GuidePedia

0


KabarPKS.com - PD.PANJANG – Selasa (1/10), H. Hendri Arnis dan H. Mawardi (Hamas) akan dilantik oleh Gubernur Sumbar, Prof. Irwan Prayitno sebagai Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang periode 2013-2018.

Pelantikan dan pengambilan sumpah akan digelar dalam sidang paripurna istimewa DPRD.

Kabag Humas Setdako, Ampera Salim kepada Singgalang di ruangan kerjanya, Senin (30/9) menyebutkan, acara bersejarah itu akan dihadiri hampir dua ribuan undangan.

Di antara yang diundang adalah para mantan walikota dan wakil walikota, bupati/walikota se-Sumbar, perantau Pabasko, tokoh masyarakat dan elemen lainnya.

“Atas permintaan Pak Hendri Arnis, seluruh walinagari di Tanah Datar juga diundang dalam pelantikan. Beliau mengundang mereka lantaran pak Hendri sebelumnya menjabat Wakil Bupati Tanah Datar,” ujarnya.

Semangat Baru

Dengan semangat baru yang mereka usung, Hendri Arnis dan Mawardi diyakini masyarakat Padang Panjang akan mampu membawa Kota Serambi Mekah itu menjadi lebih baik lagi pada masa mendatang.

Masyarakat kini tentu menunggu program yang dulu semasa kampanye ditawarkan pasangan yang diusung Partai Golkar, PKS, PBB dan PKB itu.

Salah satu yang sangat ditunggu masyarakat adalah pembenahan pasar, karena saat ini kondisi pasar di kota kecil itu sangat memprihatinkan. “Kita akan benahi pasar, hingga Pasar Padang Panjang ini lebih indah, lebih bersih dan lebih nyaman, sehingga mampu menarik banyak orang lain datang untuk berbelanja,” kata Hendri di hadapan masyarakat semasa kampanye dahulu.

Ketua DPD Partai Golkar Padang Panjang, Asril Kasoema menilai, Hendri Arnis memiliki potensi yang besar untuk membawa Padang Panjang lebih maju, karena ia telah memiliki pengalaman sebagai Wakil Bupati Tanah Datar, yang wilayahnya jauh lebih luas dari Tokoh masyarakat sekaligus Ketua DPRD Padang Panjang, Novi Hendri Dt. Bagindo Saidi mengatakan, selain berpengalaman memimpin pemerintahan, Hendri Arnis juga memiliki jaringan yang luas. Hal ini terkait dengan pendidikannya yang lulusan luar negeri dan kepiawaiannya sebagai pengusaha.

“Kita harus dukung HAMAS. Hendri Arnis adalah orang muda yang ideal, penuh ide, inovasi, dan menggagas banyak terobosan-terobosan untuk menyelesaikan persoalan yang ada di Padang Panjang,”ujar putra Nagari Gunung itu.

Novi berharap, dalam memimpin Padang Panjang ke depan, Hamas akan mampu mensejahterakan masyarakat, mengutamakan kepentingan masyarakat daripada kepentingan pribadi dan keluarga, serta siap menghabiskan waktu untuk melayani masyarakat.

Sama halnya dengan Asril dan juga masyarakat lainnya, Novi juga menilai persoalan pasar menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi HAMAS. Pasar harus menjadi prioritas utama, mengingat pasar itu pusat perekonomian masyarakat. Masyarakat Padang Panjang harus memiliki pasar yang representatif.

Di samping persoalan pasar, pendidikan juga menjadi penting bagi masyarakat kota Serambi Mekah ini. Sebagai ikon kota, HAMAS harus mampu menjual potensi kota ini, dengan menciptakan lembaga pendidikan tinggi, sehingga lulusan SMA, SMK dan lain-lain dapat melanjutkan pendidikannya, serta membangun daerahnya sendiri.

Harapan berikutnya, di bidang kesehatan, mendorong pelayanan kesehatan dari Puskesmas hingga rumah sakit harus prima. Selanjutnya, menjadikan Kota Padang Panjang menjadi sentra perdagangan dan jasa.

“Dengan manajemen yang baik, diharapkan HAMAS mampu mengembalikan kejayaan Padang Panjang masa lalu, yakni sebagai pusat pendidikan dan perdagangan di Sumatera,” harap Novi.

Sementara itu Ketua DPC Partai Bulan Bintang, Hendra Saputra menilai, HAMAS memiliki energi dan nyali yang besar. Karakter ini yang seharusnya dimiliki oleh pemimpin, terutama dalam mengambil kebijakan. Menurutnya, HAMAS mampu memaparkan konsep dasar perencanaan pembangunan dengan beberapa sumber pendanaan.

“HAMAS merupakan sosok yang istimewa, apalagi melihat kedekatan Mawardi selama ini dengan masyarakat. Kepedulian keduanya terhadap masyarakat Padang Panjang sangat besar,” pujinya.

Dengan dasar itu, diharapkan nantinya pasangan ini mampu menyempurnakan program pemerintah yang telah dijalankan pemimpin sebelumnya. Membangun pasar yang representatif, membuka lapangan kerja bagi masyarakat Padang Panjang, serta melakukan pendekatan dengan pemerintah provinsi dan pusat guna membangun berbagai infrastruktur lainnya.

“Kita mengharapkan pasangan ini menjadi pemimpin yang visioner, tetap menjaga silahturahmi dengan warganya, selalu membuka kedua telinganya untuk mendengar suara rakyat, serta melakukan pendekatan yang disesuaikan dengan sosio cultural, yakni pola komitmen badunsanak. Serta, meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam hal ekonomi, memberikan modal usaha dan mendampingi dalam pengembangan usahanya,” harapnya.

Ia menambahkan, hal lain yang dibutuhkan masyarakat saat ini dalam pembangunan Kota Padang Panjang adalah jaminan ketersediaan sandang, pangan, papan dan juga kesiapan mental untuk menghadapi berbagai kemajuan dan pengaruh globalisasi. Karena, kemiskinan tidak hanya diartikan sebagai ketiadaan materi, namun juga kemiskinan mental. (205/hariansinggalang)

Post a Comment

 
Top