GuidePedia

0
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun...ikut berduka atas wafatnya mahasiswa di Makasar dalam demo anti #BBMNaik

Kawanku para demonstran, Salam simpatiku pada kalian semua... Salam cintaku pada aba-abamu... Aku mendengar...

Aku mendengar pidato pembukaanmu... Satu naskah yang dipenuhi rasa.. Bukan semata logika...

Karena kelaparan tidak bisa dinalar.. Karena kemiskinan semakin menjalar...

BBM naik tinggi. Susu tak terbeli. Orang pintar tarik subsidi. Mungkin bayi kurang gizi. Seperti lirik @iwanfals

Dan kalian meneriakkan suara hati.. Suara murni dari rintihan bara apa.. Kemarahan yang tak tersengar...

Orang-orang pintar membuat perhitungan.. Entah apa artinya...

Kata mereka rakyat boros.. Maka mereka harus disuruh berhemat... Tapi harga dinaikkan..

Kata mereka rakyat malas... Nina bobo oleh harga BBM murah.. Tapi kenapa kalian berkuasa?

Kenapa kalian berkuasa kalau hanya mau menaikkan harga?

Kenapa kalian berkuasa kalau kalian tidak sanggup berhemat dan menutup bocor uang negara?

Kenapa kalian berani berkuasa padahal belum bekerja sudah menaikkan harga-harga?

Itu rintihanmu yang kudengar malam ini...tentang mereka yang lancang rebut kuasa...

Aku selalu bertanya.. Kenapa pemerintah ini punya logika yg tak bisa dicerna...

Padahal jika mereka terus terang maka tentu kita akan tanggung bersama...

Saudaraku para demonstran.. Entahlah...apa salahku... Mungkin suaraku kurang keras mewakili...

Kami berjanji.. Akan terus menyatakan suara hati kalian.. Dan merintihkan luka kalian...

Sambil tetap berdoa.. Agar penguasa membuka telinga... Bukan mengirim bala tentara...

Mereka lupa bahwa mereka menaikkan harga tanpa bicara...wakil rakyat tak diajak bicara...

Lalu ketika rakyat tidak paham dan membunyikan suara..bertanya... Mereka mengirim bara...

Akan kusampaikan lukamu pada mereka.. Akan kukatakan suara hatimu pada mereka...

Kawanku para demonstran. Maafkan aku hanya bicara... Aku tak bisa memberi aba-aba...

Tapi kita sama punya jiwa... Hidupkan. Nyalakan... Untuk melawan lupa......!

Tweet @Fahrihamzah
Kamis (27/11/2014)

Post a Comment

 
Top