GuidePedia

0
BANDAR LAMPUNG (26/11) - Dinas Pendidikan Provinsi Lampung tetap berkomitmen membantu mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) asal Lampung, khususnya angkatan 2012 dan 2013 yang berkuliah di kampus ITB, dengan subsidi. Meskipun usaha tersebut dapat terbentur Peraturan Presiden (Perpres) yang mengesahkan Itera sebagai PTN per Oktober 2014. Demikian diungkapkan oleh Anggota Komisi V DPRD Lampung, Mufti Salim, selepas agenda hearing di ruang komisi, Selasa (25/11).

Mufti mengungkapkan berdasarkan penuturan dari pihak Disdik bahwa dengan Perpres tersebut, konsekuensi Itera sebagai PTN adalah pembiayaan perguruan tinggi berasal dari APBN, sehingga subsidi dari Pemda melalui APBD pada Disdik Provinsi Lampung tidak berlaku. "Artinya dengan kejadian ini potensi drop out (DO)-nya mahasiswa Itera asal lampung menjadi terbuka," kata Wakil Ketua Fraksi PKS tersebut.

Namun demikian, Mufti mengatakan bahwa komitmen bantuan subsidi bagi mahasiswa Itera asal Lampung akan tetap dilakukan oleh Disdik Provinsi Lampung, meski dengan catatan mahasiswa tersebut berprestasi secara akademis, berasal dari kalangan yang kurang mampu, dan masih menyelesaikan perkuliahan di ITB.

Sebagaimana yang diketahui bahwa persoalan muncul setelah adanya pemberitaan di media terkait 88 orang mahasiswa Itera terancam drop out. Ancaman itu disebabkan tagihan biaya pendidikan dari Rektor Itera cukup besar, yaitu senilai hingga Rp 40 juta kepada masing-masing mahasiswa melalui surat bernomor 174/I1.B04.4/0T/2014. 

“Jika kedepan begitu penting untuk diadakan dialog antara Pemda, DPRD dengan orang tua mahasiswa, dan mahasiswa Itera dalam satu forum. Sehingga tercipta harmoni antara pihak-pihak terkait,” jelas Mufti.
Sumber: Humas PKS Lampung

Post a Comment

 
Top