GuidePedia

0
KabarPKS.com - JAKARTA - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Akbar Zulfakar, mengaku bingung dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait proyek Hambalang di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Pasalnya, Akbar menegaskan, dirinya sebagai wakil PKS tak pernah menyetujui anggaran tersebut. 

"Pas saya wawancara dengan BPK, saya sudah bilang tidak tanda tangani anggaran itu. Makanya, saya bingung kalau dibilang sudah memuluskan proyek Hambalang," ujar Akbar di Kompleks Parlemen, Senin (26/8/2013). 

Akbar menuturkan, saat itu dia tidak menandatangani anggaran Kemenpora karena tidak memahami proyek Hambalang. Ketika itu, Akbar mengakui proyek Hambalang sudah pernah dibahas oleh kelompok kerja anggaran Komisi X. 

"Tapi pertemuan-pertemuan pokja itu resmi diketahui oleh komisi. Itu atas persetujuan komisi. Tapi saya enggak tahu betul soal Hambalang, karena kan kami baru tiga bulan dilantik," imbuh Akbar.

Ia menjelaskan, banyak anggota Dewan juga tidak paham betul soal Hambalang. Lebih banyak, katanya, fokus pada proyek-proyek yang terkait dengan daerah pemilihannya. Meski demikian, Akbar tidak mempersoalkan namanya masuk dalam audit BPK. Menurutnya, audit itu masih merupakan catatan umum tentang proses rapat mengenai pembahasan anggaran Kemenpora. 

"Saya tegaskan, dalam lembar fraksi, PKS yang diwakili saya tidak menandatangani anggaran Kemenpora itu," imbuhnya. 

Jika ada yang diketahui menerima aliran dana, kata Akbar, ia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menyidiknya.

"Satu sen pun, kami enggak tahu dana Hambalang," pungkas Akbar. 


(kom)

Post a Comment

 
Top