GuidePedia

0
Serang (5/11) - DPRD Banten mengaku terkejut dengan adanya ground breaking (tanda dimulainya sebuah kegiatan) pembangunan ruas jalan Tigaraksa-Citeras, yang dilakukan Pemprov Banten. Anggota Komisi IV DPRD Banten, Miftahudin, mengaku terkejut dengan adanya undangan resmi acara tersebut. Hal ini disebabkan baru kali ini Pemprov Banten mengundang pihak DPRD menghadiri acara ground breaking suatu proyek pembangunan. Acara tersebut berlangsung di kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (5/11).

"Sebagai mitra kerja. Karena kegiatannya menyangkut mitra kerja Komisi IV, maka kami hormati undangan itu dan kita datang," kata Miftahudin.

Menurut Miftah, yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Banten, dalam waktu dekat kegiatan serupa akan dilakukan Pemprov Banten di beberapa tempat.

Hal senada dikatakan Ketua Komisi IV, Najib Hamas. "Baru kali ini semenjak Provinsi Banten berdiri ada kegiatan seperti itu (ground breaking-red)," ujar Najib.

Miftahudin menjelaskan bahwa ruas jalan Tigaraksa-Citeras yang akan dibangun adalah sepanjang 20 kilometer. Jalan tersebut dibiayai oleh APBD Banten tahun 2014 sebesar Rp149 miliar.

Selain itu, menurut Miftah, jalan lain yang akan dibangun dengan menggunakan APBD tahun 2014 adalah Saketi-Banjarsari dan Banjarsari-Malingping. "Untuk anggaran dua ruas jalan itu sebesar Rp300 miliar," ungkapnya.

Sedangkan menurut  Najib, ketiga ruas jalan yang akan dibangun merupakan amanat Perda tentang Pembangunan Jalan dengan Pembayaran Multiyears. "Perda tersebut adalah perda inisiatif dewan dengan leading sector Komisi IV," katanya.

Najib mengatakan bahwa sebenarnya ruas jalan Tigaraksa-Citeras itu sudah berstatus jalan strategis nasional. "Sebenarnya, APBN bisa masuk untuk membiayai ruas jalan itu (Tigaraksa-Citeras-red). Tetapi anggaran untuk pembangunan jalan itu semuanya dari APBD Banten," akunya.


Komisi IV DPRD Banten berjanji mengawasi proses dan hasil pembangunan berbagai proyek jalan tersebut. "Tentu akan kita awasi," tutup Miftah.

Post a Comment

 
Top