GuidePedia

0


KabarPKS.com - Jakarta - Proyek Monorel Metropolitan Bandung Raya akhirnya akan segera dirasakan oleh warga Bandung dan kabupaten disekitarnya. Hal ini dikarenakan telah ditandatanganinya Memorandum of Agreement (MoA) antara perusahaan Indonesia dan China dalam acara Indonesia-China Business Luncheon, di Hotel Shangrilla Jakarta, Kamis (3/10) siang.
Pada kesempatan istimewa itu, dilakukan juga penandatanganan 23 perjanjian kerjasama lainnya antara perusahaan Indonesia dan China. Turut hadir dalam acara tersebut Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping dan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan yang juga kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Dengan ditandatanganinya MoA antara perusahaan Indonesia dan China, maka akan semakin memperkuat kerjasama pelaksanaan pembangunan proyek monorel Bandung Raya. " Insya Allah, ground breaking pemasangan tiang pancang dilaksanakan Juli 2014," ujar Aher.
Aher menambahkan bahwa dengan penandatanganan tersebut diharapkan akan memperkuat kerjasama dalam pelaksanaan proyek Monorel Metropolitan Bandung Raya, "karena dilakukan didepan Presiden maka masuk kategori proyek nasional," tegas Aher.
Proyek Monorel Bandung Raya sepenuhnya dibiayai dan dilaksanakan oleh swasta. Dari Indonesia PT Sarana Infrastruktur Indonesia dan PT Jasa sarana --dinaungi PT Panghegar Group. Pihak swasta China yakni China National Machinery Import & Export Corporation (CMC), salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) China. Lingkup kerjasama PT Panghegar Group dan CMC mencakup pembuatan perencanaan induk dan pelaksanaan sistem transportasi massal (Mass Rapid Transit, MRT) terintegrasi jangka panjang di kawasan Bandung Raya khususnya, dan Jabar secara umum.

"Pembangunan monorel di Kota Bandung dan beberapa kabupaten di sekitarnya (Bandung Raya) merupakan proyek awal yang tengah bergulir," pungkas Aher.
Sumber: PKS.or.id

Post a Comment

 
Top