GuidePedia

2
KabarPKS.com - Jakarta (27/10) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid memberikan apresiasi khusus kepada beberapa kementerian dari Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Yakni, Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Pendidikan Dasar, Menengah, dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tingi.

Terhadap Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak, Hidayat menanggapi positif bahwa kementerian pemberdayaan perempuan naik status menjadi kementerian penuh, bukan kementerian negara.

"Perlu kita garis bawahi bahwa tak ada penyebutan Kementerian Negara dalam Kabinet Kerja ini. Tentu ini membawa konsekuensi untuk pemerintahan mendatang," ujarnya di Jakarta, Senin (27/10).

Hidayat menjelaskan kementerian negara hanya ada di tingkat pusat. Namun bila sudah menjadi kementerian penuh, maka akan ada kepanjangan tangan hingga ke tingkat regional.

"Dari sisi anggaran, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan mendapat dana lebih besar. Ini akan lebih efektif mengingat belakangan ini di Indonesia banyak kasus yang mengorbankan anak-anak. Bahkan sempat ada yang sebut negeri ini 'surganya pedofilia'," tuturnya.

Lebih lanjut anggota majelis syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mendukung adanya pemisahan antara kementerian pendidikan dasar, menengah, dan tinggi.

"Dengan adanya pemisahan tersebut, diharapkan pemerintah bisa lebih fokus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia," ujar mantan Ketua Fraksi PKS DPR RI itu. Ia melihat, pendidikan tinggi di Indonesia belum memiliki kualitas dan minat tinggi untuk menarik para calon mahasiswa dari luar negeri.

Pendidikan tinggi, lanjut Hidayat, dalam konteks ASEAN belum berkualitas dan punya minat tinggi. "Lihat saja mahasiswa luar negeri di Indonesia jumlahnya masih sedikit. Ini perlu ditingkatkan salah satunya perlu difokuskan," katanya.

Sementara itu, pendidikan dasar dan menengah, ujar Hidayat, harus dapat menciptakan karakter kuat bagi para peserta didik.

Post a Comment

  1. Untuk pendidikan dasar dan menegah, perlu kita waspadai bersama, KARAKTER seperti apa yg akan ditanamkan ke seluruh anak-anak SD-SMP kita Ustadz..?

    ReplyDelete
  2. Kami cukup kenal Mas Anies, dia kakak kelas kami di UGM, yg bikin kami bingung, bagaimana seorang kader dakwah seperti beliau bisa jadi Rektor Paramadina dan sekarang jadi Pendukung Jokowi-JK?

    ReplyDelete

 
Top