OC_F4GK3EgiNU9htGRk1-h0Xlfo
Latest Post

Meski Hanya 1 Kursi, PKS Jayapura Tetap Optimal di Parlemen

Written By Kabar PKS on Kamis, 23 Oktober 2014 | 16.56

Jayapura (23/10) - Sebanyak 25 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura periode 2014-2019 resmi dilantik pada Selasa (22/10). Di antara mereka terdapat satu orang kader terbaik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bernama Ainurrofiq.

Namanya tidak asing lagi didengar oleh masyarakat Kabupaten Jayapura. Pasalnya, Ainurrofiq adalah salah satu pendakwah yang sangat aktif di kabupaten tersebut. Wilayah dakwahnya menyebar mulai dari Kota Sentani hingga ke pedalaman Kabupaten Jayapura. Mengingat masih minimnya da’i di wilayah tersebut, Ainurrofiq memiliki jadwal rutin untuk menyambangi berbagai majelis taklim binaannya. Meski saat ini telah menjadi anggota legislatif (aleg), Ainurrofiq bertekad tidak akan meninggalkan daerah binaannya itu.

Ainurrofiq merupakan satu-satunya kader PKS yang berhasil mencapai kursi DPRD Kabupaten Jayapura untuk periode 2014-2019. Harapan besar pun tertumpu padanya.
"Saya paham, sebagai satu-satunya wakil dari PKS terdapat harapan besar di sekitar saya. Insya Allah, saya bertekad untuk dapat mengoptimalkan peran pembelaan masyarakat di parlemen," ujarnya.

Untuk mewujudkan harapan itu, Ainurrofiq berusaha untuk bisa duduk di komisi yang bernilai strategis, yaitu Komisi C. Komisi tersebut dianggap langsung bersentuhan dengan kepentingan masyarakat. Komisi C mengurus bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan. Tidak hanya sebagai anggota, Ainurrofiq berharap dapat berkontribusi penuh melalui posisi yang strategis, seperti ketua atau sekretaris komisi. 

Di sisi lain, Ainurrofiq juga terlibat aktif dalam pembentukan alat kelengkapan dewan lainnya. Saat ini berkembang dua wacana terkait pembentukan fraksi dimana ia akan bergabung. Pertama, Ainurrofiq akan bergabung dalam Fraksi Koalisi Merah Putih (KMP) dengan komposisi anggota Partai Demokrat (4 aleg), Partai Golkar (3 aleg), Partai Gerindra (3 aleg), PKS (1 aleg), serta PAN (1 aleg). Sementara fraksi lainnya merupakan gabungan dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH), terdiri dari Partai Nasdem (6 aleg), PDIP (4 aleg), PKB (2 aleg), dan Partai Hanura (1 aleg).

Kedua, wacana yang beredar ialah diperbolehkannya partai-partai politik yang memiliki minimal 3 orang aleg untuk membentuk fraksi tersendiri. Jika wacana kedua ini yang ditetapkan, maka Partai Demokrat, Golkar, dan Gerindra masing-masing akan membentuk fraksi sendiri. Sedangkan PKS akan bergabung dengan PKB (2 aleg), PAN (1 aleg), dan Partai Hanura (1 aleg).

Menurut Ainurrofiq, agenda terdekat yang akan dilaksanakan oleh anggota DPRD baru ialah melanjutkan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2015. RAPBD tersebut merupakan peninggalan pekerjaan dari anggota DPRD periode sebelumnya. Perkembangan saat ini, pembahasan RAPBD telah memasuki harmonisasi dengan sejumlah SKPD. Ainurrofiq berharap agar seluruh proses pembahasan RAPBD dapat segera dituntaskan pada bulan November 2014.
Di dalam mengemban tugas sebagai anggota dewan, Ainurrofiq memohon doa kepada seluruh kader, simpatisan, dan masyarakat agar dirinya bisa amanah dalam mengawal kepentingan masyarakat di parlemen kabupaten, yang terkenal akan objek wisata - Danau Sentani - hingga ke mancanegara tersebut.
Sumber: Humas Jayapura

Alternatif Positif


Semakin kita fokus pada kemungkinan apapun, maka semakin besar kekuatan dan substansi yang kita berikan untuk hal itu. Hal ini dilakukan dengan memberikan energi dan perhatian secara terus-menerus untuk kemungkinan bahwa kita membuat mereka nyata.

Dinamika yang sama bekerja untuk kemungkinan diinginkan dan yang tidak diinginkan. Apakah kita sangat takut atau sangat menginginkan kekuatan perhatian yang tak henti-hentinya kita akan bekerja untuk menciptakan apa pun yang kita fokus padanya.

Pilihlah, kemudian buat fokus kita yang positif. Alih-alih hidup dalam ketakutan dari hal-hal buruk, maka hiduplah dengan keinginan yang gigih dan penghargaan untuk hal-hal yang baik.

Jadilah tulus berterima kasih atas kebaikan yang suda kita miliki, dan rasa terima kasih kita akan menciptakan lebih banyak. Bayangkan secara detail bagaimana dunia kita bisa menjadi tempat yang lebih baik, dan waktu serta energi kita akan pergi ke arah yang membuatnya begitu.

Tidak hanya rasa takut itu sendiri membawa kita ke bawah, tetapi juga memungkinkan kita untuk membawa diri ke bawah. Hindari semua itu, tidak dengan menghindari ketakutan kita, tetapi dengan mengalihkan perhatian kita kepada alternatif positif mereka.

Perhatian kita memiliki kekuatan besar. Ingat selalu untuk fokus kekuatan itu dalam arah yang diinginkan.


Anis Matta: PKS akan Berpartisipasi Aktif Dalam Tatanan Pemerintahan

KabarPKS.com - Jakarta (23/10) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan partainya akan berpartisipasi aktif dalam tatanan pemerintahan. Hal ini ditulisnya dalam akun Twitter @anismatta, Kamis (23/10).

"PKS akan berpartisipasi aktif dlm tatanan pemerintahan ini melalui kader-kader di DPR, DPD dan DPRD. PKS juga tetap berkontribusi melalui kader-kadernya yang menjadi gubernur, walikota, dan bupati," tulis Anis.

Dia juga mengatakan, pemerintah harus segera melakukan kerja-kerja nyata untuk merealisasikan janji-janji kampanyenya.

"Kita harus berjalan terus, pemerintah harus segera bekerja, DPR mengawasi, dalam dinamika yang sehat. Kita harus memberi waktu kepada @jokowi_do2 dan @Pak_JK untuk bekerja, merealisasikan janji-janjinya," tambahnya.

Anis menilai, rakyat juga harus turut mengawasi berjalannya kinerja presiden dan anggota DPR. "Kritik konstruktif dibutuhkan dalam semua sistem demokratis," ujarnya.

Pada akhirnya, tambah Anis, mengelola pemerintahan itu soal mengelola manusia, setiap ide, teori dan agenda akan diuji di lapangan.

"Kita akan melihat bagaimana @jokowi_do2 dan @Pak_JK mengeksekusi ide dan agenda, terutama bagaimana rakyat merasakan hasilnya," imbuhnya.

Lebih lanjut Anis mengajak rakyat Indonesia untuk mensyukuri proses demokrasi yang sudah berjalan lancar ini.

"Besok akan jadi hari baru, dengan tantangan yang baru pula. Semoga Allah selalu meridhoi perjalanan bangsa Indonesia," pungkasnya. (abr/pks.or.id)

Sumbar Siap Jadi Sentra Peternakan Wilayah Sumatera

Padang Panjang (22/10) - Sejalan dengan ditetapkannya Sumatera Barat sebagai salah satu provinsi sentra pengembangan sapi perah di luar Pulau Jawa, Pemprov Sumbar terus mengembangkan peternakan sapi perah di wilayahnya. Saat ini kota yang menjadi sentra pengembangan sapi perah adalah Padang Panjang. Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, mengatakan selain Kota Padang Panjang, pemprov juga merintis beberapa kabupaten dan kota untuk menjadi sentra.
"Selain Padang Panjang, peternakan sapi perah juga kita kembangkan di beberapa kabupaten dan kota sebagai hinterland. Seperti di Kabupaten Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, dan Solok Selatan,” ungkapnya pada acara puncak Peringatan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2014 di Padang Panjang, Rabu (22/10).
Irwan juga menjelaskan bahwa populasi sapi perah di daerah sentra berdasarkan data statistik tahun 2013 sebanyak 1.100 ekor. Kota Padang Panjang sendiri telah melakukan optimalisasi pembibitan dengan tujuan peningkatan kualitas.
“Sedangkan untuk daerah hinterland dilakukan proses penyebaran dan budidaya sapi perah untuk peningkatan jumlah populasi,” terangnya.
Irwan juga menegaskan bahwa kesehatan hewan berkaitan dengan kebijakan pemerintah mengenai perawatan dan pemeliharaan hewan-hewan ternak, sehingga terhindar dari ancaman penyakit, baik menular maupun yang tidak.
“Kesehatan masyarakat sebagai konsumen berkaitan dengan keamanan pangan yang berasal dari hewan ternak. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan, mengingat perubahan kultur dan ekonomi masyarakat sangat dinamis. Hingga mengakibatkan terjadinya peningkatan konsumsi pangan asal hewan yaitu daging dan susu,” ungkap Irwan.
Direktur Budidaya Peternakan Kementerian Pertanian, Fauzi Luthan, mengatakan bahwa Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan merupakan momentum meningkatkan semangat para peternak untuk meningkatkan hasil produksinya. Beberapa kegiatan turun lapangan telah dilakukan, seperti kunjungan ke tempat sapi perah, dan pengembangan beberapa wilayah sebagai sentra selanjutnya.
"Jawa telah lama menjadi sentra. Sekarang waktunya Sumatera juga memiliki sentra tersebut. Kita berharap Sumatera Barat bisa menjadi perintis sentra pengembangan sapi perah di wilayah Sumatera ini. Kita jadikan Sumatera Barat sebagai sentra yang berkualitas, hingga menjadi induk yang dapat menghasilkan bibit-bibit 
sentra sapi perah yang berkualitas selanjutnya," jelas Fauzi.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Erinaldi, mengatakan bahwa salah satu teknologi dalam pelayanan kesehatan hewan ialah penggunaan Ultrasonografi (USG) untuk mendiagnosa kebuntingan dan penyakit gangguan reproduksi pada sapi. Hal ini membuktikan bahwa jajaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar telah mengimplementasikan kemajuan teknologi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Harapan kita dengan menggunakan teknologi yang canggih ini akan lebih meningkatkan kualitas pelayanan. Sehingga berdampak positif terhadap pengembangan serta pembangunan peternakan dan kesehatan hewan di Sumbar,” ungkap Erinaldi.
Wawako Padang Panjang, Mawardi, menyampaikan kegiatan bulan bakti dilakukan juga dalam rangka pemeriksaan kesehatan hewan-hewan ternak. Kegiatan yang dilakukan antara lain melakukan vaksinasi hewan secara massal, pemeriksaan hewan bunting, dan sebagainya. Pada kesempatan itu juga diselenggarakan kontes kucing secara nasional.
"Kami berkomitmen bahwa Padang Panjang harus bebas dari rabies. Untuk mendukung itu, kami telah melahirkan Perda Nomor 14/2014 tentang Pencegahan dan Pengendalian Rabies. Perlu diketahui bahwa Puskeswan Kota Padang Panjang menjadi nomor dua terbaik se-Indonesia. Ini adalah motivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pemeliharaan hewan dan peternakan di wilayah Padang Panjang," kata Mawardi.
Ikut hadir pada kesempatan itu Bupati Tanah Datar, Sadiq Pasadique; Kepala Dinas Perkebunan Sumbar, Fajaruddin; serta Kepala Dinas Peternakan Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

Sumber: Humas Sumbar

Dorong Kualitas Tani, Gubernur Sumbar Angkat BPTP

Written By Kabar PKS on Rabu, 22 Oktober 2014 | 16.20

Solok (21/10) - Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, mengajak bupati dan walikota se-Sumatera Barat untuk melakukan tandem dan melakukan komunikasi yang lebih intensif dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat.
“BPTP telah banyak melakukan penelitian dan kajian tentang pertanian. Dari hasil penelitian itu bisa disampaikan kepada petani melalui penyuluhan. Sehingga, para petani pun dapat mengaplikasikan hasil dari penelitian BPTP tersebut,” kata Irwan Prayitno dalam sambutan Pekan Agro Inovasi dan Open House 40 Tahun Badan Litbang Pertanian di Sukarami, Kabupaten Solok, Selasa (21/10).
Irwan menjelaskan bahwa berbagai kajian tentang pertanian yang dihasilkan BPTP sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama petani. Namun, ada juga yang meremehkan hasil kajian lembaga litbang (penelitian dan pengembangan). Contohnya, jumlah anggaran untuk melakukan penelitian tentang pertanian masih rendah. Tidak hanya itu, Irwan menambahkan, bahwa ada pula pihak-pihak yang meletakkan litbang hanya pada salah satu SKPD.  
“Kalau ini terjadi, tentu kegiatan kajian dan penelitian pertanian tidak berjalan maksimal. Litbang ini dianggap tidak berguna,” ungkapnya.
Dibandingkan negara lain, Indonesia termasuk negara yang masih kurang memperhatikan eksistensi lembaga penelitian dan pengembangan. Australia, Malaysia, dan Amerika Serikat merupakan contoh negara-negara yang menjadikan kajian serta penelitian sebagai prioritas. Sementara di Indonesia, LIPI, Lapan, dan lembaga penelitian lainnya masih memiliki jumlah anggaran yang sedikit. Hal ini menjadikan lembaga-lembaga tersebut terbatas dalam melakukan penelitian.
 “Meskipun begitu, pengembangan dan penelitian harus diprioritaskan. Termasuk dalam penetapan jumlah anggaran untuk litbang. Karena ini (hasil penelitian) memang besar manfaatnya bagi petani kita di Sumatera Barat,” jelas Irwan.
Irwan memberi contoh “Padi Tanam Sabatang”. Kajian tersebut dihasilkan oleh para peneliti dan sukses memberikan cara yang terbaik dalam proses penanaman padi dibandingkan sebelumnya. Selain itu, terdapat pula “Jajar Legowo”.  Metode tersebut telah menghasilkan 1 hektar sawah 11,6 ton padi dan ada juga melakukan panen tiga kali dalam setahun. Irwan mengatakan bahwa contoh kesuksesan tersebut merupakan hasil dari kajian teknologi pertanian.
“Kepada para petani, mari kita lakukan ajakan yang baik itu. Ajakan yang saya maksud adalah hasil dari kajian peneliti teknologi pertanian. Mari kita aplikasikan melalui penyuluh pertanian yang ada di nagari (desa). Ini (hasil penelitian) sangat besar sekali manfaatnya guna meningkatkan hasil pertanian di Sumatera Barat,” imbau Irwan.
Selain menggunakan hasil penelitian teknologi pertanian, Irwan juga mengingatkan para petani untuk tidak membakar jerami yang ada di sawah. Sebab, pembakaran jerami dapat merusak humus tanah. Irwan juga mengingatkan para petani untuk selalu menggunakan pupuk organik.
“Kita sementara tidak berpikir untuk menambah lahan. Akan tetapi, berpikirlah bagaimana kualitas pertanian itu terjaga bagus sehingga petani sukses,” pesannya.
Hadir pula pada kesempatan tersebut, Bupati Kabupaten Solok, Syamsu Rahim; mewakili Kepala BPTP (pusat), M. Pramayusdi; Kepala BPTP Sumatera Barat, Ardianto; Kepala Dinas Pertanian Sumbar, Joni; serta Kepala Dinas Perkebunan Sumbar, Fajaruddin.
Bupati Solok, Syamsu Rahim, mengatakan bahwa Pekan Inovasi dan Open House 40 Tahun Badan Litbang Pertanian merupakan sarana memotivasi para petani untuk lebih maju. Motivasi tersebut berupa penyuluhan mengenai penemuan dari hasil penelitian teknologi pertanian. Sehingga, diharapkan para petani mengaplikasikan hasil penemuan tersebut guna memperoleh hasil pertanian yang berkualitas.
“Kita juga banyak punya kebun percontohan, seperti di Alahan Panjang yang memproduksi pepaya hasil rekayasa teknologi pertanian. Selain itu, ada pula Beras Solok yang menjadi beras terbaik di Indonesia,” terangnya.
Sementara menurut Kepala BPTP yang diwakili M. Pramayusdi, BPTP merupakan ujung tombak penelitian di bidang pertanian. Para peneliti dapat menghasilkan inovasi-inovasi terbaru. Pada saat melakukan riset, para peneliti BPTP bekerja sama dengan lembaga-lembaga terkait. Sehingga, hasil teknologi dapat menjadi yang terbaik.
Pramayusdi juga meminta kepada pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten, maupun kota, untuk lebih memperhatikan keberadaan BPTP. “Kita akan memperkenalkan inovasi kepada masyarakat, serta menerapkannya kepada petani melalui berbagai penyuluhan. Sehingga, (hasil penelitian) benar bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Pramayusdi.
Pada kesempatan itu, Gubernur Irwan Prayitno mengukuhkan Komite Daerah Sumberdaya Genetik Tanaman Sumatera Barat. Gubernur juga melakukan tanda tangan MoU bersama para Bupati/Wako, dengan Balai Besar Penelitian Pertanian mengenai kajian pertanian. Usai pembukaan acara, Gubernur bersama rombongan juga melakukan peninjauan lapangan, seperti melihat perkembangan inovasi pertanian berupa tanaman jagung, sayur, buah-buahan dan berbagai tanaman lain di lingkungan BPTP.

Sumber: Humas Sumbar

Pembangunan Tol Bawen-Solo Terhambat, PKS Desak Gubernur Jateng Proaktif


Semarang (22/10) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah mendesak Gubernur Ganjar Pranowo bersikap proaktif dalam proses pembebasan lahan yang terkena proyek pembangunan Jalan Tol Bawen-Solo.

Ketua Fraksi PKS Jateng, Hadi Santoso, mengatakan bahwa kondisi saat ini, proses pembebasan lahan Jalan Tol Bawen-Solo di Kabupaten Semarang belum ada perkembangan sama sekali. Proyek tersebut secara total membutuhkan lahan seluas 276 hektare. Di Kota Salatiga lahan yang sudah dibebaskan seluas 10,06 hektare dari total 14,17 hektare.

“Realisasi pembebasan lahan di Kabupaten Boyolali baru mencapai 9,09 persen atau baru 13,76 hektare yang dibebaskan dari 151,45 hektare,” kata Hadi kepada wartawan.

Hadi mengatakan semua pihak yang terkait perlu mengambil langkah-langkah proaktif agar proyek pembangunan Jalan Tol Bawen-Solo segera terealisasi.

“Masyarakat sudah menunggu lama pembangunan Jalan Tol Bawen-Solo. Dengan semakin lambannya proses pembebasan lahan, justru akan memunculkan spekulan-spekulan baru di tengah masyarakat,” kata pria yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng ini.

Diketahui, konstruksi Jalan Tol Bawen-Solo yang melintasi Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kabupaten Boyolali itu terbagi dalam tiga seksi serta sembilan paket pengerjaan. Proyek pengerjaan Jalan Tol Bawen-Solo dengan panjang total 49,81 kilometer itu memerlukan pembebasan lahan sekitar 350 hektare yang berada di 47 desa dan 34 kecamatan.

Sementara, ruas Jalan Tol Bawen-Salatiga sepanjang 17,57 kilometer, Salatiga-Boyolali 24,5 kilometer, dan Boyolali-Kartasura 7,74 kilometer.

Sumatera Barat Dukung Pemerintahan Jokowi-JK

Padang (22/10) - Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, mendukung pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, meskipun pada saat Pilpres 2014 pasangan Prabowo-Hatta menjadi pemenang di daerahnya. Irwan mengatakan masa hiruk pikuk pemilu telah berakhir. Pemenang telah ditentukan dan seluruh pihak harus menghormatinya. Oleh karena itu, Gubernur Irwan Prayitno akan mendukung pilihan rakyat yang telah didaulat memimpin Indonesia lima tahun kedepan.

Sebagai perpanjangtanganan pemerintah pusat, Irwan memastikan akan ikut mendukung program dan kebijakan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, terutama kebijakan pro rakyat. Irwan berharap agar program pengurangan kemiskinan dan pengangguran yang telah dilaksanakan pemerintahan sebelumnya tetap dilanjutkan. Hal ini disebabkan program tersebut cukup berhasil diselenggarakan di daerah.

“Pemimpin yang baru kita dukung sepenuhnya. Pasti Jokowi-JK punya program unggulan di berbagai bidang dan wajib untuk didukung di daerah. Tapi kita juga harapkan program pemerintah sebelumnya, zaman SBY, tetap dilanjutkan. Seperti program pengurangan kemiskinan dan pengangguran yang terbukti berhasil. Ada juga BPJS, BOS, bantuan pertanian, dan peternakan,” harapnya.

Sementara itu, muncul isu bahwa Sumatera Barat menjadi salah satu provinsi yang akan dianaktirikan oleh pemerintah pusat. Hal ini dilatarbelakangi sikap sebagian besar kepala daerah di provinsi tersebut mendukung pasangan Prabowo-Hatta pada masa pilpres lalu. Menanggapi isu tersebut, Irwan tidak khawatir.

“Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla merupakan negarawan yang berpikir demi keutuhan dan kesatuan NKRI, bukan untuk kepentingan politik semata. Sehingga, tidak mungkin ada perlakuan berbeda bagi Sumatera Barat,” tutupnya.
 
Support : KabarPKS.Com
Copyright © 2011. KABAR PKS - All Rights Reserved
KabarPKS.com Team Follow Twitter Kami: KabarPKSdotcom
Proudly powered by Blogger