GuidePedia

0
SIDEMPUAN (20/11) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) membuka akses strategis yaitu Jalan Lintas Barat menuju Lintas Tengah secara bertahap. Jalan by pass dari Tapanuli Tengah (Tapteng) ke Tapanuli Selatan (Tapsel), tanpa melalui Padang Sidempuan, kini sudah dapat dilalui kendaraan roda empat.

Jalan yang dikerjakan secara bertahap sejak tahun 2012 itu dapat memperpendek waktu tempuh 1-1,5 jam. Untuk melihat perkembangan peningkatan kualitas jalan tersebut, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho meninjau lokasi proyek sekaligus menyusuri jalan by pass sepanjang 49,5 km, Kamis (20/11). Sepanjang 19,5 km dari jalur yang dibangun Pemkab bersama Pemprovsu itu, sudah dalam kondisi siap digunakan.

Di ruas jalan Sipenggeng-Marancar, Gubsu yang didampingi Kepala Dinas Binamarga, Effendi Pohan, melihat langsung penyelesaian pekerjaan peningkatan jalan sepanjang dua kilometer dan pembangunan dua unit jembatan yang didanai dari APBD Provsu tahun anggaran 2014. Dengan melintasi jalur ini, pengendara dari Tapteng ke Tapsel, tanpa ingin melewati Kota Sidempuan, dapat menghemat waktu 1-1,5 jam.

Dalam berbagai kesempatan, Gubsu selalu menekankan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi prioritas Pemprovsu. Gubsu menyatakan melalui penyediaan infrastruktur yang baik, khususnya jalan, diyakini akan berpengaruh langsung dengan percepatan peningkatan ekonomi daerah. 

"Pembangunan infrastruktur akan memberi multiplier effect besar, sehingga akan mendongkrak kemajuan ekonomi suatu wilayah," ujar Gatot.

Berdasarkan SK Gubsu No. 118.44/31/KPTS/2012 tahun 2012 panjang jalan provinsi di Sumatera Utara ialah 3.048,5 km, bertambah 269 km. Sebelumnya, kondisi jalan provinsi memiliki panjang 2.752,41 km, berada dalam kondisi rusak, dan merupakan wewenang kabupaten/kota. Panjang jalan Provinsi Sumut merupakan salah satu jalan provinsi terpanjang di Indonesia. Oleh karena itu, Gubsu terus memperjuangkan peningkatan alokasi untuk pembangunan infrastrktur kepada pemerintah pusat.

Kepala Dinas Binamarga, Effendi Pohan, menjelaskan ruas jalan Sipenggeng-Marancar dinaikkan statusnya menjadi jalan provinsi sejak tahun 2012  sesuai dengan SK Gubsu No. 118.44/31/KPTS/2012 tanggal 19 Januari 2012.

"Secara bertahap jalan ini ditangani sejak 2012 kerjasama antara Pemprovsu dan Pemkab Tapsel. Saat ini yang sudah ditangani 19,5 km. Ada 30 km lagi yang perlu ditingkatkan, dan akan dilakukan bertahap," ujar Pohan kepada Gubsu.

Salah seorang warga setempat, Siregar, mengakui peningkatan kualitas jalan Sipenggeng-Marancar sangat membantu masyarakat, khususnya di kecamatan yang dilalui jalan tersebut. Menurut Siregar, akses semakin mudah, terutama untuk mengangkut hasil bumi. 

"Dulu ini jalan alternatif, hanya bisa dilalui kendaraan tertentu karena medannya berat dan jalannya masih tanah. Sekarang kondisi sudah jauh lebih baik dan lancar dilalui," katanya.

Dalam kunjungan kerjanya ke kawasan barat Sumut itu, Gubsu menyempatkan meninjau beberapa  proyek infrastruktur. Kunjungan diawali dengan peninjauan proyek perbaikan dan pelebaran jalan batas Kota Sibolga dan Tapanuli Selatan sepanjang 36 km. Pelebaran jalan itu dikerjakan Balai Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumut, yang merupakan bagian dari Western Indonesia National Roads Improvement Project (Winrip), menggunakan dana bantuan luar negeri dan APBN.

Dari pantauan saat ini kondisi jalan batas Kota Sibolga dan Tapsel dalam keadaan rusak. Sementara, jalan baru akan ditenderkan pada Februari 2015. Gubsu meminta masyarakat untuk menunggu proyek dimulai dan segera dilakukan pemeliharaan jalan menjelang Natal dan Tahun Baru. “Harapannya, agar perjalanan masyarakat yang lebih padat pada liburan Natal dan Tahun Baru tidak terhambat,” kata Gubsu.

Kesempatan tersebut juga digunakan Gubsu meninjau pembangunan Jembatan Aek Godang di ruas jalan Palsabolas - Aek Godang – Gunung Tua. Struktur jembatan sepanjang 40 meter dan lebar 9 meter itu telah selesai dibangun dan saat ini dalam tahap penyelesaian drainase. “Dua pekan lagi jembatan sudah dapat dilalui, sehingga nantinya akan digunakan dua jalur jembatan yang lama dan yang baru,” ujar Gubsu.

Dalam kunjungan itu, Gubsu juga didampingi Bupati Tapsel Sahrul Pasaribu Bupati Padang Lawas,  Kepala Dinas Pendapatan Rajali, Kepala Dinas Pendidikan Masri, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pandapotan, dan Kepala Badan Perijinan Terpadu Sarmadan. [WOL]
Sumber: http://www.pkssumut.or.id

Post a Comment

 
Top