GuidePedia

1
Hakim MK Maria Farida Indrati Ajak Perempuan PKS Optimalkan Perannya di Media



Jakarta (23/12) - Hakim Mahkamah Konstitusi, Maria Farida Indrati memberikan masukan kepada Perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) agar lebih menunjukkan eksistensinya kepada publik. Hal ini disampaikannya saat kunjungan Bidang Perempuan (Bidpuan) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, di ruang kerja Maria Farida Indrati, Gedung Mahkamah Konstitusi, Selasa (16/12) lalu.

Menurutnya, selama ini kaum perempuan dalam bidang sosial dan politik banyak yang belum terlihat kiprahnya di masyarakat. Dia menambahkan, tokoh perempuan yang dikenal masyarakat masih sedikit. Hal ini, lanjutnya, disebabkan oleh masih enggannya perempuan untuk aktif tampil dalam berbagai kegiatan yang ramai di depan khalayak.

“Maka dari itu, perempuan yang terjun dalam bidang sosial dan politik seharusnya memberanikan diri untuk tampil. Maksud saya, bukan tampil dalam artian fisik saja, tapi juga dalam ide dan pemikiran dengan tidak malu mengutarakan pendapat dalam forum-forum umum,” ujarnya mantap.

Maria juga mengatakan, tidak terlihatnya kiprah perempuan di masyarakat bukan karena tidak adanya peran perempuan itu sendiri. Dia berujar, masih banyak perempuan yang belum berani untuk tampil eksis di masyarakat dengan sorotan media.

Perempuan juga dinilai masih terkungkung dalam budaya. Dalam mencari pekerjaan, kata dia, kebanyakan perempuan memilih apa yang nyaman untuk dirinya.

"Contohnya lebih banyak perempuan yang berprofesi sebagai notaris dibandingkan dengan advokat," tambahnya.

Dia menyarankan, agar Perempuan PKS bisa mencontoh almarhumah (alm) Yoyoh Yusroh di bidang politik. “(alm) Bu Yoyoh itu bagus sebagai contoh perempuan PKS. beliau aktif dalam forum-forum umum dan tidak malu mengemukakan pendapat. Beliau juga dapat bergaul dengan luwes kepada siapapun. Saya kira ini nilai lebih beliau, sehingga banyak yang kemudian kenal dan dekat," pungkasnya.

Post a Comment

 
Top