GuidePedia

0


Banda Aceh (10/3)- Berbagai langkah strategis sudah dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Aceh untuk Pemilu 2014. Langkah-langkah tersebut sudah dilakukan pada satu bulan sebelum Rabu, 9 April 2014, waktu pelasanaan pemilu legislatif. Paling tidak ada tiga langkah strategis yang sudah disampaikan oleh PKS Aceh:

1. Mengadakan Rapat Kordinasi Pimpinan (Rakorpim)
Rakorpim diadakan pada akhir pekan lalu mulai Sabtu (8/3) hingga Ahad (9/3) di Aula Permata Hati, Convention Center Aceh Besar. Tidak tanggung-tanggung, PKS Aceh memanggil seluruh jajaran pimpinan, mulai dari tingkat kabupaten dan kota, tingkat provinsi, hingga tingkat nasional.

Tokoh nasional dari Aceh yang diundang adalah dua anggota DPR, yaitu Nasir Djamil yang berada di Komisi III (bidang hukum, HAM, dan keamanan) serta Raihan Iskandar yang berada di Komisi VIII (bidang sosial dan penanggulangan bencana, agama, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak). Turut diundang pula Ustadz Mohammad Ihsan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS.

Rapat ini akan membahas kesiapan PKS Aceh dalam menghadapi Pemilu 2014 sekaligus menentukan strategi terbaiknya. Menurut Ketua DPW PKS Aceh Ghufran Zainal Abidin, PKS Aceh siap dengan tantangan pada Pemilu kali ini, “Kita ingin memastikan apakah mesin PKS, (yaitu) kader-kader PKS sudah memaksimalkan kerjanya, (karena) waktu Pemilu sudah sangat dekat.

2. Mendaftarkan Menteri-Menteri PKS sebagai Juru Kampanye
Tiga menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II sudah didaftarkan sebagai juru kampanye PKS Aceh pada Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh. Mereka adalah menteri-menteri asal PKS, yang mencakup Menteri Pertanian Suswono, Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring.

Tidak hanya menteri-menteri, DPW PKS Aceh juga sudah mendaftarkan Presiden PKS Anis Matta dan Sekertaris Jenderal PKS Taufik Ridho, serta dia anggota DPR asal Aceh, yaitu Nasir Djamil dan Raihan Iskandar.

Sekertaris PKS Aceh Saifunsyah saat ini sedang mengatur jadwal untuk tokoh-tokoh nasional tersebut, “Jadwal kampanye baru diumumkan oleh KIP Aceh, jadi untuk jadwal juru kampanye harus kita sesuaikan terlebih dahulu.”

3. Memastikan Kesiapan Saksi pada Setiap TPS beserta Dana Saksi
Sepuluh ribu tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Aceh dipastikan akan mendapat satu saksi dari PKS. Tidak hanya pada TPS, PKS Aceh juga sudah menyiapkan saksi untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Semua saksi ini akan dilatih untuk mengawasi jalannya pelaksanaan Pemilu dan mencegah kecurangan.


Terkait dengan pendanaan saksi, PKS Aceh tidak khawatir. Bagi kita itu tidak menjadi masalah, karena insya Allah kita mampu untuk membiayai saksi, apalagi kader PKS terbiasa juga untuk membiayai diri mereka sendiri,ungkap Ghufran yang sudah menginstruksikan seluruh kader PKS hingga tingkat gampong untuk bekerja keras dalam meraih suara.

Post a Comment

 
Top