GuidePedia

0
KabarPKS.com - MEDAN - Saat menghadiri resepsi milad ke-47 Majelis Wilayah KAHMI Sumut, di Hotel Grand Kanaya, Medan, Minggu (22/9) malam Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST MSi kembali menyoroti krisis listrik di Sumatera Utara.Gubsu menegaskan untuk menyelesaikan krisis listrik butuh kerjasama semua pihak.

Di depan sejumlah alumni senior HMI seperti Akbar Tanjung, MS Kaban dan senioran HMI Sumut, Gubsu mengungkapkan dirinya terus mendesak PLN untuk menyiapkan solusi jangka panjang bagi kelistrikan di Sumatera Utara.
Meski PLN berjanji, krisis listrik di Sumatera Utara akan berakhir pada pertengahan 2014, namun Gubsu ingin krisis seperti sekarang ini tidak terulang lagi pada 5 atau 7 tahun mendatang. Bukan tanpa sebab, karena krisis listrik saat ini sebenarnya juga krisis berulang dari 6-7 tahun silam.
"Kebutuhan listrik kita setiap bulannya itu lebih kurang 1.650 MW, namun yang tersedia hanya sekitar 1.250 MW. Ada defisit 400 MW. PLN berjanji pada pertengahan 2014 kondisi ini akan teratasi. Meski akan teratasi, namun saya minta PLN harus memikirkan masyarakat pemakai listrik yang tumbuhnya lebih kencang daripada ketersediaan listrik PLN. Harus dipikirkan itu dari sekarang, agar tidak terulang lagi krisis ini 5-7 tahun ke depan," ungkap Gubsu.
Melalui silaturahim  keluarga besar HMI, Gubsu juga meminta Bupati Langkat untuk membantu menyelesaikan masalah lahan di 3 desa di 2 kecamatan di wilayahnya. Saat ini proses distribusi listrik dari PLTU Pangkalan Susu ke Binjai terkendala, karena di 3 desa itu PLN belum bisa mendirikan tower-tower transmisi mereka sebab warga di sana meminta ganti rugi lahan sangat tinggi.
"Masalah sosial seperti ini ikut memperparah krisis listrik kita. Butuh kerjasama dan kekompakan kita semua untuk menyelesaikannya.," kata Gatot Pujo Nugroho sembari meminta tolong seluruh senioran HMI ikut membantu Sumut keluar dari krisis dengan memanfaatkan jejaring alumni mereka.
Untuk mengatasi krisis listrik, Gubsu juga terus berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat, Dewan Energi Nasional (DEN)  dan Dirut PLN. 

"Hasil komunikasi terakhir dengan Dewan Energi Nasional (DEN),  mereka akan mengusulkan Sumut sebagai daerah krisis energi. Dengan status ini, diharap ada percepatan yang dilakukan Pemerintah Pusat untuk menyelesaikan krisis listrik dan energi terutama gas disini," beber Gubsu yang terus berharap masyarakat tetap bersabar dan tidak melakukan aksi-aksi anarkis menghadapi krisis listrik saat ini. Karena aksi anarkis menurutnya tetap bukan solusi dan justru akan merugikan semua pihak. (pks.or.id)

Post a Comment

 
Top