GuidePedia

1

PADANG--Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno melakukan penyerahan bantuan peralatan usaha bagi keluarga miskin dari kegiatan pendistribusian zakat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Barat dalam pengembangan usaha di masjid Nurul Iman, Kamis siang (21/8). Acara tersebut dihadiri oleh utusan Kementrian Agama Sumbar, pengurus amil zakat, Kepala Biro Binsos Setdaprov.

Gubernur Irwan Prayitno,  dalam kesempatan itu menyampaikan kita harusnya saling menghormati sesama umat. Tidak ada perbedaan pandangan antara muzaki dan mustahik, karena mengeluarkan zakat merupakan kewajiban bagi setiap orang yang mampu.

Jangan karena kita memberi zakat berlaku tidak wajar pada penerima zakat, dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan umat. Kita harus saling menjaga harga diri antar sesama.  Kepada orang yang miskin, jangan pelihara kemiskinan, harus terus berusaha dan kerja keras untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Islam mengajurkan umatnya untuk menjadi orang yang mampu, dimana dari lima rukun Islam, empat diantaranya membebankan umatnya melakukannya dengan harta benda. Sebab itu Islam mengharuskan menjadi orang yang mampu dan kaya.

Kita tidak perlu kaya betul, bisa bayar zakat, bisa bersedekah, bisa pergi haji, sudah bagus itu, dan syukuri nikmat rezeki dari Allah itu dengan baik, guraunya.

Irwan Prayitno juga mengingatkan perintah Allah untuk berusaha dan kerja keras, karena tanpa berusaha dan kerja keras hidup tidak akan berubah. “ Tidak akan berubah nasib suatu kaum, jika kaum itu tidak merubah sendiri.“

Kemudian bagi masyarakat miskin diharapkan segera mengurus Kartu BPJS, jika ada masyarakat miskin yang belum dapat agar pengurus Badan Amil Zakat Daerah (Bazda)  mau membantu, sehingga kita juga dapat mengurangi tingkat kemiskian di Sumatera Barat, harapnya

Sekretaris Baznas Syamsuir menyampaikan pendistribusian zakat tahap IV tahun 2014 kepada 153 orang mustahik  yaitu yaitu sebesar 550.742.000. Pemberian zakat yang diberikan secara kolektif ini untuk lima program pendistribusian zakat, yaitu Sumbar Makmur, Sumbar cerdas, Sumbar peduli, Sumbar iman dan takwa.

Untuk Sumbar Makmur diberikan bantuan berupa uang kepada 56 orang dan bantuan barang berupa mesin jahit dan kompresor untuk 5 orang. Bantuan Sumbar Cerdas diberikan ke orangtua mahasiswa kurang mampu 74 orang, Sumbar Peduli  10 orang, Sumbar Sehat bantuan berobat untuk orang miskin 14 orang dan  Sumbar Iman dan Takwa sebanyak  8 orang. “Mustahik yang diberikan bantuan ini merupakan usulan SKPD atau unit kerja yang direkomendasikan oleh UPZ Tuah Sakato dan UPZ kemenag Sumbar,” Sebut Sekretaris Baznas Sumbar, Syamsuir pada penyerahan  yang  dilakukan Mesjid Nurul Iman, Kamis siang (21/8)

Menurutnya, penerima bantuan ini sudah dilakukan klarifikasi dan privikasi berupa peninjauan ke lokasi dengan fokus kelayakan bantuan diberikan. Pengurus bidang pendistribusian dan bidang pendayagunaan juga telah melihat langsung keberadaannya.

“Hampir 90 persen dana Baznas yang kita serahkan ini bersaal dari PNS SKPD Pemerintah Provinsi Sumbar. Untuk yang 10 persen lagi berasal dari perorangan berbagai profesi termasuk juga zakat yang berasal dari perusahaan,” tambahnya. 

Sumber: pks.or.id

Post a Comment

 
Top