GuidePedia

0

KabarPKS.com - Surabaya - Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengharapkan Pusat Veterineria Farma (Pusvetma) milik Kementerian Pertanian dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi sehingga dapat bersaing dengan produsen vaksin hewan lainnya, baik milik pemerintah maupun swasta. Mengingat usia Pusvetma sudah memiliki pengalaman cukup dalam produksi vaksin hewan sejak didirikan tahun 1952.

"Karena usianya sudah lebih dari 50 tahun, wajar jika kita berharap Pusvetma bisa menjadi produsen vaksin hewan kelas dunia," kata Mentan Suswono ketika melakukan kunjungan kerja ke Pusvetma di Surabaya, Jatim, Senin (26/8).

Menurut Mentan, dulu sejumlah produsen vaksin ada di bawah Pusvetma. Namun saat ini mereka sudah jauh lebih unggul. Karenanya Pusvetma perlu berbenah diri untuk mengejar ketertinggalan. "Minimal posisinya harus sama dengan perusahaan-perusahaan itu," harap Mentan.

Sementara itu Kepala Pusvetma Endang Pujiastuti menyatakan, saat ini Pusvetma terus melakukan pembenahan. Mesin-mesin produksi yang sudah tua mulai diremajakan. Dari sisi pemasaran juga mulai menjajagi pasar ekspor.
"Bulan depan kita akan ikut dalam ekspo di Bahrain untuk menjajagi pasar ekspor," kata Endang.

Endang menjelaskan, tahun ini Pusvetma akan memproduksi delapan juta vaksin hewan. Di antaranya vaksin untuk penyakit mulut dan kuku, vaksin rabies, dan vaksin hewan lainnya. Tahun depan, dengan alat produksi yang sudah diperbarui produksi diharapkan dapat meningkat menjadi 15 juta vaksin. (suaramerdeka)

Post a Comment

 
Top