GuidePedia

0


BANDUNG (24/1) - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengajak masyarakat serta jajarannya di Dinas Perkebunan untuk meningkatkan hasil perkebunan melalui rekayasa teknologi. Aher mengungkapkan hal tersebut saat kunjungan kerja ke Balai Proteksi Tanaman Perkebunan (BPTP) Dinas Perkebunan Pemprov Jabar, Jl. Pasirjati KM 10, Cijambe, Ujungberung, Kota Bandung, Sabtu (24/1).

Aher tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB dengan disambut oleh Kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat beserta jajarannya. Gubernur langsung meninjau bibit tanaman seperti kopi, kelapa, kayu manis, cengkeh, pala, dan kemiri sunan yang ada di sekitar halaman kantor BPTP. Aher juga meninjau beberapa ruangan dan fasilitas penunjang, seperti Laboratorium Hama dan Penyaki, serta Laboratorium Agens Hayati. 

Dalam kesempatan itu, Aher mengatakan alam telah diciptakan oleh Tuhan dengan proteksi atau perlindungan yang memadai. Namun, saat ini alam telah rusak karena ulah manusia yang telah memberikan proteksi tidak secara alami, seperti penggunaan pestisida yang berlebihan.
"Alam diciptakan Tuhan sudah dengan proteksi yang memadai, seperti daun yang dapat membunuh organisme atau jamur bakteri yang berkembang di alam,” ujar Aher dalam arahannya.
Aher pun menekankan bahwa pendekatan teknologi melalui sertifikasi akan mempercepat output atau hasil produk perkebunan.
"Sertifikasi yang menjamin keunggulan sebuah bibit, yang akan memberikan hasil atau output yang berlipat ganda. Gunakan rekayasa teknologi untuk meningkatkan output atau hasilnya,” ajak Aher.
Untuk itu, Aher pun ingin rekayasa teknologi dapat digunakan untuk kepentingan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum. Ia pun menginstruksikan jajaran Dinas Perkebunan agar "kukurusukan" atau terjun ke lapangan, agar dapat mengetahui segala hal yang berkaitan dengan potensi maupun kendala masyarakat dalam berkebun.
Balai Proteksi Tanaman Perkebunan Jawa Barat memiliki tugas pokok sebagian fungsi Dinas Perkebunan, terutama di bidang proteksi tanaman. Tugas proteksi yang dimaksud antara lain mengkaji bahan petunjuk teknis di bidang proteksi tanaman perkebunan, serta menyelenggarakan koordinasi dan pelaksanaan proteksi tanaman perkebunan.
Sumber: Humas Pemprov Jawa Barat

Post a Comment

 
Top