GuidePedia

0



KabarPKS.com - Pasuruan, - Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri memberikan bantuan dana kepada 10 panti asuhan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Dana tersebut sebagai stimulan bagi pemda setempat agar memberikan porsi anggaran untuk mengatasi masalah sosial.

Menurut Salim, di Kabupaten Pasuruan masih terdapat sejumlah masalah sosial yang butuh penanganan segera, khususnya penyandang masalah keterlantaran dan kemiskinan. Pemberdayaan dan perlindungan sosial menjadi jalan strategis untuk peningkatan kesejahteraan mereka.

“Ada sebanyak 133 ribu warga miskin dari 1.540.000 penduduk di Kabupaten Pasuruan. Ini angka yang signifikan. Di kabupaten dan kota segera dibuat unit pelayanan terpadu yang memudahkan warga rentan mendapatkan akses untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya,” kata Salim usai memberikan bantuan secara simbolis di Panti Asuhan Al-Hikmah Bangil, Pasuruan, Minggu (25/8/2013).

Salim mengatakan dana tersebut sebagai penguat bagi lembaga kesejahteraan sosial dan bagi warga penyandang masalah sosial. Selain memberikan bantuan, Mensos juga memberikan pembekalan bagi para pemangku kepentingan dan kelembagaan sosial termasuk dengan insan perguruan tinggi.

“Masalah sosial ini masalah kita bersama, sebagai Menteri Sosial saya ucapkan terima kasih kepada bapak ibu sekalian yang telah menangani yatim piatu dan anak terlantar sejak puluhan tahun. Kita tidak akan mampu melakukannya sendiri, bukan hanya karena dana tapi juga pendampingan,” katanya kepada para penerima bantuan.

Pemberian bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima bantuan di Panti Asuhan Al-Hikmah Bangil. Hadir dalam pemberian bantuan tersebut Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan sejumlah ulama dan tokoh masyarakat.

Bantuan yang diberikan meliputi bantuan perlengkapan sekolah, alat tidur dan kebutuhan sehari-hari. Dana diberikan kepada 10 panti asuhan di Kabupaten Pasuruan dengan total Rp 40.800.000.

Selain itu untuk pihak panti asuhan, bantuan berupa perlengkapan sekolah kebutuhan alat tidur diberikan bagi 60 anak di Panti Sosial Asuhan Anak Sabilillah Gondangwetan dengan total Rp 15.000.000; 50 anak di Panti Asuhan Hidayatul Mubtadi'ien Bangil dengan total Rp 30.500.000; dan 38 anak melalui LKSA Al Maimanah dengan total Rp 24.130.000.

Bantuan yang sama juga diberikan pada 22 anak melalui Lembaga Penyantunan Yatim Piatu Al Ikhlas dengan total Rp 18.050.000; 50 anak di Panti Asuhan Hidayatul Mubtadiin dengan total Rp 28.400.000; 50 anak di Panti Asuhan Al Ikhlas total Rp 27.500.000; 40 anak di Panti Asuhan Al Mustain Purwosari total Rp 28.650.000; 40 anak di Panti Asuhan Anak Al-Mubarok Rembang total Rp 19.200.000; dan 60 anak di Panti Asuhan Al Amien, total Rp 29.400.000. (detik/pks.or.id)

Post a Comment

 
Top