GuidePedia

0
Bandung (15/11) - Komisi III DPRD Provinsi Banten melakukan kunjungan kerja ke Bank Jabar Banten (BJB) Syariah, di Bandung, Jawa Barat. Rombongan Komisi III DPRD Banten diterima oleh Direktur Kepatuhan Bank Jabar Banten Syariah, Ali Nuridin.
Menurut anggota Komisi III DPRD Provinsi Banten, Budi Prajogo, maksud kedatangan rombongan Komisi III ke Bank Jabar Banten Syariah tersebut untuk menanyakan soal deviden dan laporan keuangan 2013. DPRD Banten punya hak menanyakan persoalan itu lantaran Pemprov Banten melalui PT Banten Global Development (BGD) memiliki saham di Bank Jabar Banten Syariah sebesar 9 persen.
“Tahun 2013, mereka memberikan deviden ke Pemprov Banten sebesar Rp 217 juta. Deviden itu masuknya melalui PT BGD, karena sahamnya atas nama PT BGD. Tahun ini deviden diharapkan lebih besar lagi,” ujar Budi, Jum’at (14/11).
Budi menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Komisi III DPRD Banten melakukan evaluasi kinerja serta mendorong supaya pendapatan BJB Syariah ini bisa tumbuh lebih baik. “Kita ingin ada pengembangan soal struktur permodalan, serta pengembangannya kredit mikro karena lebih aman dan jangka panjang lebih menguntungkan,” katanya.
Budi yang juga anggota Fraksi PKS ini mengungkapkan, Komisi III berharap Pemprov Banten dapat mengover saham atau membeli saham BJB Syariah, mengingat Pemprov Banten saat ini sedang mencari bank untuk dibeli sebagai salah satu persyaratan membentuk Bank Banten. Namun, hal ini tergantung pemegang saham BJB Syariah.
“Ini masukan baik buat kita. Artinya, kalau ada bank yang sehat untuk dibeli, kenapa harus cari yang mau bangkrut. Apalagi kita sudah punya saham di situ, meskipun nilainya kecil,” ujar Budi.
Sumber: Humas Fraksi PKS Banten

Post a Comment

 
Top