GuidePedia

0


KabarPKS.com - Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, M Sohibul Iman mengatakan, opini yang menyebutkan kinerja DPR buruk dipengaruhi beberapa hal. Disebutkan, publik kemungkinan hanya menerima informasi kasus-kasus negatif yang terjadi di DPR.
"Kalau ada informasi yang salah, maka DPR harus memperbaiki komunikasi politiknya. Sebab, bisa juga informasi tentang DPR baik yang positif maupun negatif sampai kepada publik dan publik melihat negatifnya lebih banyak dibanding positifnya," kata Sohibul di Jakarta, Selasa (1/10).
Dia membenarkan bahwa faktor sumber daya manusia (SDM) berpengaruh terhadap kinerja DPR. "Saya sepakat bahwa faktor SDM sangat menentukan, baik dari sisi kemampuan maupun integritas. Maka rakyatlah yang harus memilih secara benar, jangan hanya mengandalkan popularitas dan isi tas (banyak uang)," tutur politikus Partai Keadilan Sejahtera ini.
Sebenarnya, menurut Sohibul, anggota DPR yang berkinerja buruk dapat diberikan sanksi. "Bisa saja diberi sanksi, pertama oleh fraksinya dengan beragam cara, mulai teguran sampai dengan tidak dicalonkan lagi. Kedua oleh konstituennya dengan cara tidak dipilih lagi," ucapnya.

Dia menambahkan, laporan pertanggungjawaban DPR kepada rakyat selalu diberikan setiap tahun oleh ketua DPR dalam sidang paripurna. "Awal September lalu, laporan pertanggungjawaban DPR sudah dibacakan. Masyarakat bisa mengakses laporan itu, termasuk juga hasil-hasil kerja semua AKD (alat kelengkapan dewan)," tandasnya. (beritasatu)

Post a Comment

 
Top