GuidePedia

0
Serang (7/11) – Menjelang berakhirnya tahun 2014, Badan Legislatif DPRD Provinsi Banten berencana menyelesaikan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul inisiatif DPRD yang masuk pada tahun 2013. Kedua raperda tersebut yaitu Raperda tentang Pemberdayaan Pemuda, serta Raperda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan.
Anggota  Badan Legislasi Daerah (Balegda), Sanuji Pentamarta, mengungkapkan sebelumnya DPRD telah menyelesaikan perda inisiatif mengenai dana cadangan dan perlindungan lahan pertanian. Sedangkan di tahun 2014 sendiri, terdapat lima usulan raperda inisiatif DPRD Banten. Sanuji, yang juga anggota Fraksi PKS DPRD Banten, menyebutkan kelima judul raperda itu antara lain Pembentukan Dana Cadangan untuk Pembiayaan Pendirian Bank Pembangunan Daerah Provinsi Banten, Pemberdayaan Pemuda, Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan, Alih Fungsi Lahan, serta Pemerintahan Desa.
Di sisi lain, DPRD juga perlu membahas beberapa raperda yang merupakan usulan Gubernur. Beberapa raperda tersebut antara lain Pembentukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Banten, Retribusi Pelayanan Kesehatan RSUD Provinsi Banten, Pembentukan Perseroan Terbatas Penjamin Kredit Daerah Provinsi Banten, Penyertaan Modal Kepada Perseroan Terbatas Penjamin Kredit Daerah Provinsi Banten, Penyelenggaraan Perhubungan, Pengelolaan Air Tanah, Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Daerah, serta Pembentukan PT Bank Pembangunan Daerah Banten.
"Dari jumlah raperda yang masuk prolegda 2014, tiga raperda merupakan lanjutan dari raperda yang masuk prolegda 2013," ungkap Sanuji, saat dihubungi  di ruangan Fraksi PKS DPRD Banten, Jumat (7/11).
Sanuji mengaku ketiga raperda yang terpaksa masuk prolegda 2014 disebabkan waktu pembahasan pada 2013 mengalami keterlambatan.  "Saya optimis (penyelesaian raperda) bisa tercapai. Asalkan, tidak ada keterlambatan pengajuan draf raperda," tegasnya.
Sedangkan dua raperda usul inisiatif DPRD, Sanuji mengatakan sudah diajukan dan disampaikan pada Sidang Paripurna, melalui nota Komisi V DPRD Provinsi Banten, Kamis (6/11). Sanuji berharap dengan berbagai masukan dari fraksi-fraksi, akan membuat substansi raperda lebih berbobot.
"Saya sangat berharap masukan berbagai fraksi merupakan masukan yang membangun. Terutama Raperda  tentang Pemberdayaan Pemuda, serta Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan, bisa terkejar akhir tahun 2014 ini,” pungkas Sanuji.

Post a Comment

 
Top