GuidePedia

0
Bone Bolango (11/11) – Kondisi stagnan dari pendapatan daerah Kabupaten Bone Bolango memantik keprihatinan dari anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bone Bolango, Syamsu Botutihe. Hal ini disampaikan Syamsu dalam rapat pembahasan KUA-PPAS 2015 bersama Tim TAPD Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, di gedung DPRD senin, Senin (10/11) kemarin.
"Bila melihat potensi daerah di Kabupaten Bone Bolango cukup banyak, hanya belum dimaksimalkan dan diseriusi pengelolaannya," katanya, Senin (10/11). Sehingga, lanjutnya, postur PAD dari tahun ke tahun tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap APBD.
Syamsu mengajak SKPD untuk kreatif dan inovatif dalam melaksanakan program dimasing-masing SKPD,termasuk komunikasi intensif dengan DPRD.
“Hingga saat ini belum ada regulasi yang memadai untuk pengaturan retribusi seperti rumah makan dan depot air minum. Kami di DPRD selaku legislator,bisa bantu bila perda terkait harus segera disediakan, asalkan rekan-rekan eksekutif serius,” tegas Syamsu.
Selain mengkritisi pencapaian PAD, legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal Bone Pesisir ini juga mengingatkan agar penyerapan anggaran Tahun 2014 dipastikan mencapai 100%, mengingat saat ini telah memasuki akhir masa anggaran Tahun 2014 dan Pemda harus segera menyusun Laporan Pertanggung Jawaban APBD Tahun 2014.
Sumber: Humas PKS Gorontalo | Kete Foto: Syamsu Botutihe sedang mengisi kajian di stasiun TV lokal Gorontalo

Post a Comment

 
Top