GuidePedia

0
Semarang (12/11) - Anggota DPRD Kota Semarang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Suharsono cukup kecewa dengan kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang menurunkan anggaran untuk lingkungan hidup. Di tahun 2014 anggaran mencapai 10 M, namun sekarang hanya di kisaran 7 M. Padahal, menurut Suharsono, urusan lingkungan hidup adalah salah satu persoalan wajib dan penting bagi Kota Semarang yang berpenduduk padat.

Ketua Badan Legislasi DPRD Semarang ini mengatakan Kota Semarang adalah Kota Metropolitan yang kedepan akan banyak dampak lingkungan yang harus diatasi. "Kota Semarang termasuk kota Metropolitan dengan jumlah penduduk 1,7 juta orang dan lebih dari 3000 perusahaan. Belum lagi jumlah kendaraan yang terus bertambah banyak. Dengan kondisi ini tentu mengancam kondisi lingkungan Kota Semarang. Seharusnya Pemkot memiliki program yang integratif untuk menanggulangi kerusakan lingkungan," ungkapnya.

Berikut ini paparan penurunan anggaran untuk Lingkungan hidup tahun 2015 dibandingkan tahun 2014.

No                                          Program  2014 2015
 1Peningkatan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan 1,944 1,881
 2Peningkatan perlindungan dan konservasi SDA 4,4 2,08
 3Rehabilitasi dan pemulihan Cadangan SDA 0,08 0,055
 4Peningkatan kualitas akses informasi SDA 1,035 0,86
 5Peningkatan pengendalian Polusi 0,674 1,13
 6Pengelolaan Rehabilitasi ekosistem pesisir dan laut 0,928    0,397  
(Jumlah dalam Milyar Rupiah)
Sumber: PKS Semarang

Post a Comment

 
Top