GuidePedia

0

Ansan, Korea Selatan (23/3)- Musim mulai berganti di Korea Selatan. Udara yang kerap menusuk tulang, tak lagi garang. Kehangatan sedikit demi sedikit mulai menjalar ke seluruh tubuh. Kuncup-kuncup bunga mulai merekah di atas ranting-ranting yang meranggas, sungguh melahirkan sebuah semangat baru.

Begitu pula dengan semangat para kader dan simpatisan yang tergabung dalam Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fans Club Korea (Selatan). Pada Sabtu (22/3) dan Ahad (23/3) lalu mereka mengadakan acara di Masjid Ansan. Agenda acara di Masjid Ansan adalah berkumpul untuk memahami (tadabur) ayat-ayat Allah, melaksanakan shalat qiyamul lail berjamaah dengan pembacaan satu juz Al-Qur’an.

Acara mabit dan shalat qiyamul lail berjamaah ini tidak lain untuk mempersiapkan ruhani dan jasmani para pemuda PKS Fans Club Korea ini yang juga relawan TRW (Taufik Ramlan Wijaya, Calon Legislatif DPR Dapil Jakarta II/Luar Negeri). Seperti yang telah direncanakan sebelumnya, mereka akan melaksanakan sosialisasi pelaksanaan Pemilu yang rencananya dilaksanakan Ahad pagi di Kota Ansan.

Ansan dipilih sebagai tempat pelaksanaan acara karena kota ini dihuni oleh banyak warga negara Indonesia. Jumlahnya paling banyak apabila dibandingkan warga negara Indonesia yang tinggal di kota lain di Korea.

Setelah mengisi ruhani dengan aktifitas rabbani, relawan terlihat sibuk mempersiapkan amunisi bagi terlaksananya acara Sosialisasi Pemilu.

Usai melaksanakan salat shubuh, berbagai persiapan pun dimulai. Dan tepat pukul 10.00 waktu setempat seluruh relawan bergerak menuju stasiun kereta bawah tanah Ansan yang jaraknya tak jauh dari lokasi masjid. Di tempat itu rencananya acara akan digelar. Sayangnya, petugas yang melihat hal ini tak mengizinkan hal tersebut.

Tak kehilangan akal dan semangat, para relawan terus merangsek mencari lokasi baru yaitu di Pasar Ansan. Setelah melalui proses yang agak lama untuk mendapatkan perizinan, acara pun akhirnya dapat dilaksanakan tepat pukul 11. Diiringi lagu "Kobarkan Semangat Indonesia", kegiatan ini cukup menarik simpati dari warga Korea pada umumnya dan warga Indonesia pada khususnya. 

Bukti simpati warga Korea adalah dengan tak segan memberikan makanan pada para relawan. Warga Indonesia khususnya sangat tertarik dengan beragam fasilitas yang disajikan antara lain yaitu; pengecekan DPT secara online, informasi mengenai ketentuan pemilih, informasi waktu dan tempat Pemilu di Korea, informasi contoh kertas suara, dan informasi mengenai calon legislatif.
Membantu mengecek DPT secara online

Usai salat Zuhur dan makan siang, acara pun dilanjutkan kembali. Sambutannya makin luar biasa. Makin banyak pengunjung yang menghampiri stand mini yang dibuka oleh para relawan hingga sore hari. Mayoritas dari mereka tak paham mengenai pelaksanaan Pemilu di Korea. Banyak juga di antara pengunjung yang ternyata tidak terdaftar dalam DPS PPLN Korea. Tak jarang pula yang melampiaskan kekesalan mereka karena adanya ketidakpercayaan terhadap DPR. 
Sosialisasi pemilu yang mendapat sambutan yang luar biasa

Pemilu di Korea akan dilaksanakan pada tanggal 6 April di enam kota yaitu, Seoul, Ansan, Incheon, Daegu, dan Gimhae, serta Pulau Jeju. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi media penghubung antara pelaksana Pemilu dengan warga negara Indonesia di Korea. (Rosalina/Korea Selatan)

Post a Comment

 
Top