GuidePedia

0

KabarPKS.com - Bandung - Dalam waktu dekat ini Pemerintah Kota Bandung akan membentuk pasukan penyapu jalanan yang akan membersihkan sampah-sampah yang berserakan dibeberapa tempat di Kota Bandung. Hal itu dilakukan untuk menciptakan Bandung bebas sampah.
Disampaikan Wali Kota Bandung, M Ridwan Kamil, pihaknya meminta kepada para pengusaha yang ada di Kota Bandung untuk menyumbangkan pasukan penyapu jalanan yang akan bertugas di 14 ruas jalan di Kota Bandung.
Dikatakan, sebelum-sebelumnya Pemkot Bandung meminta bantuan berupa truk sampah, tempat sampah dan lainnya, maka untuk saat ini pihaknya meminta pasukan pembersih jalanan untuk nantinya disalurkan kepada PD Kebersihan Kota Bandung.
"Jadi mereka nanti tugasnya membersihkan sampah-sampah yang ada di ruas Jalan Kota Bandung, itu ada sekitar 14 ruas jalan yang banyak dikunjungi turis, mudah-mudahan dengan pola seperti ini Bandung bisa bersih dari sampah," kata Ridwan kepada wartawan saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, kemarin (13/7).
Terpisah, Kepala PD Kebersihan Kota Bandung, Cece Iskandar mengatakan, para petugas penyapu jalanan akan mulai bertugas pada Rabu (16/7) mendatang.
Pihaknya akan menyebar pasukan penyapu jalanan di 14 titik yang dinilai banyak dikunjungi oleh para turis, antara lain  Dago, Martadinata, Siliwangi, Cihampelas, Terusan Pasteur, Sukajadi, Cipaganti, Braga, Asia Afrika, Merdeka, Otista, Dalam Kaum, Kepatihan, dan Dewi Sartika.
Jika jalurnya panjang seperti Jalan Dago kata Cece, pihaknya akan menempatkan 10 petugas penyapu jalanan, namun bila jalurnya pendek seperti Dalem Kaum pihaknya hanya menyiapkan dua orang saja. "Kita bagi dari 75 petugas, menyesuaikan jalurnya saja," katanya.
Dengan adanya petugas penyapu jalan ini, Cece berharap apa yang diinginkan oleh Walikota Bandung agar ruas-ruas jalan yang kerap menjadi jalur wisatawan bisa terlihat lebih barsih dari sebelumnya.
"Kita ingin Bandung lebih bersih dalam rangka memberikan kenyamanan kepada para wisatawan. Dengan adanya mereka, diharapkan akan lebih bersih lagi," pungkasnya. (oka)
Sumber: http://www.jpnn.com/

Post a Comment

 
Top