GuidePedia

0



KabarPKS.com - Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai tudingan Partai Amanat Nasional (PAN) yang menyebutkan PKS dan orang-orang dekatnya berusaha menyeret Ketua Umum PAN Hatta Rajasa dalam perkara kasus suap impor daging sapi tidak berdasar. Ketua DPP PKS Sohibul Iman menilai PAN gegabah dengan memunculkan tuduhan tersebut. 

“Kalau itu gegabah kalau meyebut PKS sengaja berbuat itu. Ini kan pernyataan di pengadilan, jangan ada sangkaan-sangkaan aneh begitu,” ujar Sohibul di Kompleks Parlemen, Selasa (30/7/2013). 

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini meminta agar setiap pihak tidak saling menuduh. Ia pun mengimbau agar PAN memercayakan saja kasus ini pada proses hukum. Menurut Sohibul, pernyataan di persidangan tidak bisa dipengaruhi PKS. 

“Apa bisa kami rekayasa pengadilan, kan tidak ada. Jangan saling sangka karena ini masuk bulan puasa,” ucap Sohibul. 

Sebelumnya, nama Hatta Rajasa kembali disebut oleh Direktur Utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman ketika bersaksi untuk terdakwa mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Senin (29/7/2013) kemarin. Di dalam persidangan itu, Elizabeth menyebut Hatta dengan julukan “The White Hair Man”. 

Menurut Elizabeth, julukan itu diberikannya karena tidak mengerti ketika pengusaha Elda Devianne Adiningrat yang akrab disapa Bunda menyebutkan seseorang dengan sebutan "Si Uban". Menurut Elizabeth, Elda berjanji mengusahakan permohonan penambahan kuota impor daging buat PT Indoguna Utama ke Hatta Rajasa.

Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarta mengatakan bahwa penyebutan nama Hatta Rajasa sudah sangat politis. Bima melihat seluruh pernyataan yang menyeret nama Hatta Rajasa hanya keluar dari lingkaran orang PKS ataupun pihak yang dekat dengan PKS. Dia menilai, PKS berupaya mengarahkan kasus ini kepada Hatta agar Luthfi tidak dituduh sebagai dalang utama.

(kompas/pks.or.id)

Post a Comment

 
Top