GuidePedia

0


Bandung (16/6) - Seminggu yang lalu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bertolak ke Jepang untuk memenuhi undangan dari empat Wali Kota di Jepang. Apa saja yang dilakukannya saat di Jepang? Ini oleh-oleh yang dibawa untuk Bandung dari lulusan University of California, Berkeley, tersebut.

Ke Jepang, pria yang akrab disapa Emil tersebut diundang oleh Wali Kota Sukuba, Hamamatsu, Toyota City dan Kitakyushu. Menurutnya, bangsa Jepang menaruh perhatian terhadap empat negara di antaranya Indonesia dan Vietnam.

"Jadi jepang ini banyak melakukan kegiatan ekonomi baik investasi maupun berupa bantuan," jelasnya di Jalan Sukabumi, Senin (16/6/2014).

Khusus dengan Indonesia, lanjut Emil, Bandung akan jadi percontohan dengan meresmikan kantor kerjasama Jepang-Bandung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga).

"Di situ nanti ada tempat rutin berkumpul mengimplementaskan rencana kerjasama. Nanti Jepang juga akan bikin kompetisi aplikasi komputer untuk SMA dan Mahasiswa. Pemenangnya diaplikasikan untuk kepentingan kota. Sponsornya dari Jepang," ucapnya.

Selain itu, Jepang dan Bandung juga tengah mempersiapkan MoU dengan 300 perusahaan Jepang yang berkomitmen mengembangkan Smart City. "Saya menawarkan diri Bandung jadi Pilot projectnya untuk percontohan," kata Emil.

Dari sisi lingkungan, Emil juga melihat sekitar 23 pabrik daur ulang. Ia diberi pengetahuan terkait pemilahan sampah yang diaplikasikan di Jepang. "Di sana itu pemilahan sampah sendiri-sendiri. Kaca sendiri, karpet sendiri. Dan, di sana itu buang sampah ada harinya. Senin sampah organik, Selasa sampah apa, mudah-mudahan bisa dipraktekan di sini," harapnya.

Post a Comment

 
Top