GuidePedia

0

KabarPKS.com - Bandung - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, meminta permasalahan imigran gelap bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Tapi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bisa lebih efektif menangani permasalahan imigran gelap.

Dampak keberadaan pencari suaka itu diakuinya dapat berakibat buruk bagi bangsa Indonesia. Sedikit demi sedikit itu akan menjadi bom waktu bagi Indonesia.

"Kita ini jangan sampai hanya ketiban pulung saja. Seperti kapal yang tenggelam atau yang lainnya, PBB harus efektif bekerja," kata pria yang akrab disapa Aher ini, di Bandung, Jumat (26/7)

Keberadaan imigran gelap harus menjadi perhatian dunia internasional. Meski dia menyadari bahwa imigran gelap hanyalah transit di Indonesia.

"Indonesia bukan negara tujuan kan. Mereka hanya transit saja. Sebenarnya mereka itu kan akan menuju ke Australia," terangnya.

Dia mengajak, kantor-kantor konsulat atau kedutaan besar Indonesia di luar negeri bisa lebih selektif memberikan visa untuk masuk ke Indonesia. Sebab selama, lanjut Aher, banyak imigran yang masuk ke Indonesia dengan cara legal melalui udara maupun laut. Namun setibanya di Indonesia visa mereka langsung dimusnahkan dan langsung meminta suaka.

"Tapi ada juga dari mereka (imigran gelap) yang langsung tanpa visa masuk ke Indonesia," jelasnya.

Untuk diketahui, rombongan imigran gelap yang berasal dari beberapa negara kapalnya karam di pantai laut selatan Cianjur. 16 Orang ditemukan tewas sedangkan 190 lainnya selamat.


(merdeka.com)

Post a Comment

 
Top