GuidePedia

0


KabarPKS.com - WONOGIRI - Tercatat 100 KK (Kepala Keluarga) menerima bantuan hibah bedah rumah tak layak huni dari Kementerian Sosial. 

Menteri Sosial Salim Segaf Saleh Al Jufri menyerahkan dana masing-masing KK Rp 10 juta di Lapangan Desa Pediso, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (19/10).

Mensos selain memberi bantuan pugar 100 unit rumah tak layak huni, juga menyerahkan bantuan dana pembangunan sarana lingkungan dua paket, bedah kamar lanjut usia (Lansia) 30 unit, bantuan sepuluh Kelompok Usaha Bersama (Kube), serta bantuan untuk 348 anak melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).

Total bantuan yang disalurkan di Kabupaten Wonogiri sekitar Rp 2 milyar. Bantuan serupa juga diberikan untuk diberikan pada kelompok warga miskin, Lansia, Kube di Kabupaten Karanganyar yang mencapai total Rp 3,1 milyar.

Mensos menjelaskan, bedah rumah tidak layak huni diberikan untuk 100 KK di Kabupaten Wonogiri 100 KK. Setiap KK menerima jatah Rp 10 juta. Total bantuan khusus bedah rumah tidak layak huni di sini mencapai Rp 1 milyar.

Dua paket sarana lingkungan Rp 100 juta, bantuan untuk 10 Kube senilai Rp 200 juta, bantuan bedah kamar Lansia Rp 300 juta. Bantuan untuk anak melalui LKSA Rp 262,8 juta.

Proyek bedah rumah tak layak huni, kata Mensos, sebagai salah satu upaya memotong mata rantai kemiskinan. Bagi warga miskin, mendapatkan rumah layak merupakan sebuah kebahagiaan. Sehingga setiap KK berikut  penghuninya bisa fokus berusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

Pembangunan rumah itu, katanya lagi, tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang hidup secara gotong-royong dan semangat kesetiakawanan sosial. 

Dalam hidup kegotong-royongan itu ada keterlibatan berbagai unsur. Seperti, pemerintah daerah, LSM, pengusaha, tokoh agama dan masyarakat, pemuda, serta kepolisian dan TNI. ''Semangat kebersamaan masih ada hidup di tengah masyarakat inilah yang kita bangun lagi,'' tambahnya.

Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Wonogiri Suwartono, melalui Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan dan Bantuan Sosial, Jarot Kristanto, tercatat 10 desa di Kecamatan Jatiroto yang memperoleh bantuan bedah rumah. 

Adapun alasan pemilihan lokasi di sana berdasarkan pengusulan Pemkab Wonogiri kepada Kemensos. Tapi, tetap divalidasi dan dicek langsung ke lapangan oleh tim dari Kemensos. (Rol)

Post a Comment

 
Top