GuidePedia

0
Oleh: Dyrga_biz

Assalaamualaikum wa rahmatuLLAAHI wa barakaatuhu,
Katakan manakah yang lebih mulia..
Cinta yang di ucapkan dengan perkataan karena nafsu dan takut kehilangan ataukah Cinta dalam diam yang di pendam dalam-dalam karena ingin saling menjaga kesucian??

Katakan manakah cinta yang lebih mulia..
Cinta yang diungkapkan dengan jalinan mesra tanpa ikatan halal..
Ataukah cinta dalam diam yang dititipkan pada yang menganugerahkan??

Mencintai dan dicintai adalah fitrah..
Namun memiliki seseorang yang di cintai tanpa menikah adalah musibah...

Mencintai menjadikan hati ingin memiliki sang pujaan hati.. Ingin mengikatnya agar tidak lari.. Ingin mendapatkannya agar bisa selalu bersama. Namun yang sering salah kaprah, kenapa diikat dengan tali haram pacaran?? Jika ada tali halal yang lebih berkah dengan menikah???


Belum mampu, belum siap, belum bisa, masih kecil, belum tercapai cita-cita?? Kenapa bermain cinta??? Jawabnya "Weh..cinta kan anugerah, mana bisa nolak kita!!"

Lho..Lhoo...Lhoo.. anugerah sih anugerah, tapi kalo diaplikasikan dengan asmara diluar nikah, itu namanya salah kaprah. Inget gak Hadist Rasulullah di bawah ini;

“Wahai para pemuda! Barang siapa diantara kalian yang telah mampu, maka menikahlah, karena demikian (nikah) itu lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Barang siapa yang belum mampu, maka berpuasalah, karena puasa akan menjadi perisai baginya“.[HR. Al-Bukhoriy (4778), dan Muslim (1400), Abu Dawud (2046), An-Nasa'iy (2246)]

Nah lho, gak ada celah sama sekali sepertinya untuk mengukir kisah kasih sebelum menikah. Kaidah dalam hadist di atas adalah: 

Yang telah MAMPU>>>menikahlah.
Nah yang BELUM MAMPU>>>puasalah!
Bukan terbalik bahwa, yang tidak mampu puasa>>>menikahlah, jika mampu puasa>>>puasalah!

Poinnya terletak pada mampu tidaknya menikah, bukan mampu tidaknya puasa. Di sinilah banyak orang yang menerapkan secara salah. Banyak kita lihat seseorang yang (menurut kita) mampu menikah, tapi menunda-nunda, entah apa yang dia cari. Mungkin dia belum pengen. Jadi masih kuat puasa. Padahal bukan masalah kuat puasa atau tidak, tapi (sekali lagi) sudah mampu menikah atau belum. Wallahu a’lam.

So.. Jangan mau kalah sama cinta, kalo cinta itu hendak membantumu semakin mendekat pada-NYa artinya hendak mempermudahmu menyempurnakan agama dengan menikah maka berbahagialah.. tapi kalo cinta itu membuat kamu berani melanggar apa yang Allah larang berhati-hatilah, kalau kamu memang takut akan Murka-Nya bertaubatlah, tapi jika kamu tidak perduli dan tetap menikmati, maka bersiaplah.. karena di akhirat nanti Allah akan menanyakan untuk apa saja masa mudamu kau habiskan?? berani berbuat harus berani bertanggung jawab bukan? berani pacaran kudu berani mempertanggung jawabkan dosanya bukan?? cinta yang belum halal itu ibarat api, jangan main api.. nanti kebakar sendiri kan ngeri? :(

Belum pernah ku lihat cinta yang lebih mulia dan indah selain Cinta karena Allah..
Mencintai dan menerima karena Allah..
Jika telah mampu ia segera menikah..
Jika belum mampu.. ia memilih mencintai dalam diam dan berpuasa sebagai perisai nafsunya agar kesucian cinta tetap terjaga.. agar makna cinta tetap berada pada fitrahnya...

Belum pernah ku temukan Pengorbanan cinta seharu cinta karena Allah..
Mencintai tak harus memiliki..
Melepaskan karena belum mampu menghalalkan..
Mencintai tak takut kehilangan karena pada hakikatnya semua hanya titipan yang kapanpun bisa di ambil kembali oleh Pemiliknya..

Belum pernah ku temui cinta seindah cinta karena Allah..
Saling bersabar atas kekurangan pasangannya..
Dan Berusaha selalu memenuhi hak dan kewajibannya..
Semua dilakukan semata-mata hanya untuk mengharap Rahmat dan Keridhaan-Nya.

Jangan katakan cintamu cinta karena Allah jika terjalin hubungan mesra sebelum akad suci itu tiba..
Jangan katakan cintamu cinta karena Allah jika kau tak segan melanggar apa yang di haramkan-Nya..

Cinta Karena Allah adalah cinta dengan jalan yang di ridhai-Nya dan dengan Tujuan mengharap Ridha-NYa pula. bukan dengan jalan yang menyimpang dari aturan-aturan yang di tetapkan-Nya. Bukan dengan jalan pacaran.
Mari Menikah Tanpa Pacaran. Aamiin.

Salam ukhuwah , semoga bermanfaat

[
pkssumut.or.id]

Post a Comment

 
Top