GuidePedia

0
Salatiga (15/11) - Empat orang anggota DPRD Kota Salatiga dari Fraksi PKS periode 2014-2019, pada hari Sabtu (15/11) mengadakan Reses dan Serap Aspirasi di Kantor DPD PKS Kota Salatiga, Jalan Soekarno-Hatta Jagalan, Argomulyo, Salatiga. Keempat anggota DPRD yang tepat tiga bulan lalu dilantik tersebut antara lain Latif Nahari, Muhammad Fathur Rahman, Budi Santoso, dan Nono Rohana.
Dalam struktur alat kelengkapan dewan, Latif Nahari yang memperoleh amanah sebagai Ketua Fraksi menyampaikan rasa syukur telah dipercaya masyarakat Salatiga menjadi wakil mereka. “Alhamdulillah, kita berhasil mendudukkan kader terbaik kita di pimpinan dewan,” ujarnya.
Posisi pimpinan dewan yang dimaksud Latif yaitu Muhammad Fathur Rahman sebagai Wakil Ketua DPRD, Banmus (Badan Musyawarah-red), dan Banggar (Badan Anggaran-red). Budi Santoso diamanahi sebagai Ketua Komisi B, Banmus, dan Banggar. Nono Rohana yang dari dapil (daerah pemilihan-red) Tingkir mengemban amanah sebagai Ketua BK (Badan Kehormatan-red), Anggota Komisi A, Banmus, dan Banggar. Sedangkan Latif Nahari, selain sebagai Ketua Fraksi PKS, juga memperoleh amanah di Komisi C.
Dalam kesempatan itu, setiap anggota DPRD menyampaikan informasi tentang kegiatan yang telah dilaksananakan dan direncanakan oleh masing-masing komisi. Selain itu, turut jadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PKS, Ahmadi serta Wakil Walikota Salatiga, Muh. Haris.
Ratusan masyarakat hadir dalam acara reses dan serap aspirasi yang digelar oleh anggota DPRD dari Fraksi PKS ini. Mereka terlihat antusias mengikuti kegiatan. Terbukti banyak peserta yang menyampaikan aspirasinya setelah mereka menyimak pemaparan dari seluruh anggota DPRD. Misalnya Giyanto, warga RT 2/RW 7 Banjaran, menyampaikan perihal betonisasi jalan di wilayahnya yang belum kunjung direalisasikan padahal warga sudah mengajukan permohonan sejak beberapa waktu yang lalu.
Selain itu, ada pula Sudarsih, warga RT 4 Banjaran, yang menyampaikan permohonannya agar jalan dari Sidomulyo-Grogol dibantu dibersihkan. “Ada beberapa titik yang kotor dan kumuh. Kami mohon bantuan karena dalam waktu dekat akan ada penilaian adipura,” kata Sudarsih yang juga menyampaikan terima kasih karena pemasangan paving jalan di wilayahnya sudah terealisasi. Menanggapi hal itu, anggota DPRD dari Fraksi PKS mengatakan akan berusaha mengawal aspirasi warga tersebut.
Sebelum acara reses ditutup, Wakil Walikota Salatiga, Muh. Haris, memaparkan wacana Pilwalkot (Pemilihan Walikota) Salatiga diundur tahun 2018 berdasarkan Perpu No. 1 Tahun 2014. Haris mengatakan selama dua tahun setelah masa jabatan walikota usai, pemerintah akan mengangkat Pelaksana Tugas (Plt) dari Eselon III.
Dalam kesempatan tersebut Haris juga menyampaikan capaian APBD Kota Salatiga naik 100 persen, yaitu menjadi Rp 700 milyar. Haris berjanji sebelum masa jabatannya berakhir akan berusaha menyelesaikan permasalahan Pasar Rejosari, Terminal Lama, dan Pasar Jetis. Terkait proyek jalan tol Semarang-Solo yang melewati wilayah Kecamatan Sidorejo dan Kecamatan Tingkir, Muh. Haris memohon kerjasama seluruh masyarakat, terutama warga yang tanahnya terkena proyek tersebut. [dp]
Sumber: Humas PKS Salatiga

Post a Comment

 
Top