GuidePedia

0
BANDUNG, (PRLM).- Gubernur Jabar Ahmad Heryawan sangat yakin bahwa situasi di Jawa Barat dipastikan kondusif menghadapi hasil pemilihan presiden yang bakal diumumkan KPU (22/7/2014). Menurutnya selama ini masyarakat Jabar selalu menunjukan sikap sopan menghadapi situasi apapun.
"Jabar mah terkenal aman, alhamdulillah kita dikaruniai penduduk yang banyak tapi balalageur (baik-baik) jadi aman. Kita bisa lihat indikatornya setiap Pemilukada, Pilgub, Pileg, Pilpres aman, Alhamdulillah," kata Heryawan seusai mengadiri apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2014 di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, pada Senin (21/7/2014).
Namun, kata Heryawan, kewaspadaan harus tetap dijaga, karena menurut teori keamanan untuk deteksi dini gangguan keamanan tetap harus ada persiapan. "Misalnya, kondisi yang diprediksi tidak ada gangguan diantisipasi dengan kekuatan dan pengamanan ringan," ujarnya.
Menurut dia, apabila kondisi diprediksi ada gangguan ringan diantisipasi dengan kekuatan menengah. Namun, apabila diprediksi ada gangguan menengah akan diprediksi dengan pengamanan berat. "Kondisi dan pendekatan keamanan di Jawa Barat selalu diantisipasi satu tahap di atas prediksi," tambahnya.
Sementara itu Kapolda Jabar Mochamad Iriawan mengaku, keamanan di wilayah hukumnya menghadapi situasi 22 Juli besok tetap kondusif. "Tetap kondusif, aman dan landai saja. Tapi kita siapkan beberapa langkah antisipasi. Bahkan untuk bantuan kita kirim dua kompi ke jakarta," ujarnya.
Selain itu kata dia, pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Kodam III/Siliwangi dalam pengamanan untuk hal-hal yang tak diinginkan, bahkan sudah mengajak para relawan dari kedua pasang calon untuk berdamai, dan saling menjaga keamanan.
"Relawan, simpatisan, dan tim sukses sudah kita rangkul, jadi dipastikan kondisi Jabar bagaimanapun hasil Pilpres akan kondusif," katanya.

Post a Comment

 
Top