GuidePedia

0
JAKARTA (8/12) - Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Hermanto, mendukung rencana Presiden yang akan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) agar perencanaan proyek di tahun 2015 selesai maksimal bulan Maret, sehingga bulan April sudah bisa dilaksanakan. Ia menyarankan agar dalam Inpres itu memuat klausul penghargaan (reward) dan sanksi (punishment) bagi birokrat terkait. 
“Jangan buat Inpres yang nantinya hanya akan menjadi macan ompong.  Beri Inpres itu dua taring yaitu penghargaan dan sanksi. Sanksi itu misalnya, berupa pemotongan tunjangan kinerja (remunerasi) bagi para birokrat yang selama ini telah menerima remunerasi.  Adapun penghargaannya, mereka berhak menerima remunerasi itu secara penuh.  Adapun bagi birokrat yang belum ada alokasi remunerasi di instansinya, maka perlu ada alokasi anggaran untuk penghargaan di intansi pemerintah tersebut,” kata Hermanto.
Menurutnya, birokrasi kita ini sudah terbiasa dengan siklus anggaran di mana proyek menumpuk di akhir tahun.  Hal ini sudah berlangsung puluhan tahun.  Tidak mudah untuk mengubah kebiasaan ini.  Untuk mengubahnya, perlu upaya yang luar biasa.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menetapkan APBN 2015 sebesar Rp 2.039 triliun. Ia memerintahkan jajarannya di pemerintahan untuk menggunakan uang ini dengan baik.  Ia meminta jajarannya untuk segera bekerja keras mencapai program yang sudah disampaikan dan berharap bisa menyelesaikan  masalah yang timbul dengan cepat. Untuk itu ia berencana mengeluarkan Inpres agar perencanaan proyek tuntas maksimal Maret sehingga pelaksanaannya bisa dimulai April 2015.
Dalam urusan melayani masyarakat, Hermanto  meminta jajaran pemerintah jangan menunggu sampai 2015.  “Saat saya berkunjung ke Dapil di Sumatera Barat bulan Desember ini ada warga yang mengadu sudah empat bulan ini tidak menerima beras raskin. Saya yakin, bukan hanya warga miskin di Sumatera Barat saja yang belum menerima raskin itu, tetapi juga warga miskin di seluruh Indonesia belum menerima raskin selama 4 bulan ini.  Dikemanakan dana raskin yang sudah dianggarkan sampai Desember 2014?” pungkas Hermanto.
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RI

Post a Comment

 
Top