Latest Post

Gatot Harap PNS Lulusan S2 UGM dan Jepang, Dedikasikan Ilmu Bangun Sumut

Written By Kabar PKS on Selasa, 27 Januari 2015 | 15.16



Medan (27/1) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho berharap kepada 15 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah menyelesaikan tugas belajar Program Master (S-2) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan International University of Japan (IUJ) Jepang agar dapat mendedikasikan ilmu yang didapat. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja PNS berkenaan dengan semakin kompleksnya tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat yang menuntut tanggungjawab dan kenyamanan serta profesionalisme sumberdaya aparatur dalam pelaksanaan urusan pemerintahan.
Hal itu diungkapkan Gubsu saat menerima Audiensi Vice Dean For Academic and Student Affairs Faculty Of Economics and Business Universitas Gadjah Mada BM Purwanto, bersama Director Chair Accounting Program Bambang Riyanto, Vice Director For Academic Affairs Chair Economics Program, Arti Adji dan ke-15 PNS yang telah lulus S2. Sementara ikut mendampingi Gubernur Gatot, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumut, Pandapotan Siregar dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Masri.

"Atas nama kita semua, saya ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada UGM yang telah menggembleng anak-anak kami, saya berharap kepada anak-anak kami agar ilmu yang didapat dari para pengajar dapat di dedikasikan di tempat kerja masing-masing," harap Gubernur Gatot.
Gatot Juga menyampaikan, presiden Joko Widodo fokus dengan reformasi mental. Jadi, dengan begitu diharapkan 15 PNS yang baru saja menyelesaikan pendidikannya ini punya semangat baru.
"Kami sedang membudayakan Sumatera Utara Bangkit, maka tanda terimakasih adik-adik kepada Pemprovsu adalah dengan mengukir prestasi, dan dengan semangat baru membangun Budaya Kerja," harapnya.
Pemprov Sumut, lanjut Gubernur yang juga kader PKS ini, memonumentalkan pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) reformasi birokrasi di provinsi ini melalui "Sumatera Utara Bangkit".
"Pembangunan dan penerapan nilai-nilai budaya kerja untuk kebangkitan Sumut. Nilai-nilai budaya kerja yaitu Religius, integritas, kompeten, gotong royong dan pelayanan harus menjadi ruh dan sikap setiap PNS," tegasnya.
Sementara itu, Vice Dean For Academic and Student Affairs Faculty Of Economics and Business Universitas Gadjah Mada BM Purwanto menyampaikan, pihakny akan tetap mendampingi 15 PNS dari Sumut yang telah berhasil menamatkan study di UGM dan IUJ Jepang itu.
"Kita akui mereka mengalami hal yang tentu ini tidak mudah. Namun, kita tetap terus mendampingi mereka tanpa ada toleransi apapun. Maka dengan itu membuat merek punya karakter dan menjawab tantang tantangan yang tidak mudah," ujarnya.
Perkembangan dan juga pencapaian yang mereka dapatkan, lanjutnya dapat membantu visi dan misi Pemerintah Provinsi Sumut.
"Biasanya kualaitas terbaik itu keluar ketika mereka mendapat tantang diluar sehingga kami secara spesifik mengucapkan selamat kepada bapak Gubsu dan dengan ini pula kami melepas adik-adik ini dan kami berharap betul mereka-mereka ditempatkan ditempat yang tepat," harapnya.
Sumber: Humas Pemprov Sumut

Nikmatnya Tuh Disini Ala Kader PKS Serpong



SERPONG (27/1) – Anggota Komisi 1 DPRD Tangerang Selatan (Tangsel), Siti Chodijah memotivasi kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk senantiasa semangat dan sehat. Hal ini disampaikannya ketika hadir dan berbaur dengan kader PKS Serpong pada acara Family Gathering di Lapangan Futsal Ocean Park, BSD Serpong, Ahad (25/1).  
Pada acara bertema “Nikmatnya Tuh Disini” tersebut hadir sekitar 200 orang kader di wilayah Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Serpong. Kegiatan diawali dengan sarapan makanan tradisional serba rebus seperti singkong, kedelai, pisang, dan jagung. Dilanjutkan senam PKS Nusantara bersama-sama, yang dibawakan oleh salah satu peserta, Erwin Susanto.
Selain Siti Chodijah, hadir pula Ketua DPC PKS Serpong, Lilis Laela. Pada kesempatan itu Lilis mengatakan bahwa tujuan dibuatnya acara Family Gathering sebagai ajang silaturahim, merekatkan kembali ukhuwah, dan menghangatkan kembali interaksi antarkader selepas bekerja keras pada Pemilu 2014.
“Kami sengaja membuat fun games yang biasanya memang menjadi acara yang dinanti-nantikan oleh peserta. Salah satunya lomba makan pisang. Mulai dari orang tua, remaja, dan anak-anak berkesempatan mendapat hadiah serta doorprize yang disediakan panitia,” ujar Lilis.
Kebersamaan dan silaturahim merupakan salah satu karakter dari kader PKS dimanapun. Oleh karena itu, acara seperti Family Gathering selalu rutin digelar setiap tahun guna merekatkan kembali ukhuwah antar kader supaya selalu kembali semangat terjun ke medan dakwah.

PKS Desak Pemkot Medan Respon Permendag Tentang Miras



Medan (27/1) - Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) soal minuman keras (Miras) disambut baik oleh DPRD Kota Medan. Aturan baru ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.
Menyikapi peraturan menteri tersebut, Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan langsung meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Medan untuk merespon peraturan tersebut.
"Kita mendesak Pemko Medan untuk memperhatikan Peraturan menteri ini untuk segera ditindaklanjuti, Namun, Pemko Medan seolah tinggal diam," ujar Ketua Komisi C DPRD Medan, Salman Alfarisi kepada wartawan, Ahad (26/1).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan ini mengungkapkan dalam Permendag itu disebutkan seluruh minuman yang mengandung alkohol, termasuk bir harus ditarik peredarannya dari minimarket. "Perintahnya sudah jelas, jadi kita Minta Pemko Medan untuk segera melakukan aksi di lapangan jangan sampai keberadaan minuman beralkohol di gerai-gerai mini market dibiarkan tanpa tindakan," jelas Salman.
Politisi jebolan universitas di Kota Madinah Arab Saudi ini mengakui, keberadaan miras di minimarket sempat direspon PKS beberapa waktu lalu dengan meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan untuk mengambil tindakan.
"Kita sejak awal sudah sangat khawatir dengan peredaran minuman beralkohol di mini market di Kota Medan yang dijajakan dengan minuman ringan halal lainnya. Namun, Pemko Medan seolah tinggal diam," jelasnya.
Dikatakan Salman, dalam Permendag itu dituangkan waktu tiga bulan untuk mensosialisasikan peraturan ini di lapangan. "Jadi kita minta Pemko Medan untuk segera merespon Permendag ini," jelasnya.
Salman Alfarisi menilai, pemberian izin minuman beralkohol yang izin dikeluarkan sesuai dengan Perwal dianggap ilegal. Sebab, sampai saat ini tidak ada aturan mengatur itu. Makanya, masih kata Salman, transaksi atau jual beli minuman alkohol di Kota Medan tidak dibenarkan karena tidak adanya payung hukum mengatur masalah itu.
"Kalau mereka keluarkan izinnya, dasar hukumnya apa. Mana payung hukumnya. Sampai sekarang belum disahkan. Berapa orang bayar retribusinya. Tidak jelaskan," ujarnya lagi.
Dia menjelaskan, apabila penerbitan izin dilakukan dan sampai melakukan kutipan atas nama retribusi sama saja dengan pungli. Sebab, aturannya memang tidak ada. "Peraturannya tidak ada. Jadi, apa dasarnya meminta retribusi. Sama saja pungli. Namanya juga tidak ada retribusi. Besaran retribusi yang dikenakan penetapannya diatur dalam sebuah perda. Bukan sesuka hati," tegasnya.
Menurutnya, Perda No15/1998 tentang Retribusi Lokasi Usaha Tempat Penjualan Minuman Beralkohol yang dikeluarkan pada saat Walikota Medan dijabat Bachtiar Djafar sudah distanvaskan. Selain itu, penjulanan minuman alkohol di Kota Medan berdasarkan perda tersebut hanya dibolehkan di restauran, hotel, dan hiburan malam.
Sumber: Humas PKS Sumut

Zakat Orientasi Produktif Berdayakan Ekonomi Masyarakat



BANDUNG (26/1) - Zakat merupakan pembersih dan penambah harta bagi pemberinya. Namun, zakat dapat memberikan nilai ekonomi berupa pemberdayaan masyarakat jika dikelola dengan orientasi produktif, bukan konsumtif.

Demikian ditekankan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dalam acara Pengukuhan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019 di Aula Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Senin siang (26/1).
Menurut Aher, pada mulanya kewajiban zakat bertujuan membantu kebutuhan masyarakat yang tidak mampu. Namun, perkembangan saat ini zakat dapat dimanfaatkan untuk membantu serta memberdayakan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, zakat dapat berorientasi produktif dari para penerimanya.
"Penerima harus menerima jumlah zakat yang memadai. Dengan cara demikian terberdayakan para penerimanya, sehingga akan memberdayakan ekonomi masyarakat,” kata Aher dalam sambutannya.

Untuk itu, Aher menegaskan agar zakat dapat menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat, terutama warga di daerah terpencil atau tidak terjamah keramaian kota, maka zakat dapat dikelola oleh lembaga atau badan yang memadai.

Aher juga berharap Baznas Jawa Barat dapat memanfaatkan zakat dari BUMD maupun lembaga pemerintah yang ada di provinsi itu. Harapan tersebut dilatarbelakangi selama ini hal yang dimaksud belum tergali. Baznas diminta untuk dapat mengumpulkan zakat dari para pegawai atau PNS di lingkungan Provinsi Jawa Barat, dengan potensi sebesar 800 juta – 1 milyar Rupiah.
“Betul Baznas provinsi tentu mengambil potensi dari lembaga-lembaga di tingkat provinsi, baik lembaga dunia usaha maupun lembaga pemerintahan. Tentu dari Jawa Barat dan kementerian yang punya kanwil bisa. Ada Kementerian Keuangan dengan Kanwil Pajak personalnya bisa kita minta supaya setor pajaknya bukan ke Baznas Pusat tapi ke Baznas Provinsi,” papar Aher. 

Pada kesempatan itu, Aher juga mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih kepada para relawan zakat di Jawa Barat, sehingga Jabar diakui sebagai provinsi dengan pengelola zakat terbaik di tingkat nasional.

Selain Gubernur Aher, acara pengukuhan juga dihadiri Wakapolda Jabar, Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jabar, Asisten Daerah Bidang Kesejahteraan Setda Provinsi Jabar, serta Ketua MUI Jabar. Sedangkan pelantikan menetapkan Pengurus Baznas Jabar periode 2014-2019 dengan Ketua KH Arif Ramdhani.
Sumber: Humas Pemprov Jawa Barat

Hidup Sebatang Kara, Aleg PKS Advokasi Warga Lansia



DELI SERDANG (26/1) - Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang, Mara Jaksa Harahap mengadvokasi seorang warga lansia (lanjut usia) yang hidup sebatang kara di Desa Kolam, Kabupaten Deli Serdang. Advokasi tersebut berupa permintaan Mara kepada aleg provinsi untuk memasukkan warga yang bernama Mbah Aseh tersebut ke panti jompo di Ibukota Medan.
“Insya Allah akan diadvokasi ke panti jompo,” ujar Mara yang mengunjungi Mbah Aseh saat berkunjung ke pemukiman warga Desa Kolam untuk memberikan bantuan sembako pada Ahad (25/1) pagi.
Anggota legislatif (aleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan permohonan bantuan, untuk membantu memasukkan Mbah Aseh ke panti jompo, telah disampaikan kepada sesama aleg PKS di DPRD Sumatera Utara, Satrya Yudha Wibowo. Hal ini disebabkan panti jompo hanya ada di tingkat provinsi, sedangkan di kabupaten tidak ada.
“Semoga Mbah Aseh bisa ditempatkan di panti jompo serta mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Karena di tempat tinggal yang sekarang, Mbah Aseh hanya diurus oleh tetangganya yang ekonominya juga kurang mampu. Selama ini Mbah Aseh juga tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik seperti raskin,” jelas Mara.
Mbah Aseh merupakan seorang warga lansia yang menginjak usia 100 tahun di Jalan Pembangunan, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Mbah Aseh tidak memiliki anak dan keluarga. Selama ini Mbah Aseh hanya tinggal sebatang kara di rumah tumpangan warga dan tidak layak huni. Saat kunjungan, selain advokasi ke panti jompo, Mara Jaksa Harahap juga memberikan bantuan sembako kepada Mbah Aseh. 
Sumber: PKS Sumatera Utara

Demokrasi yang Berkeadilan Dapat Cegah Radikalisme



Jakarta (27/1) – Cara paling ampuh untuk mencegah terjadinya radikalisme, baik dari kelompok kiri atau kanan adalah dengan menegakkan demokrasi dan keadilan. Jika orang sudah mendapatkan keadilan, maka mereka tidak akan melakukan tindakan-tindakan radikal yang merugikan pihak lain.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengemukakan hal itu saat menjadi pembicara pada diskusi publik dengan tema Freedom Speech and Expression Is Not Without Limit yang diselenggarakan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Senin (26/1) di Menteng, Jakarta Pusat.
Hidayat mengambil contoh aksi radikalisme terhadap majalah Charlie Hebdo. Menurutnya, pemerintah Perancis harusnya berlaku adil terhadap semua kelompok yang ada di negeri itu. Perancis memiliki undang-undang antisemit, yang memberi hukuman kepada siapa saja yang menghina kaum Yahudi.
Sementara terhadap pemeluk agama Islam perlakuannya berbeda. Penghinaan terhadap Islam, seperti yang dilakukan Charlie Hebdo dan kelompok-kelompok lainnya tidak mendapatkan sanksi.
“Padahal pemeluk Islam jumlahnya 10 persen di Perancis. Sedang orang Yahudi hanya satu persen,” terang Hidayat.
Hidayat meyakini, jika keadilan ditegakkan dengan memberikan perlindungan yang sama terhadap semua kelompok yang ada, tindakan radikalisme dapat diminimalisir.
Karenanya Hidayat memandang demokrasi yang berkeadilan perlu dikembangkan guna mencegah munculnya kelompok-kelompok radikal, baik dari kelompok kiri atau kanan.
Dikaitkan dengan kebebasan berekspresi apa yang dilakukan Charlie Hebdo, lanjut Hidayat, juga tidak bisa dibenarkan. Menurutnya tidak ada kebebasan yang sebebas-bebasnya. Kebebasan ada batas-batasnya.
“Kebebasan ada limitnya, tidak boleh melanggar norma-norma yang diyakini pihak lain, tidak boleh menyakiti pihak lain,” kata politisi PKS ini.
Sementara yang dilakukan Charlie Hebdo bukan saja melanggar norma-norma tetapi juga melukai perasaan umat Islam di manapun. Karena mengejek, menghina, dan merendahkan orang yang sangat dihormati dan memiliki kedudukan tinggi dalam Islam.

Diskusi #investasiSehat Bareng @aheryawan

Assalamualaikum taruit, mohon maaf tadi ada agenda mendadak, 

sehingga #AherInterActweetnya mundur
ayo kita mulai sekarang, 

temanya #investasiSehat

1. Kesehatan adalah nikmat yg telah Allah berikan. Salah satu cara mensyukurinya adalah dengan terus menjaganya #InvestasiSehat

2. yaitu dg menerapkan pola hidup sehat, yang akan meningkatkan juga tingkat kesejahteraan #InvestasiSehat.

3. #InvestasiSehat dpt diterapkan dengan menjaga pola makan sehat, aktifitas fisik yg sehat, dan menjauhi pola hidup yg buruk

4. Pola makan yg sehat terdiri dari menjaga jadwal, jenis, dan jumlah. #InvestasiSehat

shalat dulu ya, kita lanjutkan ba'da maghrib ya..

tadi sempat diskusi banyak dengan Dr. Gaga Irawan Nugraha, dr., SpGK, M.Gizi tentang#InvestasiSehat

kita lanjutkan sharingnya tentang #InvestasiSehat

5. tadi tentang pola makan, Jadwal makan yg sehat adalah menjaga 3 kali makan utama dan 2 kali selingan #InvestasiSehat

6. Makan utama yaitu makan pagi, siang dan malam tdd zat gizi: karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan serat #InvestasiSehat

7. contoh makan utama yg lengkap seperti Nasi, Ikan, tahu, tempe, sayur, dan buah buahan

8. kalau sumber lemak kita tidak akan kekurangan, karena banyak masyarakat kita yg memasak menggunakan minyak goreng.

9. kalau Makanan selingan adalah pelengkap dari kekurangan makanan utama, bisa karbohidrat atau protein, vitamin dan mineral, serta serat.

10. Makan utama ini wajib untuk semua usia dan semua keadaan, baik sehat maupun sedang sakit #InvestasiSehat

11. Bila status gizi lebih, makanan selingan biasanya, hanya mengandung vitamin, mineral dan serat seperti buah buahan berair banyak.

12. buah buahan berair banyak, contohnya spt jeruk, papaya, semangka, melon, konyal, jambu, rambutan, duku, dll

13. kalau yg status gizinya kurang makanan tambahannya yg mengandung karbohidrat, lemak, dan protein #InvestasiSehat

14. Cthnya jajanan tradisonal Jawa Barat seperti awug, kueh putu, surabi, getuk, dodol #InvestasiSehat

15. cara mudah melihat status gizi bisa berdiri dg kepala sedikit saja menunduk lihat ujung kaki, apabila terlihat berarti masih normal.

16. kalau tdk terlihat berarti hrs diukur lingkar pinggangnya. Lingkar pinggang yg normal utk pria < 90cm utk wanita < 80cm #InvestasiSehat

17. kalau tentang Pola aktivitas fisik yg sehat yaitu aktifitas keseharian dan olah raga #InvestasiSehat

18. aktifitas keseharian sebaiknya dibiasakan utk selalu aktif seperti berjalan, naik tangga.

19. bedanya dg Olahraga, olahraga adh aktifitas fisik yg memang diniatkan utk berolahraga diluar aktifitas keseharian #InvestasiSehat

20. Olah raga yg baik adalah olahraga yg... dilaksanakan, bukan dibincangkan saja

21. kalau kebiasaan buruk yg harus dihindari adalah sering begadang, merokok, dan minuman keras #InvestasiSehat

22. #InvestasiSehat ini harus kita terapkan sedini mungkin. Karena akan menjadi kebiasaan yang baik untuk masa depan kita

23. kalau tentang pola makan, konsep sederhanannya adalah makan dan minumlah dan jangan berlebihan

24. Allah berfirman Kulu wasyrobu wala tusrifu, yg artinya, makan dan minumlah tapi jangan berlebihan. #investasiSehat (QS Al A’raf: 31)

shalat Isya dulu ya, kita lanjutkan lagi nanti

25. selain pola makan sehat, olahraga, saya juga biasa mengonsumsi, habatussauda, zaitun, madu, kurma, sebagai suplemen alami

26. kalau olahraganya yang biasa saya lakukan adalah bersepeda dan jogging #investasiSehat

panjang banget ya diskusi kita malam ini, ketemu lagi pekan depan ya..

Senin (26/1/2015)
 
Support : KabarPKS.Com
Copyright © 2011. KABAR PKS - All Rights Reserved
KabarPKS.com Team Follow Twitter Kami: KabarPKSdotcom
Proudly powered by Blogger