GuidePedia

0
(kiri ke kanan) Cahyadi Takariawan (berbaju putih) dan Konsulat Jendral Johor Bahru, Taufiqur Rizal
KabarPKS.com - Johor Bahru, Malaysia - Pernikahan yang Sakinah Mawaddah wa Rahmah merupakan cita-cita yang biasa diungkapkan oleh seseorang yang baru memasuki jenjang pernikahan. Sakinah yang bermakna ketenangan. Mawadah yang berarti cinta yang menggelora, sementara Rahmah adalah cinta yang lembut. Demikian dipaparkan oleh Cahyadi Takariawan dalam acara talkshow parenting Bidang Pemberdayaan Perempuan (Bidpuan) Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Malaysia Daerah Johor Bahru dengan tema  “Generasi Muda Harapan Bangsa, Tanggung Jawab Siapa?”, Johor Bahru, Malaysia, Ahad (8/12/2013).

"Ketiganya akan terwujud seiring berjalannya waktu, dengan usaha untuk saling menghormati antara suami dan istri akan perbedaan sifat masing-masing," ujar Pak Cah, sapaan akrab Cahyadi Takariawan.

Cahyadi mengungkapkan tentang banyaknya angka perceraian di Indonesia. Sekitar 24 kasus perceraian per jam. Seringkali asal mula perceraian ini dimulai dari masalah yang kecil dan sepele. "Masalah ini membesar karena tidak diselesaikan dengan baik. Oleh karena itu, perlu ada kesamaan visi antara suami dan istri dari sejak awal merencanakan pernikahan," ungkapnya.

Lebih lanjut Cahyadi mengatakan bahwa  modal dasar bagi seorang anak untuk siap menghadapi dunia luar adalah keluarga yang memberikan lingkungan dan pendidikan yang baik. Hal itu tentu saja bisa diperoleh dari orang tua yang mampu menjalankan perannya dengan harmonis.

Turut hadir sebagai pembicara Ida Nur Laila, Istri dari Cahyadi Takariawan. Keduanya adalah pasangan suami istri yang juga merupakan pakar parenting, dan  pendiri Jogja Family Center. Sebuah lembaga yang menangani konseling keluarga di Jogjakarta, Jawa Tengah.

Pada kesempatan tersebut Ida mengatakan bahwa sejarah anak kita belum selesai, ada masanya ia tumbuh dan berkembang. Oleh karenanya jangan melabeli anak dengan sebutan-sebutan yang tak pantas, seperti nakal, manja, pembangkang dan lainnya. "Ia masih mungkin berubah, asal kita sebagai orang tuanya mau mendidik dan memberikan lingkungan serta kata-kata yang baik padanya," ujar Ida.

Sementara itu ketua PIP PKS Malaysia Daerah Johor Bahru, Arien Heryansyah berharap dengan diselenggarakannya talkshow ini dapat membangun kesadaran para orang tua untuk turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

Talkshow ini turut dihadiri oleh Konsulat Jendral Johor Bahru, Taufiqur Rizal. Beliau mengapresiasi acara ini dengan sangat baik. Acara Talk Show Hari Ibu ini dimeriahkan dengan pembacaan puisi, persembahan dari seorang kader PKS yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita di negeri jiran.

Post a Comment

 
Top