GuidePedia

0
JAYAPURA (16/12) – Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Papua, Muhammad Yudi Kotouky menjadikan kantornya di Komplek Parlemen Senayan sebagai rumah kedua bagi warga Papua yang mengadu ke Jakarta. Ia mengatakan hampir setiap hari kedatangan tamu dari Papua yang ingin bertemu dengannya. Hal tersebut diceritakan Kotouky saat bertemu Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Papua, Ichwanul Muslimin di Kantor PKS Papua Kotaraja Jayapura, Papua, Selasa (16/12).
Dalam kesempatan itu Kotouky juga memaparkan tugas dan harapannya sebagai Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS. “Salah satu bidang yang dibawahi Komisi II ialah masalah pemerintahan dalam negeri dan otonomi daerah. Bidang ini sangat sesuai dengan visi saya yang ingin terus mengawal jalannya otonomi khusus di Papua, agar daerah ini bisa mengejar ketertinggalannya dari daerah-daerah lain,” kata Kotouky.
Menurut Kotouky, saat ini sejumlah daerah di Papua mengalami perkembangan yang sangat pesat, terutama di daerah pesisir. Namun, tidak demikian dengan daerah pedalaman dan pegunungan. “Semoga dengan amanah di parlemen pusat, saya bisa mengawal otonomi khusus ini agar bisa mempersempit jurang pembangunan antara daerah pesisir dan pedalaman Papua,” harapnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKS Papua, Ichwanul Muslimin menyampaikan rasa bahagia bisa mengantarkan warga asli Papua untuk duduk di Parlemen. Ichwanul menyampaikan bahwa saat ini Muhammad Yudi Kotouky adalah satu-satunya perwakilan PKS dari Papua. Sehingga bisa dikatakan bahwa Kotouky adalah corong PKS Papua di level nasional.
“Semoga saudara Kotouky bisa selalu membawa nama baik PKS Papua,” pesan Ichwanul yang dalam pertemuan itu didampingi Sekretaris Umum PKS Papua, Dadi Waluyo.
Pertemuan dengan Pengurus DPW PKS Papua merupakan salah satu agenda reses Kotouky sebagai anggota DPR RI dari Dapil Papua. Setelah mengunjungi Jayapura, Kotouky diagendakan melanjutkan blusukan ke Nabire dan Dogiyai. Bagi Kotouky, Nabire merupakan tanah tempat kelahirannya. Disana ia juga dikenal masyarakat sebagai salah satu pendiri Pondok Pesantren Assaptia. Sementara di Dogiyai, Kotouky dikenal sebagai Pembina Masyarakat Muallaf.
Bagi masyarakat Papua, nama Kotouky telah dikenal sejak lama. Pasalnya, rumah Kotouky di Kota Bogor telah menjadi rujukan masyarakat Papua yang berkunjung ke Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) pun daerah di sekitarnya. Kotouky diketahui telah menyiapkan bangunan yang terdiri dari banyak kamar dan dapat dimanfaatkan setiap saat oleh masyarakat Papua yang membutuhkan tempat tinggal.
Keterangan Foto: Muhammad Yudi Kotouky (kedua dari kanan) bertemu pimpinan DPW PKS Papua. 
Sumber: Humas DPW PKS Papua

Post a Comment

 
Top