GuidePedia

0
Aceh (25/3) - “Segera tinggalkan Aceh!” pekik garang Juru Kampanye PKS Aceh Muhammad Nasir Jamil pada kampanye nasional PKS Aceh di Stadion Lampineung Banda Aceh, Selasa (25/3).
Kalimat tersebut ditujukan mantap kepada para oknum yang sengaja mengusik perdamaian di Aceh hanya untuk kepentingan politik semata. Terlebih, saat ini sudah mendekati pemilu legislatif 9 April 2014 mendatang.
Nasir Jamil menjelaskan bahwa para oknum tersebut menebar teror dan intimidasi sehingga rakyat manjadi takut untuk memilih secara bebas dan rahasia. “Ujungnya, wakil rakyat yang duduk di pemerintahan bukanlah yang berkualitas. Intimidasi dan menakut-nakuti rakyat agar rakyat merasa takut dan memilih tidak sesuai dengan kesadarannya, itulah adalah musuh kita bersama!” lanjutnya dengan berapi-api.
Nasir Jamil juga menekankan pada semua Caleg PKS untuk fokus pada kesejahteraan rakyat Aceh, menimbang banyaknya uang yang masuk tetapi sampai hari ini masih belum optimal untuk mensejahterakan rakyat Aceh.
“Orang miskin masih banyak, rumah tidak layak huni masih banyak, itu artinya uang yang diberikan ke Aceh belum mensejahtrakan rakyat Aceh!” paparnya lagi.
Lebih lanjut Nasir mengatakan bahwa cara yang efektif dapat dilakukan saat sudah terpilih nanti adalah dengan rajin bertemu dengan masyarakat dan mendengar kritik dan aspirasi mereka. Terutama, Aleg PKS wajib memberikan perhatian khusus kepada sentra-sentra ekonomi di pedesaan dan meningkatkan kualitas barang-barang yang diproduksi.
“Saat ini kita lihat masih banyak desa yang memprihatikan, kita harus tumbuhkan perekonomian masyarakat desa dan tugas Anggota Dewan PKS lah untuk menghidupkan kembali koperasi-koperasi unit desa agar perekonomian didesa bisa lebih baik,” tegas Nasir.
Sementara itu Juru Kampanye PKS Aceh yang lain Raihan Iskandar, mengatakan bahwa walaupun banyaknya tuduhan dan intimidasi yang dialamatkan kepada PKS, terutama menjelang pemilu legislatif 9 April 2014 besok, hal tersebut justru memperkokoh soliditas PKS.

Post a Comment

 
Top