GuidePedia

0
KabarPKS.com - Mojokerto - Ahad 22 September 2013 kemarin, DPD PKS Kota Mojokerto mengadakan acara bulanan guna memompa semangat kader PKS dan juga para calegnya agar memaksimalkan mesin partai supaya mampu menang dalam pemilu 2014. Hal ini adalah tantangan besar kedepan dan akan semakin kuat dengan “diboncengnya” berbagai caleg yang berasal dari Syi’ah dan Liberal di beberapa partai politik.
Acara yang bertempat di Aula Hotel Selamet, di Jl. Bhayangkara Kota Mojokerto tersebut juga diisi oleh para petinggi DPD PKS Kota Mojkerto. Ketua DPD Ustadz Cholid Firdaus, Kaderisasi Ustadz Sukamat dan Bidang Dakwah Ustadz Hari Susanto Lc, MA.
Taujih yang diisi oleh Ustadz Hari Susanto Lc, MA. itu juga memberikan peringatan mengenai banyaknya caleg yang berideologi yang menyimpang dalam Islam juga berupaya untuk memperjuangkan ideologi mereka. Pertarungan antara ideologi Islam dengan Syi’ah serta Liberal menjadi ancaman utama berbagai partai Islam.
“Pentingnya memperjuangkan PKS, karena kekuatan partai sekuler juga sama berdarah-darahnya untuk memperjuangkan kesekulerannya. Bahkan beberapa tokoh Syi’ah dan tokoh Liberal, mereka pun sedang berjuang untuk memperjuangkan ideologi mereka dalam parlemen. Mereka ingin ideologi yang menyimpang dalam Islam tersebut (Syi’ah dan Liberal) bisa diakui secara legal di Indonesia,” jelas Ustadz Hari Susanto seperti dikutip Suara News.
Selanjutnya Ustadz Hari Susanto mengatakan, “Jika mereka saja berusaha dengan keras memperjuangkan ideologi selain Islam dengan begitu kuatnya, lalu apakah kita akan diam saja? Umat Islam mestinya juga lebih giat lagi untuk memperjuangkan Islam.”
Beberapa tokoh Syi’ah dan liberal yang “membonceng” partai politik di antaranya adalah Jalaluddin Rahmat di PDIP, Ulil ABshar Abdala di P. Demokrat, dan Zuhairi Misrawi di PDIP. (fimadani)

Post a Comment

 
Top