GuidePedia

20

KabarPKS.com - Gunung Kidul - Saya ingin sedikit bercerita mengapa saya harus menuliskan pengalaman ini dan mengabarkannya kepada anda. 

Jadi begini, pagi-pagi sekali, rabu (29/5) saya mendapatkan telpon dari seseorang agar diminta segera hadir ke pedukuhan Turunan desa Girisuko kecamatan Panggang, Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Saya pun terkaget-kaget. Jujur, saya sangat penasaran. Namun saya beranikan untuk bertanya lebih jelas dan sedikit memaksa, akhirnya dia menjelaskan bahwa hari ini akan ada peresmian dan peletakan batu pertama renovasi total masjid Annur yang dulu pernah dulu saya ajukan.

Seteleh berbincang-bincang, ternyata yang menelpon saya adalah ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gunung Kidul. Saya melaju ke lokasi bersama Ust Aliyudin, dari Keluarga Muslim cendikia (KMC) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Ternyata, disana sudah banyak orang yang hadir. Peresmian kali ini dihadiri oleh pejabat padukuhan, kepala desa, unsur muspida dari kecamatan, koramil, kapolsek dan yang lainnya. Ternyata renovasi masjid Annur merupakan bagian rangkaian renovasi 8 masjid di Gunung Kidul.

Warga yang melihat kehadiran saya tentunya tidak asing lagi. Setiap warga yang melihat pasti melambaikan tangan, sungguh menghidupkan cerita lama dan saya benar-benar bernostalgia. Saya adalah peserta KKN angkatan 77 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta selama 2 bulan hidup ditengah-tengah masyarakat dusun Turunan. Suka dan duka saya lewati bersama masyarakt disini. Termasuk pertemuan saya dengan Ust Suwarno, DPC PKS Gunung Kidul. Dulu sewaktu saya mengabdi di padukuhan Turunan, saya memang sempat bertemu dan berkomunikasi dengan beliau. Sempat saya dengar, ternyata teman-teman anggota dewan dari fraksi PKS mengawal bantuan rumah untuk masyarakat termasuk diantaranya warga dusun Turunan yang beruntung mendapatkannya.

Sebenarnya masyarakat tidak banyak tahu dan justru masyarakat juga tidak senang-senang amat dengan PKS, sebab saya pernah mengundang Ust. Suwarno selaku ketua DPC PKS gunung Kidul untuk mengisi pengajian, dan wal hasil ada yang senang dan ada yang tidak senang dan cenderung benci dengan kehadiran beliau karena dinilai politis.

Melihat kesungguhan kader PKS, diam-diam saya mencoba membicarakan kepada beliau untuk membantu memperbaiki masjid yang saat itu sudah tua dan retak-retak akibat gempa. Belum lagi fasilitas yang sangat minim, sehingga mendorong saya memberanikan diri untuk membuka pembicaraan tersebut tanpa sepengetahuan warga. Usul saya mendapat respon baik dari ust Suwarno.

Seiring berjalannya waktu, saya tidak menuntut banyak kepada PKS untuk membantu program saya, dalam hal ini bekerja sama dalam pengabdian di masyarakat. Program saya berjalan dengan baik, bahkan dinilai sangat bagus oleh masyarakat. Bagaimana tidak, seluruh elemen masyarakat merasakan keberadaan kami selama 2 bulan itu.

Mulai dari pembenahan dan pemakmuran masjid, perbaikan jalan, penerangan jalan, perayaan 17an, membuat dan membina kelompok hadroh (seni musik khas nahdiyin -ed) dan lain sebagainya. Sampai sekarang, sebagian dari kegiatan-kegiatan tersebut masih dijalankan warga. Bahkan, ditengah-tengah kesibukan saya sempatkan hadir untuk memenuhi undangan warga Turunan dalam acara mujadahan. Ternyata sambutan masyarakat begitu hangat. Penampilan special adalah hadroh yang pernah kelompok KKN UIN Suanan Kalijaga bina ini unjuk gigi seiring peningkatan dalam berseni hadroh.

Ketika itu, saya sudah mendengar kabar dari PKS akan menindaklanjuti permohonan saya tersebut. Saya sampaikan dalam beberapa kesempatan kepada warga bahwa masjid Annur akan segera direnovasi. Raut senang menghiasi para jamaah.

Puluhan kali warga berterimak kasih atas kerja keras kader-kader PKS selama ini. Dan saya pun turut menyampaikan ucapan terima kasih itu. Dibalik perkembangan padukuhan, ternyata PKS turut serta didalamnya tanpa sepengetahuan warga. Namun setelah saya ceritakan, masyarakat hanya bisa terdiam dengan mata yang berkaca-kaca. Saya coba tatap satu persatu mata itu, ternyata saya menangkap seakan ada pesan yang ingin disampaikan kepada saya namun tak kuasa untuk diucapkan. Pesan itu adalah ucapan terima kasih dan dukungan kepada kader PKS untuk terus bekerja. Subhanallah, ternyata mereka sudah mulai jatuh cinta kepada PKS.

disampaikan oleh Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga

Sumber: pkspiyungan

Post a Comment

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. ini berita Report atau Karangan ?? kok menggunakan kata "saya" dalam penyampaiannya, duhh dosen saya harus dikasih tau nihh, sungguh hebat jurnalisnya. maacih PKS

    ReplyDelete
  3. hahaha beritanya koplak banget....

    ReplyDelete
  4. Jgn2 pake duit haram itu bangun masjidnya???

    ReplyDelete
  5. PKS Memang keren diam2 membangun mesjid..
    dan diam2 pula beritanya disebar di internet

    ReplyDelete
  6. Diam diam dari mana,, toh akhir nya dikeluarin juga, membantu ya membantu saja, mengharap ridho dari yang kuasa. Bukan membuat seolah2 diam2, tapi supaaya orang tau juga..

    tapi untuk aksi nya luar biasa, lebih lagi, jika gak pakai publikasi...

    ReplyDelete
  7. kawan2 ku diatas yg baik hatinya.. yuk berbuat kebaikan-kebaikan tandingan... gak sekedar komentar... karena dalam islam kita diajarkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan... ^_^

    ReplyDelete
  8. Diam-diam diberitain, dim-diam minta dipuji, dima-diam pamer, diam-diam nawarin profil partai, diam-diam....

    ReplyDelete
  9. Inilah masyarakat indonesia, bisanya cuma komentar..., komentarnya miring lagi, kenapa ga liat sisi positifnya aja, dan ga usah bersuudzon krn suudzon itu bagian dari tipudaya syetan.

    Coba dibaca sekali lai yg membuat tulisan ini bukan org pks,tp seorang mhs uin yg pernah kkn disitu, tapi ya akhirnya di post juga di webnya pks.

    ReplyDelete
  10. teruslah bekerja. kurangi komentar. sy usulkan dua hal: perbaikan irigasi warga dan perbaikan sekolah rapuh.

    ReplyDelete
  11. sekedar opini saya aja, seyogyanya sebuah media bisa menampilkan berita lebih proffesional. sehingga bukan terkesan seperti k*mpasiana yang lebih kepada opini. redaksi seharusnya bisa menulis ulang sehingga berita ini bisa lebih baik tersaji, apalagi artikel itu masuk berita nasional.

    kenapa saya katakan terkesan seperti k*mpasiana? berita di sana lebih banyak menggunakan kata "aku". sumbernya pun (maaf) copy-paste dari situs lain.

    allahu'alam, semoga bisa diterima sbg kritik untuk lebih baik.

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. saya salut si ngeliat berita kegiatan sosial dari PKS. PKS tu partai politik... bukan yayasan sosial... yang saya harapkan dari PKS adalah partai ini bisa membuat perubahan atas sistem pemerintahan yang amburadul... yang saya tunggu berita dari PKS saat mengusulkan RUU pengurangan tunjangan anggota DPR... yang saya tunggu berita dari PKS saat mengusulkan RUU pengurangan perjalanan dinas luar negeri anggota DPR... kayanya nyaman2 aja tu ama kondisi sekarang... entah karena ngerasa nyaman ato karena takut dikeluarin dr setgab...

    ReplyDelete
  14. haduh, nih orang2, g ngerti apa pura2 g ngerti sih?tulisan ini bukan reportase, sebenarnya yang nulis jg bukan jurnalis, jadi g tau caranya nulis reportase...atau feature. jadi lebih kepada nulis pengalaman pribadi aja...kabar pks sbg media informasi PKS jg punya hak dong klo mereka mau mencantumkan artikel ini dalam web mereka...perbuatan baik itu boleh diberitahukan sebagai bentuk teladan yang baik buat orang lain, atau sekedar penjernih terhadap berita2 yang keruh g keruan dari media luar...so bukan dengan maksud riya atau g ikhlas. duuuh, yo pantesan media2 massa merajalela bohongnya, lha wong pembaca dan pemirsanya memang orang2 sinis dan berhati sempit

    ReplyDelete
  15. PKS itu jika berbuat dimana2 selalu saja tidak di sukai oleh orang2 yang benci...
    Hanya yang tahu saja PKS baik...top deh...

    ReplyDelete
  16. yang nulis ini bukan wartawan atau biasa nulis, juga bukan kader atau simpatisan PKS. Email ini ditujukan kepada salah satu kader PKS dan dimuat di website

    ReplyDelete
  17. sy benci banget dengan PKS... jd kapan PKS mau bantu sy diam-diam...

    ReplyDelete
  18. Semua komentar disini didorong oleh rasa cinta kepada PKS. Kalau ada yg gak ngaku mencintai PKS, jangan percaya. Buktinya mereka mampir ke situs ini. Mereka benci -benar2 cinta- dan rindu. :D

    Salam Cinta - Kerja - Harmoni.

    ReplyDelete
  19. baguuss.. ane gak tahu di dalam hati ente, semoga tidak hanya pamrih supaya pemilu tahun depan nyoblos PKS ya bang..

    ReplyDelete
  20. Sedekah yang diiringi ria itu bagaikan pasir di atas batu kemudian datang hujan lebat -karni ilyas-
    Diam2 di liput..ckck..pks o pks

    ReplyDelete

 
Top