GuidePedia

2
KabarPKS.com - Padang - Sidang DPRD Kota Padang berlangsung jua. MUI dan Ormas islam tak diberi tahu, bahkan mereka mencoba mengelak!

Hasilnya bukan sekedar mengecewakan tapi telah memporakporandakan Minangkabau. Rumah sakit kristen Siloam lebih mereka cintai dari Minangkabau.

Ummat Islam telah berjuang keras, siang dan malam. 6 bulan lamanya kita berjuang, dengan biaya sendiri, naik angkot dan jalan kaki. Hanya bermodal keikhlasan. Rupanya perjuangan itu dikhianati, tak sedikit juapun kami merasa dihargai.

Tadi pagi saya ke DPRD Padang. Meminta dokumen hasil pleno tersebut. Semua seperti sembunyi. Lewat Sekwan kami gagal mendapatkannya walau setengah lembarpun. Tapi lewat fraksi PKS kami mendapatkannya. Karena itu memang hak kami, rakyat yang mereka wakili.

Saya menatap sayu meja-meja kosong fraksi PKS. Tapi, hatiku insya Allah tak akan kosong !

PKS, izinkanlah hatiku adil menilaimu. Ternyata, kaulah yang dapat membaca hati ummat, hati ulama. Perjuanganmu menolak siloam bagiku bagaikan setitik embun di terik padang pasir.

Demi Allah, menulis kata-kata ini aku sedang menangis, tapi aku bukan cengeng. Yang aku tangiskan adalah 'mengapa suara ummat dan ulama tak terdengar di gendang teleinga DPRD Padang, atau hati mereka membisu. 

Kata-kata seperti apakah lagi yang bisa kami sampaikan. Pada hal ulama datang membawa ayat-ayat al Qur'an, tapi tak mereka acuhkan. Mereka lebih membela uang, investasi, keuntungan dunia....!

Terima kasih Tuhanku, kami tak akan pernah surut membela agamuMU ! Amin !

Oleh : Ibnu Aqil D Ghani
Wakil Ketua Forum Masyarakat Minang Tolak Siloam

sumber: kasurau.com

Post a Comment

  1. Di daerah-daerah kita lihat banyak kader PKS yang hebat dan potensial. Kita hanya khawatir mereka yang potensial dan bagus itu akan kena imbas karena citra DPP dan Dewan Sura PKS yang anjlok dimata masyarakat, PKS harus mengantisipasi ini kalau mau cemerlang di Pemilu 2014 nanti. Semoga...

    ReplyDelete
  2. saat itu kenapa hilmi aminudin ikut pencet tombol peresmian peletakan batu pertama?

    ReplyDelete

 
Top