GuidePedia

0
MEDAN (23/11) - Sebanyak 58 dari 60 pejabat Eselon II dan kepala kantor di jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengikuti pembekalan dan pelatihan Capacity Building and Teamwork Outbond di Pulau Siba , Deli Serdang, 22-23 November 2014. Dalam penutupan acara, Ahad (23/11), Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho, mengajak timnya untuk melakukan perubahan guna mencapai visi bersama.
“Kegiatan ini menjadi penting karena perlu untuk menyatukan semangat bersama untuk melakukan perubahan. Agar kita semua terus diingatkan, bahwa bersama kita bisa,” ujar Gubsu didampingi Wakil Gubsu, Erry Nuradi dan Plt Sekda Provsu, Hasiholan Silaen.
Gubsu dalam arahannya juga menekankan teamwork dan soliditas para pejabat Eselon II di jajarannya. “Kalau kita punya haluan yang berbeda-beda, tidak akan sampai ke tujuan. Kita ingin Sumut ini adalah bantal kita, tempat kita bermimpi sama. Jangan bantalnya sama, mimpi berbeda. Mimpi kita bersama adalah Sumut menjadi provinisi berdaya saing dan sejahtera,” tegas Gubsu.
Dalam kesempatan tersebut Gubsu sekaligus menggelar rapat evaluasi yang diisi dengan pemaparan realisasi serapan anggaran, paparan capaian kinerja, dan persiapan percepatan pelaksanaan APBD 2015. Di penghujung pelatihan tersebut juga dilakukan tes urin bagi 23 pejabat Eseleon II dan kepala kantor yang belum sempat melakukan tes urin.
“Hari ini penghujung November, satu bulan lagi kita tutup program kerja tahun anggaran 2014. Dengan semangat, kita ingin serangkaian program yang sudah dirancang dalam Perda APBD 2014 bisa memberikan gambaran yang menggembirakan dan positif, dengan semangat lebih baik dari tahun 2013 dan persiapan sukses untuk tahun 2015,” ujar Gubsu saat membuka rapat evaluasi kinerja.
Gubsu mengingatkan berbagai kebijakan strategis diantaranya untuk melakukan efisiensi anggaran pada tahun 2015. Dikatakannya, untuk tahun 2015 agar anggaran dapat dialokasikan dengan efisien, maka pelaksanaan acara peringatan hari-hari khusus digabungkan, atau apabila tidak terlalu perlu, tidak usah dilaksanakan.
“Seperti edaran yang pernah kita kirim, agar rapat-rapat yang akan digelar sebisanya dilaksanakan di gedung-gedung milik pemerintah dan snack-nya berasal dari bahan pangan lokal,” ujar Gubsu.
Gubsu juga mengingatkan para SKPD menjadi tauladan bagi kebijakan Pemerintah Provinsi sendiri diantaranya gerakan One Day No Rice mendukung ketahanan pangan. Gubsu mengaku Selasa (18/11) melakukan sidak di beberapa kantor. Gubsu mendapati SKPD belum mendukung gerakan dimaksud.
“Selasa kemarin saya crosscheck di kantin beberapa kantor dinas. Jam 8 sudah banyak makan nasi, tambah pula. Gerakan ODNR bukan sekedar digaungkan ke daerah, tapi harus kita mulai dari provinsi dulu,” ujarnya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pandapotan Siregar, dalam laporannya menjelaskan acara Capacity Building and Teamwork yang berlangsung sejak 22-23 November di Pulau Siba bertujuan untuk meningkatkan kualitas interaksi sesama pejabat, rasa kebersamaan, dan percaya diri.
“Kegiatan ini diharapkan juga membangun sinergitas dan kinerja, agar tim solid dan dapat memaksimalkan kecepatan serta ketepatan melaksanakan tugas pembangunan,” kata Pandapotan.
Di dalam acara tersebut, 58 pejabat struktur Eselon II dan kepala kantor yang hadir, dibagi atas lima kelompok. Mereka melakukan review buku “Sumut Bangkit” dan mengevaluasi implementasinya di SKPD. Kemudian, sebagai pembuktian review buku monitoring dan implementasi, dilakukan ikrar komitmen bersama “Budaya Kerja Sumut Bangkit.”
Sumber: http://www.gatotpujonugroho.co

Post a Comment

 
Top