GuidePedia

0

SEMARANG—Kondisi bencana banjir yang terjadi di kawasan Pantura Timur dan Barat Jawa Tengah masih cukup parah. Bahkan akses jalan utama Semarang menuju Surabaya putus total akibat tinggi air banjir di Kudus yang mencapai paha orang dewasa. Mengantisipasi hal tersebut, tim Cepat Tanggap Bencana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng segera melakukan langkah antisipasi dan penanggulangan bencana daerah.

Bekerja sama dengan masyarakat setempat, tim yang dikomandani oleh Amir Darmanto ini segera bergerak melakukan evakuasi  korban. Puluhan kader PKS yang tergabung dalam relawan cepat tanggap bergerak mengamankan barang – barang yang terkena musibah banjir.

“Selain evakuasi, kami membuka posko bencana di wilayah Pantura Timur dan Barat. Di Pantura Timur kami buka di Welahan Jepara dan di Desa Termoso, Kudus,” kata Amir, Rabu (22/1) siang.

Selain membuka posko banjir, tim PKS Jateng juga menggelar aksi evakuasi dan penanganan pertama terhadap bencana banjir yang terjadi cukup parah di Kudus, Jepara dan Pati. “Kami juga memberikan bantuan kepada korban banjir yang mengungsi, seperti mie instan, nasi bungkus, ubi dan makanan cepat saji untuk ratusan pengungsi yang berada di Desa Termoso, Kudus,” terangnya.

Semua relawan yang tergabung dalam aksi penanganan banjir Pantura Timur dan Barat masih terus memberikan pelayanan yang terbaik. “Posko di buka di Welahan, Jepara, untuk informasi lebih lanjur bisa menghubungi komandan lapangan di Jepara ada Solikin dengan nomor 085640750440.Untuk Kudus dan Pati bisa menghubungi Sunaji di nomor  081325703709 dan Warjono di nomor HP 082133861333. Sementara untuk Pekalongan bisa menghubungi Aji Suryo dan Edi dengan nomor 085842049763,” jelas Amir yang juga Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga (BKO) DPW PKS Jateng ini.

Aksi Tok-tok Wow
Terpisah, penanganan banjir yang terjadi di kawasan Pantura juga dilakukan relawan cepat tanggap PKS Jateng di wilayah Pantura Barat, tepatnya di Kota Pekalongan. Banjir parah yang terjadi di Kota Batik ini tak ayal membuat warga setempat  terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Yang unik, relawan PKS Jateng di Pekalongan justru melakukan aksi jemput bola dengan menggelar aksi tok – tok wow, yakni membagi – bagikan makanan dan bantuan cepat saji kepada warga korban banjir yang malas mengungsi.“Para kader PKS tersebut mengantar makanan ke warga yang bertahan di rumah. Kami memberikan nasi bungkus dan ubi rebus,” kata Daryanti, Humas PKS Kota Pekalongan.

Aksi tok – tok wow ini, imbuhnya, dilakukan di hampir semua desa yang tergenang banjir. Para kader PKS tersebut menggunakan perahu buatan yang terbuat dari jerigen untuk keliling melakukan aksi tok – tok wow.
“Total ada 30 relawan PKS yang keliling di desa di Pekalongan, yakni Mulyorejo, Jeruksari, Sepacar, Gumawang, Wonokerto, Bebel, Pekuncen, Samborejo, Silawan, Tengeng, Tunjungsari,” pungkasnya.

Post a Comment

 
Top