GuidePedia

0

Palembang (24/2) - Sebagai bentuk penghargaan kepada para kader yang telah bekerja secara maksimal untuk mensosialisasikan Partai Keadilan Sejatera (PKS) kepada masyarakat, Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Palembang mengadakan "DPD PKS Award", Ahad (23/2) kemarin. Bertempat di Grand Artyasa Convention Centre (GACC) Palembang, acara ini dihadiri tidak kurang dari dua ribu kader se-Kota Palembang.
Ketua DPD PKS Palembang, Adi Apriliansyah dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya dan ucapan terima kasih atas kinerja kader selama ini. “Terima kasih atas segala kontribusi kader semua, segala potensi dan kontribusinya sungguh sangat berharga bagi perjuangan dakwah ini, baik itu sumbangan dana, tenaga maupun pemikiran insya Allah akan selalu diingat,” ujar Adi yang disambut teriak takbir oleh peserta yang hadir.
Adi menambahkan bahwa acara ini merupakan konsolodasi terakhir yang digelar didalam gedung, selanjutnya PKS Palembang akan menggelar konsolidasi ditemapt terbuka. “Ini adalah konsolidasi terakhir kita yang bersifat indoor, setelah ini kita akan adakan kegiatan di luar, kita show if force,” ungkapnya.
Pada acara penganugerahan ini, peringkat pertama diraih oleh kader PKS bernama Khansa. Penghargaan berupa uang tunai dan sebuah gadget tablet. Karena tidak hadir ketika dipanggil, hadiah diwakilkan oleh koordinator Daerah Pemilihan (Dapil) 5, Yopi Irawan.
Turut hadir beberapa unsur Dewan Pengurus Wilayah PKS Sumatera Selatan dan Pengurus DPD PKS Palembang seperti Sekretaris Umum DPW PKS Sumsel Irwan Irawadi, Sekretaris Dewan Syuro Wilayah (DSW) PKS Sumsel Mohammad Lutfi Izzuddin, Sekretaris DPD PKS Palembang Ridwan Saiman, Bendahara DPD PKS Palembang Eka Erfanie dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PKS Palembang Siswandi, serta jajaran pengurus DPD PKS Palembang.

Acara yang bertajuk konsolidasi, apresiasi dan instruksi tersebut juga diisi training motivasi oleh trainer nasional, Purwanto Yusdarmanto dengan Breaking Mental Block. Purwanto menyampaikan bahwa kita hidup dengan persepsi kita, maka ubahlah segala persepsi buruk menjadi persepsi yang baik. “Intinya adalah kita harus ber-husnuzhan kepada Allah,” himbaunya.

Post a Comment

 
Top