mereka...

Kawanku para demonstran. Maafkan aku hanya bicara... Aku tak bisa memberi aba-aba...

Tapi kita sama punya jiwa... Hidupkan. Nyalakan... Untuk melawan lupa......!

Tweet @Fahrihamzah
Kamis (27/11/2014)
 
Support : KabarPKS.Com
Copyright © 2011. KABAR PKS - All Rights Reserved
KabarPKS.com Team Follow Twitter Kami: KabarPKSdotcom
Proudly powered by Blogger