GuidePedia

0



Jakarta - Koordinator Indonesia Journalist Forum (IJF), Mustofa B. Nahrawardaya meminta agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghentikan kontes kecantikan dunia Miss World di Indonesia yang rencananya akan digelar September 2013. 

Hal itu disampaikan Mustofa kepada berita8.com, Jum'at (6/09). Menurut Mustofa, apabila pihak penyelenggara tidak mengakomodir pandangan ulama dan tokoh ormas Islam, dirinya berharap agar SBY selaku kepala pemerintahan dapat menghentikannya. 

"Apabila pihak penyelenggara tidak pula mendengar saran-saran para tokoh ormas Islam agar menghentikan prosesi MissWorld ini. Saya sarankan Presiden SBY untuk menghentikannya, demi menghormati Pancasila dan UUD 1945, serta menghormati ajaran agama Islam yang mayoritas dipeluk penduduk yang dipimpinnya," tutur Mustofa. 

Mustofa menilai, betapapun penyelenggara mengaku sudah berkomunikasi dengan beberapa tokoh dan kelompok agama tetap saja tidak bisa mengubah persepsi kegiatan berskala internasional itu dari unsur eksploitasi perempuan. 

"Kesan MissWorld tidak akan bisa berubah dari masa ke masa sepanjang tahun. Meski disebut ajang kreatifitas, pengenalan wisata atau promosi wisata, pengalaman menunjukkan bahwa prosesi MissWorld tidak jauh dari unsur-unsur eksploitasi seksualitas, fisik peserta, yang sarat dengan visualisasi segi-segi amoral yang lain," tukas pria yang kini menjadi caleg DPR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 

Tidak hanya itu saja. Mustofa menambahkan, kalau penyelenggara ngotot acara itu tetap dilaksanakan, akan membuka potensi konflik horisontal. Mengingat, kata Mustofa, protes penolakan terhadap ajang Miss World sudah terjadi di sejumlah daerah. 

"Kegiatan itu, dapat menyebabkan kemarahan di berbagai kota dan daerah. Ini sangat wajar karena mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam sangat memiliki hak untuk membendung produk budaya asing yang dikhawatirkan bisa merusak moral dan akidah generasi muda," tegas Mustofa. 

Sebab itu, Mustofa berharap agar penyelenggara dapat secara legowo membatalkan acara tersebut. Pasalnya, Mustofa mengingatkan, kegiatan itu tidak membawa dampak positif bila dipaksakan. 

"Saya menyarankan agar pihak penyelenggara, dalam hal ini RCTI,  supaya  dengan legowo menghentikan MissWorld. Baik yang diselenggarakan di Bali maupun di Sentul Jawa Barat," harap Mustofa. (B8/pks.or.id) 

Post a Comment

 
Top