GuidePedia

0
PADANG (8/12) – Pendidikan Kader Ulama sangat penting dan diperlukan untuk meningkatkan keilmuan para kader yang telah memiliki ilmu atau memperbaharui dan menambah ilmunya. Demikian kata Ketua MUI Sumatera Barat (Sumbar) Syamsul Bahri Khatib pada pembukaan Pendidikan Kader Ulama MUI Sumbar, Sabtu (6/12) di Balai Besar Pendidikan dan pelatihan Kesejahteraan Sosial Regional I Sumatera, Kota Padang.  
Syamsul menyatakan MUI merupakan mitra pemerintah dalam meningkatkan dan mewujudkan aqidah serta akhlak bagi warga yang beragama Islam. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumbar yang memberikan banyak dukungan kepada acara tersebut.
“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumbar atas dukungan dan perhatian yang besar, yang telah diberikan, baik dari sisi dana dan tempat,” ucap Syamsul. 
Sementara itu, dalam laporan Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Dasrizal Dahlan, disebutkan bahwa Pendidikan Kader Ulama Sumbar diikuti 50 orang, terdiri dari utusan MUI Indonesia 6 orang, utusan MUI Kabupaten/Kota se-Sumbar 38 orang, dan utusan dari Ormas Agama sebanyak 6 orang.
"Alhamdulillah para peserta yang sudah hadir hampir 90 persen, dan yang belum hadir sudah dalam perjalanan menuju ketempat acara,” ucap Dasrizal dalam sambutannya pada acara yang berlangsung tanggal 6 - 9 Desember 2014.
Dasrizal juga menambahkan narasumber pada pendidikan kader merupakan ulama-ulama dan Guru-Guru Besar, salah satunya H. Edi Safri, Guru Besar Hadist/Ilmu Hadist Fakultas Ushuluddin IAIN Imam Bonjol Padang serta Sekretaris Umum MUI Sumbar.
Membuka resmi pendidikan kader ulama, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan sambutan di hadapan para ulama dan peserta. Irwan mengatakan dengan banyaknya berbagai kasus, seperti pembunuhan, perceraian, pencabulan, kekerasan, dan lain-lain disebabkan hidup manusia yang jauh dari iman dan agama. Hal ini disebabkan, jelas Irwan, iman dan agama adalah benteng bagi setiap orang dalam menjalani kehidupan sehari-hari, dan mampu menuntun orang pada jalan yang benar.
"Seperti yang dikatakan oleh seorang khalifah, semakin sedikit orang yang berdakwah, maka akan semakin banyak masalah yang akan ditimbulkan,” kata Irwan.
Gubernur menambahkan pentingnya peran para ulama dan da'i dalam kehidupan masyarakat untuk menjadikan masyarakat bertaqwa dan beriman, tanpa mengabaikan peran pemerintah. Ia juga berharap pada waktu mendatang kualitas kegiatan pendidikan kader ulama dapat ditingkatkan dan memberikan manfaat nyata di masyarakat.
"Saya berharap, kegiatan-kegiatan seperti akan terus ditingkatkan dan diperbanyak untuk mencetak para-para da'i dan ulama-ulama guna meningkatkan kualitas serta kemampuan bagi para-para da'i dan ulama tersebut. Sehingga, akan mampu memberikan dampak yang positif kepada masyarakat, keluarganya dan juga diri sendiri,” pesan Irwan. 
Sumber: Humas Sumatera Barat

Post a Comment

 
Top