GuidePedia

0
BANDAR LAMPUNG (22/12) - Lampung memiliki keunggulan di bidang pertanian, khususnya tanaman pangan. Dengan jumlah penduduk lebih dari 9 juta jiwa, Lampung telah surplus padi sekitar 958 ribu ton. Hal ini disebabkan Provinsi Lampung berhasil memproduksi 1,8 juta ton tanaman pangan pada tahun 2013, sedangkan jumlah konsumsi ‘hanya’ sekitar 864 ribu ton.
Sementara pada tahun 2014 produksi padi telah mencapai 3,3 juta ton. Menteri Pertanian, saat melakukan kunjungan bersama Presiden Joko Widodo, menargetkan jumlah produksi padi Provinsi Lampung sebesar 4,3 juta ton pada tahun 2015. Sehingga kemudian Lampung dapat disebut sebagai Lumbung Pangan Nasional.
Penjelasan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Lampung, Hantoni Hasan saat menyambut Anggota Komisi II (Bidang Ekonomi dan Keuangan) DPRD Jambi dalam rangka  kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Lampung, Senin (22/12). Selain itu, Hantoni juga menuturkan tentang potensi perikanan dan kelautan di Provinsi Lampung. 
“Lampung memiliki panjang garis pantai 1.105 km, luas perairan 24.820 km atau 41,2 persen dari total wilayah Provinsi Lampung. Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kelautan Lampung sejak 2009 hingga kini (2014-red), Lampung menyokong 40 persen dari total 348.100 ton produksi ikan nasional,” tutur Hantoni yang juga Pimpinan DPRD Provinsi Lampung Tahun 2009-2014 itu.
Di sisi lain, Sekretaris Komisi II DPRD Jambi, Supriyanto menjelaskan latar belakang kunjungan ke DPRD Lampung disebabkan secara geografis, Jambi memiliki kemiripan dengan Lampung. Bahkan, tipologi komoditas pertanian Jambi pun ada kemiripan dengan Lampung.
“Tipologi pertaniannya agak mirip dan produk unggulan Jambi adalah sawit dan karet,” kata Supriyanto yang merupakan anggota legislatif dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jambi ini.
Selain Hantoni Hasan, Anggota Komisi II DPRD Lampung yang ikut menerima Kunker Komisi II DPRD Jambi antara lain Akhmadi Sumaryanto, Syahyana, Joko Santoso, Fx Siman, dan  Dadang Sumpena.
Ilustrasi: http://netral.co
Sumber: Humas PKS Lampung

Post a Comment

 
Top