GuidePedia

0
Jakarta (16/12) – Istri dari Ketua DPR RI periode 1999-2004, Krisnina Akbar Tandjung memberikan apresiasinya terhadap kinerja Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dia melihat, PKS mampu bekerja sama membangun Indonesia. Oleh karena itu, PKS harus mampu menjaga kebiasaan baik agar semakin dipercaya oleh masyarakat. Hal ini dikatakan oleh Krisnina saat dikunjungi pengurus Bidang Perempuan (Bidpuan) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS di kediamannya, Kawasan Jalan Purnawarman Kebayoran Baru, Selasa (16/12).
Krisnina menyatakan program Rumah Keluarga Indonesia yang dibuat oleh kader perempuan PKS sudah sesuai dalam menjawab permasalahan yang terjadi di Indonesia. Ia berharap muslimah PKS dapat menjalankan program lebih massif, terutama memberikan pendidikan kepada perempuan-perempuan yang mengalami keterbelakangan di Indonesia.
“Dengan posisi suami saya yang berada di pemerintahan, saya merasa harus melakukan hal yang lebih besar, hingga akhirnya saya mendirikan Yayasan Warna-Warni. Programnya kurang lebih sama dengan program Rumah Keluarga Indonesia yang dijalankan oleh kader perempuan PKS. Karena bagi saya, pendidikan merupakan hal yang paling utama untuk mampu mencetak generasi yang dapat lebih baik dari gurunya,” ujar perempuan yang akrab disapa Nina Akbar Tandjung ini.
Pentingnya mengutamakan pendidikan, lanjut Krisnina, disebabkan mundurnya nilai-nilai pendidikan di Indonesia. Karena seringkali pendidikan di Indonesia mengutamakan hal yang bersifat ritual dibandingkan fungsinya.
“Sehingga pemikiran anak bangsa Indonesia setelah lulus sekolah lebih memprioritaskan untuk bekerja menjadi pengikut, bukan bekerja menghasilkan karya untuk membangun masyarakat,” jelas Krisnina.
Di dalam kesehariannya, Krisnina melakukan penyuluhan untuk membina perempuan-perempuan, khususnya yang mengalami keterbelakangan pendidikan dan korban KDRT hampir di seluruh Indonesia. Permasalahan tersebut umumnya muncul karena ketahanan keluarga yang lemah. Oleh karena itu, Krisnina sangat mendukung fokus perjuangan Bidpuan PKS dalam penguatan ketahanan keluarga dan mengajak berkolaborasi.
Tidak hanya berbagi mengenai program pembinaan perempuan, Krisnina juga mengemukakan harapan dan memberi masukan kepada PKS. Menurutnya, sebagai partai yang bernuansa Islam, PKS harus benar-benar menjaga segala kebiasaan baik dan perlu menambah program yang lebih menyentuh masyarakat.
"Masukan saya untuk perempuan PKS agar mencoba mempelajari dan mengambil nilai-nilai baik dari program PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga),” pungkasnya
Silaturahim ke tokoh-tokoh nasional perempuan, termasuk Krisnina Akbar Tandjung, agenda Bidpuan DPP PKS dalam rangka menyambut Hari Ibu. Selain mempererat tali persaudaraan, kegiatan ini juga menjadi sarana mengetahui persepsi kaum perempuan terhadap PKS. Berbagai pendapat dari para tokoh diharapkan menjadi masukan membangun untuk PKS, sehingga dapat menjadi partai utama pilihan perempuan Indonesia. 

Post a Comment

 
Top