GuidePedia

1


Di balik gegap gempita dan gemerlapnya Kampanye Akbar PKS pada Ahad di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), ada satu perasaan sedih dan haru yang menyelinap ke dalam hati saya, yaitu ketika Ustadz Hilmi Aminuddin (Ketua Majelis Syuro PKS) naik ke panggung dan menyampaikan orasinya, yang bagi kami, kader PKS adalah taujih (tausyiah dari seorang ayah kepada anak-anaknya).

Dalam taujihnya Ustadz Hilmi menyampaikan perasaan gembira dan terharu menyaksikan kader dan simpatisan PKS yang hadir memenuhi GBK, menyaksikan "buah kerja" dari para kader PKS tahun 80-an yang saat ini sudah banyak yang sepuh, termasuk beliau sendiri.

Selanjutnya masih dengan suara terbata-bata dan seperti menahan tangis, Ustadz Hilmi berkata, "PKS pasti akan sering mengadakan acara-acara besar seperti ini, namun...belum tentu nanti saya bisa menyaksikannya kembali..."

Inilah yang membuat saya terenyuh dan meneteskan airmata, orangtua yang kami sangat cintai ini seolah-olah memberikan isyarat kepada kami bahwa beliau tak selamanya bisa mendampingi, menemani, mengawasi dan menasihati kami dengan dengan petuah-petuahnya yang selalu sarat makna. Dalam kesempatan ini pula beliau berpesan agar kami tetap istiqomah, fokus kerja ,serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.


Di sisi tribun sebelah kanan diam-diam saya berdoa, "Ya Rabb, sayangi Ustadz Hilmi beserta para qiyadah kami lainnya, berikan kesehatan kepada mereka, muliakan kehidupan mereka, dan jadikan kami sebagaimana yang diharapkan oleh Ustadz Hilmi. Aamiin..."


Wahai Ikhwah, tolong aminkan doa ini...

(saat menulis inipun saya menangis..)


Oleh: Ria Sanusi, seorang istri dan ibu dari lima anak di Tangerang Selatan

Post a Comment

 
Top