GuidePedia

0
Kutai Barat (14/13) - Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Ali Hamdi menjadi tempat curhat warga dalam kunjungannya saat reses anggota dewan di Desa Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kamis (13.11).
Warga mengeluh akses jalan dari Melak ke desa Muara Beloan yang rusak parah. Padahal menurut penuturan mereka, perbaikan jalan tersebut sudah dianggarkan dalam APBD Kubar.
“Banyak warga mengeluh minimnya fasilitas jalan yang layak. Jalan di Desa tersebut masih berupa tanah atau pengerasan jalan,” tutur Ali Hamdi, Kamis (13/11) kemarin.
Selain itu, kebanyakan masyarakat di Desa Muara Beloan bekerja sebagai nelayan. Selama ini perhatian terhadap kehidupan dan usaha nelayan juga disebut kurang. Karena itu ketika Ali Hamdi berkunjung ke sana untuk menyerap aspirasi, warga langsung mengatakan agar DPRD memberikan bantuan berupa bibit ikan dan keramba.
“Kita akan sampaikan keluhan warga ini baik kepada pemerintah setempat maupun pemerintah provinsi agar bias dibantu,” terangnya.
Yang patut menjadi perhatian juga, kata legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari dapil Kaltim IV (Kukar-Kubar) ini, tenaga pengajar Sekolah Dasar masih sangat minim. Ditambah lagi gaji atau honor guru agama yang tidak mendapat bantuan dari Dinas Pendidikan atau Departemen Agama. Sehingga selama ini gaji atau honor guru justru dibantu secara gotong royong (swadaya) warga sekitar.
“Warga juga berharap dibantu pembangunan Masjid dan Langgar serta kegiatan majelis taklim dan habsyi. Itu akan kami akomodir juga,” lanjut anggota dewan dari Fraksi PKS itu.
Mengakhiri kunjungannya di Desa Muara Beloan, dengan berkunjung ke rumah-rumah warga untuk mengetahui bagaimana kehidupan warga di desa tersebut. Ali Hamdi juga menghadiri undangan makan bersama di rumah salah satu warga.
“Insya Allah kita berikan yang terbaik bagi warga dan membantu semampu kita,” ujarnya.
Sumber: Humas PKS Kaltim | Foto: Ali Hamdi (memakai topi hitam) sedang makan bersama warga saat reses anggota dewan

Post a Comment

 
Top