GuidePedia

0


SUMBAR - Gubernur Irwan Prayitno memberi bantuan komputer untuk menunjang kegiatan 26 sekretariat Kerapatan Adat Nagari (KAN) Sumatera Barat, Senin siang (3/2). Hadir juga dalam kesempatan itu Kepala Biro Pemerintahan Drs. Syafrizal,MM dan pengurus KAN se-Sumatera Barat.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Irwan Prayitno yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyampaikan, paradigma penataan desa saat ini telah menempatkan desa tidak hanya sebagai local self governance, namun juga sebagai self-governing comunityOleh karena itu peningkatan kapasitas pemerintahan Nagari tidak saja diarahkan pada upaya menjamin pemerintahan Nagari, namun juga bagaimana Nagari lebih berdaya dalam memberikan pelayanan dan meningkatkan partisipasi masyarakat adat dalam pembangunan wilayah. 

KAN sebagai lembaga kemasyarakatan informal di Nagari merupakan wadah bagi para ninik mamak yang telah ada dan diwarisi secara turun temurun sepanjang adat, serta berfungsi dalam memelihara kelestarian adat dan menyelesaikan perselisihan sako-pusako.
KAN dipandang membawa makna sangat penting dalam mengayomi seluruh anggota masyarakat guna menjamin kehidupan sesuai dengan adat dan budaya Minangkabau. 

"Pemberian komputer untuk 26 KAN di Provinsi Sumatera Barat ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan peran dan fungsi KAN guna mengoptimalkan pelayanan terhadap masyarakat diwilayah nagari masing-masing," ungkap Irwan.
Irwan juga menyampaikan penyerahan komputer ini untuk pertama kalinya dilakukan dalam Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan melalui Kegiatan Pembinaan Monitoring dan Evaluasi dan kekayaan Nagari tahun 2013.
Sebanyak 26 Kantor KAN yang menerima bantuan ini merupakan KAN yang telah lulus seleksi atas proposal yang telah diajukan sebelumnya kepada pemprov Sumbar melalui Biro Pemerintahan.
Kegiatan pertemuan pengurus KAN se-Sumatera Barat juga melakukan dialog dan penyampaikan informasi oleh Ketua KAN dan Walinagari dengan Gubernur dalam mencari solusi berbagai persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat. 

Post a Comment

 
Top