GuidePedia

0
Saat Foke masih pimpin Jakarta Anak-anak muda itu tajam mengkritisi
Kini Jokowi memimpin Jakarta Kembali anak-anak muda itu Pedas memberikan kritik
Tapi, apakah benar anak-anak muda itu Hanya pedas dan tajam Mengkritisi siapa pun pemimpin Jakarta
Setajam-tajamnya pisau analisa anak-anak muda itu Sepedas-pedas kritik pada para pemimpin Nyatanya anak-anak muda itu Selalu tampil terdepan Peduli dan membantu Warga yang tertimpa musibah banjir Meski anak-anak muda itu mendapatkan cibiran Karena membantu menggunakan seragam Anak-anak muda itu Telah berusaha membantu, berbagi dan memberi Meski belum sempurna Anak-anak muda itu Terus peduli dan bekerja Tak terpengaruh tahun politik
Namun… Apakah barisan anak-anak muda itu Hanya bisa mengkritisi saja?
Mari kita lihat dengan seksama! Dalam sunyi dan senyap Ketika petugas belum tampak batang hidungnya Barisan anak-anak muda itu datang dengan Cinta Bawa sejuta kepedulian Bahkan mereka alpa pencitraan Karena tak ada satu pun awak media berada dalam barisan mereka Tak ada dana, begitu kata salah satu kadernya
Anak-anak muda itu penuh gairah Karena ia bekerja pagi, siang dan malam Untuk sebuah kepedulian Padahal paginya mereka harus bekerja Tapi mereka tak rela malam berlalu begitu saja tanpa kepedulian Sementara banyak saudaranya yang tertimpa musibah banjir
Ketika banjir mengepung Jakarta Anak-anak muda itu sontak Bergegas jiwa mudanya bangkit dan peduli Saat itu juga terbentuklah 40 titik kepedulian Posko banjir tersebar di seluruh Jakarta
Anak-anak muda itu memang pedas Tajam dan keras protes bila ada ketidakadilan Anak-anak muda itu juga Cepat dan peduli membantu Bila ada musibah Bagaimana mungkin kita tidur lelap sedangkan para korban banjir sedang berjuang melawan dingin? Begitu suara kepedulian Yang kudapat dari salah seorang kader Dari barisan anak-anak muda itu
Anak-anak muda itu sedang berlomba dalam kebaikkan Jika mereka punya dana Maka mereka akan akan dengan cepat Merogoh kantongnya Mengeluarkan sejumlah dana Sebagai wujud solidaritas Bahkan anak-anak muda itu Menggalang bantuan dengan berbagai cara Dan socmed jadi pilihannya Karena anak-anak muda itu sadar betul Beriklan di media cetak atau media elektronik Tak sesuai dengan kocek mereka
Kalau kamu bisa beri tahu saya Siapa dan partai apa Yang bisa melebihi kerja-kerja Anak-anak muda itu Atau minimal sama Tolong colek saya Pasti akan kubuatkan puisi juga untuknya
Ini bukan sombong Tapi hanya berbagi Tentang apa yang kurasakan Dan semoga kita dapat merasakan yang sama Bahwa pemuda bisa peduli Bahwa pemuda bisa berbagi Bahwa pemuda bisa memimpin Meski mereka belum berada ditampuk kekuasaan Karena sejatinya anak-anak muda itu sudah menjadi pemimpin Dan mereka menjadi pemimpin dengan keteladanan Tidak hanya Jakarta Di seluruh pelosok negeri Jika terjadi musibah Maka dengan cepat Tangan-tangan anak-anak muda itu Bergenggam bahu membahu Bersatu ulurkan tangan Membantu dengan Cinta Kerja Dan harmoni Untuk NKRI yang sama-sama kita cintai
Allahu Akbar!
Kiriman Puisi dari: Bang Justice

Post a Comment

 
Top