GuidePedia

1
Semarang - Anggota Legislatif dari PKS Kota Semarang, Suharsono, menekankan perlunya perda khusus untuk menangani limbah di Kota Semarang. Hal ini disebabkan kepadatan penduduk Kota Semarang semakin meningkat, hingga dipastikan muncul dampak lingkungan. Oleh karena itu, pemerintah perlu membuat regulasi.

Suharsono mengatakan, saat ini Kota Semarang belum memiliki Perda Pengelolaan Limbah seperti kota-kota besar lainnya. Padahal Kota Semarang sudah masuk kategori kota besar dan padat penduduk di Indonesia.

"Saat ini Semarang sudah memerlukan perda khusus untuk penanganan limbah. Tidak hanya limbah pabrik industri, namun juga limbah rumah tangga. Sekarang Kota Semarang sudah sangat padat penduduk dan semakin lama akan semakin bertambah. Sehingga pengelolaan limbah juga harus dipikirkan," Ungkap Suharsono.

Suharsono, yang juga merupakan Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Semarang, menambahkan bahwa ia akan melakukan pembahasan dengan anggota dewan yang lain untuk menginisiasi perda ini. Sehingga paeraturan mengenai pengelolaan limbah dapat masuk dalam salah satu agenda pembahasan serta program penyusunan perda. (Sumber: pkssemarang.org)

Post a Comment

  1. Limbah kini ada dimana-mana, kebanyakan dari limbah manusia itu sendiri.
    Saran saya adalah, untuk penggunaan seperti plastik atau styrofoam lebih dikurangi. Dan untuk penggunaan Kemasan Makanan lebih baik menggunakan bahan yang terbuat dari kertas.

    Sebab kertas mengandung unsur yang dapat berbaur dengan tanah. So, jika kertas dibuang sembarangan oleh masyarakat maka kertas tersebut tidak akan mencemari lingkungan.

    ReplyDelete

 
Top