GuidePedia

0
KabarPKS.com - BINJAI - Untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, khususnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Sumatera Utara melaksanakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) dasar untuk guru-guru Paud tingkat Sumatera Utara, di Gedung Diklat Pemko Binjai jalan Mongonsidi,Binjai,Senin (23/9) .

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Sumut Hj Sutias Handayani yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Sumut ini bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal dan Informal Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan, Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Rebublik Indonesia.

Hj Sutias Handayani menjelaskan, pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar. Jenis pendidikan ini  yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan  jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.

"Pendidikan anak usia dini merupakan sesuatu yang paling dibutuhkan oleh anak-anak. Karena apa yang kita berikan pada usia ini merupakan basis dasar bagi anak untuk pembelajaran tingkat selanjutnya. Maka diharapkan pada kita semua dalam acara ini kita bisa lebih senang hati menerima materi-materi sehingga ketika kita nanti pulang ketempat kita masing-masing kita sudah punya bekal cukup untuk mendidik anak-anak kita," ujarnya sela-sela kegiatan.

Tujuan pendidikan PAUD yakni membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan pada masa dewasa dan membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar di sekolah. 

"Maka diklat ini sangat penting. Diklat yang digelar 5 hari ini bukan waktu yang pendek maka maksimalkan menjadi guru PAUD dan kita harap hari-hari selama diklat menjadi hari yang menyenangkan," harap Sutias. 

Ditambahkannya seharusnya kita banyak bersyukur kenapa? Karena kota Binjai Terpilih menjadi kota pelaksanaan Diklat bagi guru-guru PAUD. Maka mamfaatlah pelatihan ini untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan usia dini serta dapat memberikan pendidikan karakter yang baik bagi anak sehingga anak bisa meraih keberhasilan dan kesuksesan dalam kehidupannya di masa mendatang. "Semoga kegiatan ini memberikan kontribusi dan manfaat bagi kita semua dalam membimbing anak kita menuju masa depan yang gemilang," harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai Kadis pendidikan Drs H Dwi Anang Wibowo MPd melaporkan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat sekaligus dapat mendobrak, mengangkat angka partisipasi kasar (APK) PAUD dan TK.

"Di kota Binjai sekarang sudah ada lembaga PAUD sekitar 147 dengan siswa lebih kurang 3942 dan beberapa pelatihan juga kami laksanakan dengan anggaran yang telah di tampung di APBD kota Binjai," katanya.

Perlu kami sampaikan kepada ibunda PAUD, pada saat ini juga di kota Binjai baru kami buat pelatihan PAUD dan kami juga sudah melakukannya hampir di seluruh Lembaga PAUD yang ada di Kota Binjai.

"Mudah-mudah pelatihan selama 5 hari tidak membosankan," harapnya. (pks.or.id)

Post a Comment

 
Top